DPC PKB Kabupaten Gresik Gelar Tasyakuran Terbitnya Perpres Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Pesantren

GRESIK, suryaindonesianews.com
Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Gresik melaksanakan tasyakuran bertema “Tasyakuran PKB untuk Pesantren & Sosialisasi Perpres 82 Tahun 2021” bertempat di Pondok Pesantren Roudhotul Hikmah Wringinanom, Dsn.Pengampon RT. 011 RW. 003 WatesTanjung Wringinanom Kabupaten Gresik, secara Offline dan Online serta menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Ketat, pada hari Rabu malam (15/09/2021), pukul 19.30 WIB

Tasyakuran tersebut sebagai bentuk rasa syukur, atas ditandatanganinya Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2021Tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren yang mengatur Dana Abadi Pesantren dan disambut Antusias oleh hampir semua Elemen di Indonesja.

Hadir dalam acara Tasyakuran tersebut yaitu KH. M. Chusnan Ali Tanfidziyah PCNU Gresik, Pengasuh Pondok Pesantren dan Pengurus MWCNU Kecamatan Wringinanom, Dr. KH. Moh. Qosim, M.Si, Ketua Dewan Syuro DPC PKB Gresik, KH. Ma’mun Zen Sekretaris Dewan Syuro, KH. Akhmad Basori Pengasuh Pondok Pesantren Roudhotul Hikmah Wringinanom, H. Much. Abdul Qodir, S.Pd Ketua DPC PKB Gresik serta Ketua DPRD Gresik, Imron Rosyadi Sekretaris DPC PKB Gresik, Pengurus Harian DPC PKB Gresik, Seluruh Anggota FPKB DPRD Gresik, Ketua Badan Otonom PKB (Perempuan Bangsa, Garda Bangsa, Gemasaba), Pengurus DPAC PKB dan DPRD PKB se Kab. Gresik yang hadir secara Virtual.



H. Much. Abdul Qodir, S.Pd Ketua DPC PKB Gresik serta selaku Ketua DPRD Kabupaten Gresik mengapresiasi dan mengucapkan berterima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo, karena telah menandatangani Peraturan Presiden tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. Serta sebagai Rasa Syukur Alhamdulillah atas Kinerja PKB di jalur Legislatif.



Kami juga terima kasih juga berucap Syukur Alhamdulillah kepada Fraksi PKB DPR Republik Indonesia khususnya kepada Ketum Drs. H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si yang terus mengawal kepentingan Pesantren, mulai terbitnya UU Pesantren tahun 2019 hingga disahkannya Perpres No. 82 tahun 2021,"kata H. Much. Abdul Qodir, S.Pd.



"Ini jadi bentuk Pengakuan Pemerintah dan Negara, terhadap Kontribusi Pondok Pesantren bagi Negara dan Bangsa. Kontribusi Pondok Pesantren sangat besar bagi Pembangunan Bangsa,"kata H. Much. Abdul Qodir, S.Pd.

Ditandatanganinya Perpres Nomor 82 Tahun 2021 menurutnya, Jadi Kado Manis (Terindah) Jelang Hari Santri Nasional tanggal 22 Oktober nanti.

"Perpres Nomor 82 Tahun 2021 ini, juga membuka Peluang Pemerintah Daerah agar bisa mengalokasikan Anggaran Secara Khusus untuk Membantu Pesantren. Baik pada fungsi Pendidikan, Dakwah, dan Pemberdayaan masyarakat,"ujar Ketua DPC PKB Gresik.



Hal itu dianggap capaian perjuangan PKB untuk kepentingan Pondok Pesantren di Indonesia. Perpres 82 tahun 2021 merupakan Legal Standing yang melengkapi UU Pesantren. Keduanya sebagai wujud hadirnya pemerintah dan negara secara konstitusi terhadap pendidikan pesantren di Indonesia.

“Dengan telah disahkannya Perpres Perpres 82 tahun 2021 tersebut tidak ada Pembeda antara Pesantren dan Lembaga Formal. Keduanya mempunyai hak yang sama dalam memperoleh Fasilitas Anggaran, Lulusan dan Materi yang diajarkan juga ikut diakui sebagai bagian Pembangunan Bangsa ini,"tegas H. Much. Abdul Qodir, S.Pd Ketua DPRD Gresik yang juga Alumni Pondok Pesantren Pacul Gowang Diwek Jombang

Lebih lanjut dikatakan, langkah kongkret yang akan ditempuh oleh DPC PKB Gresik dan Fraksi PKB DPRD Gresik adalah mendorong terbitnya Peraturan Daerah (Perda) tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren di Kabupaten Gresik.

“Secara cepat, kami melalui Anggota Legislatif di DPRD Gresik, akan berkoordinasi kepada Pihak Eksekutif dalam hal ini Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani, S.E, juga kepada Pihak-Pihak terkait seperti PCNU melalui Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI NU). Harapan terbesar kami adalah segera terbit Peraturan Daerah (Perda) sebagai bentuk turunan dari Perpres tersebut,"tegasnya.

Menurut Dr. KH. Moh. Qosim, M.Si, Ketua Dewan Syuro DPC PKB Gresik menegaskan bahwa antara Pondok Pesantren – NU – PKB merupakan Satu Ikatan yang saling Bertautan dan Menguatkan.

“Secara Kesejarahan, PKB adalah satu² nya Partai yang lahir dibidani Nahdlatul Ulama, maka PKB Wajib hukumnya berkhidmat kepada NU dan berkhidmat melayani Pesantren melalui Jalur Politik. Karena Penopang Utama dari Kuatnya NU adalah Pondok Pesantren, Ketika Pesantrennya Kuat, Jaya Otomatis akan berdampak pada perjuangan Nahdlatul Ulama disemua tingkatan,"tegas Mantan Wakil Bupati Gresik dua periode tersebut.

Sementara itu, Ketua PCNU Gresik, KH. M. Chusnan Ali mengapresiasi atas kerja yang dilakukan PKB, khususnya DPR RI.

“Saya masih ingat, Lima Tahun yang lalu sebelum ada Regulasi Ini, melalui Fraksi PKB DPR RI sudah berupaya agar Pemerintah mau mengeluarkan Peraturan yang berkaitan dengan Pesantren, Saya belum tahu ada Parpol selain PKB yang masuk (Menginisiasi) ke Pesantren itu Sanadnya dari mana, tapi kalau PKB Jelas (Sanad dan Sejarahnya),”kata KH. M. Chusnan Ali. (Sp)

Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar