HUT Persatuan Jurnalis Indonesia Ku, Persatuan Jurnalis Indonesia Kita Ke-23 (20 Agustus 2021)



SURABAYA, suryaindonesianews com
Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) adalah Satu-Satunya Organisasi Wartawan (Jurnalis) yang Konsisten berpusat di Kota Pahlawan Surabaya Jawa Timur. Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) didirikan pada tanggal 20 Agustus 1998 di Kota Pahlawan Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, oleh beberapa Wartawan Senior, diantaranya Bung Darwin Hulalata (Alm), Bung Robin Ramlan Purba (Alm), Bung Bambang Rukmono (Alm), Bung Chandra Noktah (Alm), Bung Abas Fauzi (Alm), Bung Agus Purwanto (Alm), Bung Victor Junius Tarigan, Bung Amir Chandra, Mbak  Aniek, Bung Qoiriah dan masih ada beberapa Rekan lain. Sejak berdiri sampai saat ini, Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Konsisten menempatkan Pusatnya (DPP/Dewan Pimpinan Pusat) di Kota Pahlawan Surabaya.



Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) MEWARNAI DAN MENAHKODAI PERISTIWA JURNALISTIK NASIONAL BERSEJARAH.
Berbagai peristiwa Jurnalistik Bersejarah diwarnai bahkan “dinahkodai” Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) diantaranya Mengawal Aktif dan Intens Pembahasan RUU (Rancangan Undang-Undang) No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Ketua Badan Perumus KEWI (Kode Etik Wartawan Indonesia) pada 5-7 Agustus di Bandung (ditandatangani 6/8). Dan kemudian untuk Mengakomodir Kepentingan Dewan Pers terkait kalimat “kode etik jurnalistik” dalam pasal 15 UU Pers, maka disepakati Perubahan KEWI menjadi Kode Etik Jurnalistik (KEJ) yang hari ini dijadikan Pedoman Moral Etika Pers. Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) juga ikut memperjuangkan Undang-undang Pers agar diperlakukan sebagai “Lex Specialis Derogat Legi Generali” (Ketentuan Hukum Bersifat Khusus Mengesampingkan Hukum Bersifat Umum). Dan banyak lagi lainnya.



Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) MENCERDASKAN PERS NASIONAL
Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), Konsisten menggelar berbagai bentuk Pembelajaran Nilai-Nilai Jurnalistik melalui Diklat/Seminar/Workshop/lainnya. Sebagian diantaranya tanggal 25 Agustus 2002 di Taman Surya Surabaya  (150 Peserta). tanggal 16 Februari 2003 di Tanah Mas Semarang Jawa Tengah (200 Peserta). tanggal 14-15 Februari 2015 di Pusdikmar Gunungsari Surabaya (200 Peserta). tanggal 25-26 Februari 2017 di Sengkaling Malang (250 Peserta). NB. Narasumber Utama Anggota Dewan Pers Imam Wahyudi. tanggal 25 Agustus 2019 di Gedung BK3S Surabaya (60 Peserta).  tanggal 6  dan 13 Desember 2020 (Masa Pandemi Covid-19) di Hotel Narita Surabaya (60 Peserta) dan masih banyak giat Jurnalistik lainnya. Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), juga menyentuh masyarakat dengan berbagai Acara Sosial Kemasyarakatan (Bakti Sosial Pembagian Sembako Gratis dan lain-lain).

Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), HADIR PENUH DALAM WORLD PRESS FREEDOM DAY 2017 (WPFD 2017) TANGGAL 1-4 MEI 2017. Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) hadir penuh setiap hari, pagi sampai selesai malam hari (1-4 Mei 2017) dalam Perhelatan World Press Freedom Day 2017 (Hari Kebebasan Pers Dunia 2017) di Senayan Jakarta.  Organisasi Wartawan lain yang  hadir dan Pro Aktif, PWI, AJI dan IJTI. Perwakilan Pers/Organisasi Pers dari Seluruh Dunia (Khususnya 193 Negara Anggota Unesco), hadir dalam Acara Pers Dunia yang setiap tahun dirayakan bergilir itu.  

MUNAS I Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI). Pada Tanggal 22 September 2006 Musyawarah Nasional Pertama PJI (Munas I PJI) di Hotel Elmi Surabaya. Panitia Pengarah (Steering Commite) menetapkan 2 Kandidat/Calon Sah Ketua Umum; Bung Darwin Hulalata (Petahana, Alm.) dan Bung Hartanto Boechori Kepala Departemen Pusat Usaha Pers dan Koperasi PJI. Namun sesaat sebelum pemilihan dimulai, Bung Hartanto mengundurkan diri dan mendukung Darwin Hulalata (Alm) sebagai Ketua Umum PJI, sehingga Bung Darwin Hulalata terpilih secara Aklamasi sebagai Ketua Umum PJI Periode tahun 2006-2011.

RDPN I Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI). Pada bulan Agustus 2016 Ketua Umum PJI, Bung Darwin Hulalata Wafat. Sekjen PJI Haddy J.Y. Warokka jauh hari sebelumnya telah mendahului. Maka sesuai AD/ART PJI, pada tanggal 6 November 2016 diadakan Rapat Dewan Pleno Nasional PJI Pertama (RDPN I PJI) di Hotel Ceo Jemursari Surabaya, dihadiri Dewan Pleno Nasional yang sah. Dalam RDPN I PJI, Bung Hartanto Boechori secara Aklamasi didaulat menjadi Ketua Umum PJI dengan Kewenangan Menyusun Perubahan Pengurus DPP PJI, serta mempersyaratkan kewajiban paling lambat tanggal 31 Maret 2019 telah melaksanakan Munas II Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI)

PERAYAAN 19 TAHUN Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI).
PJI baru sempat merayakan Ulang Tahun Ke-19 secara semarak dan mengundang Forkopimda Jawa Timur pada tanggal 22 Desember 2017 di Gedung BK3S Surabaya. Hadir Forkopimda Jawa Timur lengkap. Sambutan Gubernur Jawa Timur diwakili Kepala Bakesbangpol Prov. Jatim, Drs. Ec. Jonathan Judyanto, M.MT

PERAYAAN 20 TAHUN PJI & UKW PJI Ke-2 DIBUKA MENTERI KOMINFO
Ulang tahun Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), Ke-20 dirayakan lebih semarak di Golf Graha Family-Club House Surabaya (23-24 Desember 2018), diisi acara UKW PJI Ke-2 (Uji Kompetensi Wartawan Anggota PJI angkatan Ke- 2). UKW dibuka Menteri Kominfo yang diwakili Direktur Media Kementerian Kominfo. Hadir pula Perwakilan Kapolri serta Forkopimda Jawa Timur dan Surabaya.

MUNAS II Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Dan UKW PJI KE-3 DIBUKA PRESIDEN R I
Alhamdullilah Munas II PJI bisa dilaksanakan tepat waktu sebagaimana Amanat RDPN I PJI. tanggal 29-31 Maret 2019 terlaksana Munas II PJI di Golf Graha Family Club House Surabaya.  Uniknya, dalam Munas ini, Bung Hartanto Boechori tidak mencalonkan diri sebagai Kandidat Ketua Umum, namun didaulat secara Aklamasi untuk tetap memimpin Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI).

Setelah laporan pertanggung-jawaban Ketua Umum PJI dan Kepengurusan DPP PJI dinyatakan Demisioner, Bung Hartanto Boechori mempersilahkan Seluruh Anggota yang merasa punya kemampuan dan mau agar mendaftarkan diri sebagai Calon Ketua Umum PJI untuk dilakukan Pemilihan secara Demokratis. Bung Hartanto Boechori sendiri tidak mendaftar.  

2 orang Pendiri PJI yang dicalonkan, menolak dan meminta agar Bung Hartanto Boechori memimpin Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI). Demikian pula semua Anggota, Perwakilan DPD Provinsi dan DPC Kabupaten/Kota serta Perwakilan DPP PJI. Seluruhnya secara aklamasi meminta Bung Hartanto Boechori melanjutkan memimpin Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI).

Diawali Delegasi Provinsi NTT, dilanjutkan Delegasi Provinsi Maluku Utara, Kalimantan Timur, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, DKI, Banten, Sulawesi Selatan, NTB, beberapa Delegasi Kabupaten/Kota dan ditutup delegasi DPP Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI). Seluruhnya mendapuk Hartanto Boechori menjadi Ketua Umum PJI. Hanya Perwakilan PJI Provinsi Jambi berhalangan hadir. Awalnya Provinsi Jambi akan memberangkatkan 3 Delegasinya.

UKW Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), KE-1 SAMPAI KE-6
Sampai saat ini PJI telah menggelar 6 Kali UKW (Uji Kompetensi Wartawan) bersama Lembaga Uji yang direkomendasi Dewan Pers.
-    UKW PJI Ke-1 di Gedung BK3S Surabaya (18-19 November 2018). Dibuka Anggota Dewan Pers Imam Wahyudi, ditutup Ketua Umum PJI Hartanto Boechori.
-    UKW PJI Ke-2 di  Golf Graha Family-Club House Surabaya (23-24 Desember 2018), dibarengkan Perayaan 20 tahun PJI. UKW dibuka Menteri Kominfo yang diwakili Direktur Media Kementerian Kominfo dari Jakarta Siti Meiningsih dan ditutup Ketua Umum PJI Hartanto Boechori.
-    UKW PJI ke 3 di di  Golf Graha Family-Club House Surabaya (29-31 Maret 2019), dibarengkan Munas II PJI. Munas dan UKW dibuka Presiden RI yang diwakili Direktur Media Kementerian Kominfo, Dra. Siti Meiningsih, M.Sc serta mendapat Ucapan Selamat Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo langsung dari Kuala Lumpur Malaysia. UKW ditutup Ketua Umum PJI Hartanto Boechori (31 Maret 2019 ).
-    UKW PJI Ke-4  di Pos 2 PJI/Café Skut Sidosermo Surabaya (15-16 Desember 2019), dibuka dan ditutup Ketua Umum PJI Hartanto Boechori.
-    UKW PJI Ke-5  di Gedung Kominfo Tulungagung Jawa Timur (6-8 Maret 2020), dibuka Bupati Tulungagung Drs. H. Maryoto Birowo, M.M, ditutup Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Ch. Bangun.
-    UKW PJI Ke-6 (26-27 Maret 2021) di Hotel  Indramayu Jawa Barat. UKW dibuka Anggota Dewan Pers Asep Setiawan dan Perwakilan Bupati Indramayu, serta ditutup Ketua Umum PJI Hartanto Boechori..
-    Keberlanjutan Program UKW PJI sempat Terdampak Pandemi Covid-19.

Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), BUKAN ORGANISASI PROFESI “PENGEMIS”
Saya tegaskan kembali, anggota Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) boleh berbangga, SEMUA KEGIATAN DPP PJI TIDAK DIDANAI DENGAN “MENGEMIS” ATAU MENGEDARKAN PROPOSAL MINTA-MINTA BANTUAN DANA.
Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) mengembangkan konsep jauh berbeda bahkan bertolak belakang dengan “Organisasi Kebanyakan” yang Konotasinya, “ujung-ujungnya Cari Duit” dan sebagian besar untuk Kepentingan Pribadi Pengurus di atas. Anggota dijadikan “Kuda Tunggangan”, Pengurus di atas yang memakan hasilnya. Dan berbagai Konotasi Negatif lain tentang “Organisasi” yang telah menjadi Rahasia Umum.  Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) membudayakan kebersamaan Anggota,  Kekompakan, Untuk Perputaran Roda Organisasi, Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) memperkuat Departemen Pusat Usaha Pers PJI, Departemen Koperasi dan Kemitraan, serta Departemen Hukum dan Ham PJI. Saya berharap beberapa waktu kedepan, Roda Organisasi Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), “Berputar Otomatis”.

Walau demikian bukan berarti Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Mengharamkan Bantuan. Kalau ada Pihak yang ingin menyumbang Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), tanpa Embel-Embel Tendensi,  PJI menerima dengan tangan terbuka.

Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) juga tidak menolak bila ada Instansi yang memang Menganggarkan Dana CSR untuk membantu Perjuangan Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), misalnya membiayai Uji Kompetensi (UKW) bagi Anggota PJI dan lainnya yang Bersifat Positif. Atau bekerjasama melaksanakan Kegiatan Bakti Sosial misalnya dan lain-lain. Tentunya Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), membuka diri.

Tahun ini tidak mungkin kita menyelenggarakan Perayaan 23 tahun Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), secara Tatap Muka.

Saya bangga Kekompakan Anggota Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), Kekompakan menjadi “Mesin Turbo” Perkembangan dan Kebesaran Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI).

PERSATUAN JURNALIS INDONESIA....!! PJI PENEGAK PILAR DEMOKRASI

Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar