DPRD Kabupaten Gresik Menggelar Audiensi Pedagang Usaha Kecil Menengah Telaga Ngipik Dengan PT. Sinergi Mitra Investama



GRESIK, suryaindonesianews.com
Rencana penggusuran terhadap Pedagang Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berada  (berdiri) di sekitar Telaga Ngipik, jalan Siti Fatimah binti Maimun Kelurahan Kebomas, Kec. Kebomas, Kab. Gresik, Jawa Timur, pada hari Senin pagi besok (23/08/2021), pukul 07.00 WIB, akhirnya ditunda untuk jangka waktu yang belum ditentukan.



Penundaan itu disepakati setelah ada Pertemuan antara Pedagang Usaha Kecil Menengah (UKM), Perwakilan Pedagang, dengan PT. Sinergi Mitra Investama (PT. SMI),  Anak Perusahaan PT. Semen Indonesia. Kesepakatan ini diambil setelah terjadinya dalam Pertemuan Audiensi yang difasilitasi oleh DPRD Kabupaten Gresik



Pertemuan Audiensi Pedagang Usaha Kecil Menengah (UKM), Perwakilan Pedagang, dengan PT. Sinergi Mitra Investama (PT. SMI), dengan disaksikan oleh Pihak-Pihak terkait antara lain dari Ketua DPRD Kabupaten Gresik H. Much. Abdul Qodir, S Pd, Wakil Ketua DPRD Gresik Hj. Nur Saidah, SE, MM, Ketua Komisi 1 (Bidang Pemerintahan Dan Hukum) DPRD Gresik H. Jumanto, S.E, M.M, Ketua Komisi II (Bidang Perekonomian Dan Keuangan) DPRD Gresik Markasim Halim Widianto, S T, Wakil Ketua Komisi 1 (Bidang Pemerintahan Dan Hukum) DPRD Gresik H. Syaikhu Busiri, S.Kom, S.H, Kabag. Ops Polres Gresik KOMPOL Moh. Zainal Arifin, S.Sos, Pasi Intel Kodim 0817/Gresik Kapten Inf. Sujiadi, Kasat Satpol PP Gresik Drs. Abu Hassan, S.H, M.M dan Diskoperindag Gresik Ir. Agus Budiono, M.M, serta Kuasa Hukum FKUM Abdullah, S.H, M.H dan Moh. Sholieh, S.H, M.H, di Ruang Paripurna Gedung DPRD Gresik, Jl. KH. Wachid Hasyim No. 5, Bedilan, Kebungson, Kec. Gresik, Kab. Gresik, Jawa Timur, hari Minggu pagi (22/08/2021), pukul 09.00 WiB



“Penundaan Eksekusi terhadap Pedagang Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berada  (berdiri) di sekitar Telaga Ngipik, jalan Siti Fatimah binti Maimun Kelurahan Kebomas, sampai dengan adanya Agenda Pembahasan rapat-rapat gabungan, tetapi penertiban tetap berlaku untuk Warung Remang-Remang,”ujar Hj. Nur Saidah, S.E, M.M Wakil DPRD Kabupaten Gresik saat membacakan Resume Hasil Rapat.



"Intinya memerintahkan kepada Satpol. PP Gresik untuk menindak Warung Remang-Remang dengan tegas. Diberikan Peringatan ditutup (Dipalang). Sesuai Tupoksi Satpol.PP Gresik Khusus bagi Warung Remang-Remang,"terang Hj. Nur Saidah, S.E, M.M.

Politisi Perempuan yang cantik Hj. Nur Saidah, S.E, M.M, dari Partai Gerindra Gresik itu berharap terjadi Kesepakatan antara beberapa pihak dalam Rapat-Rapat Gabungan Komisi dengan Forkopimda. “Sehingga rapat-rapat itu, Memunculkan Kesepakatan antara beberapa Pihak,”jelas Hj. Nur Saidah, S.E, M.M.

DPRD Kabupaten Gresik berharap PT. Sinergi Mitra Investama (PT. SMI), selaku anak perusahaan PT. Semen Indonesia yang diserahi Pengelolaan Aset-Aset Bekas Tambang Semen agar membuat rencana Tata Kelola Penggunaan lahan-lahan tersebut secara menyeluruh demi kepentingan Masyarakat Kabupaten Gresik

“PT. Sinergi Mitra Investama (PT. SMI), harus menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan, Perencanaan tentang Detail Site Plan bukan hanya kecil sekelas di Jalan Siti Fatimah Binti Maimun Kelurahan Kebomas, (Kawasan Telaga Ngipik),”harap Hj. Nur Saidah, S.E, M.M Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gresik.

Kepada Kedua Belah Pihak, Hj. Nur Saidah, S.E, M.M Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gresik, berharap bersabar dan menahan diri sampai ditemukan Solusi yang Pas.

“Kepada Pihak yang ada di Kawasan Telaga Ngipik, saya harap sabar, semua itu butuh proses, kita mencoba Mencari Titik Tengah yang baik, PT. Sinergi Mitra Investama (PT. SMI), juga sabar untuk belajar menahan diri dulu karena saya rasa Tidak Ada Urgensi apapun terkait Pandemi Covid-19 dalam hal penggusuran,"tegas Hj. Nur Saidah, S.E, M.M.

Ketua DPRD Kabupaten Gresik H. Much. Abdul Qodir, S Pd, berharap semua Pihak mematuhi Hasil Keputusan yang telah disepakati bersama Demi Kondusifnya Situasi sekarang.

“Kepada semua Pihak, diharapkan Mematuhi Kesepakatan yang telah diambil bersama untuk menciptakan Situasi Kondusif apalagi saat Musim Pandemi seperti sekarang ini,”harap H. Much. Abdul Qodir, S Pd.

Hal senada juga dikatakan oleh Ketua Komisi 1 (Bidang Pemerintahan Dan Hukum) DPRD Gresik H. Jumanto, S.E, M.M, Politisi PDIP Gresik itu berharap Penundaan ini menunggu adanya Rapat lagi yakni Rapat Gabungan sambil menerima masukan terkait Lahan yang akan dijadikan Ruang Terbuka Hijau serta Penataan Lahan yang baru.

Kami masih menunggu Rapat Gabungan dulu. Dari situ nanti bisa mengambil Keputusan yang terbaik bagi semua Pihak,"kata H. Jumanto, S.E, M.M, Politisi PDIP Gresik.

H. Jumanto, S.E, M.M, menambahkan hasil Audiensi dengan mengundang semua Pihak yang terkait merupakan yang terbaik bagi Kedua Belah Pihak. Pasalnya hal ini menitik beratkan pada azas musyawarah bersama. "Kalau musyawarahnya ada Penundaan harus disepakati bersama. Sebab Rapat yang digelar tersebut resmi guna mengambil Keputusan bersama,"imbuh Ketua Komisi 1 (Bidang Pemerintahan Dan Hukum) DPRD Gresik.

Forum Komunitas Usaha Mikro (FKUM), melalui Kuasa Hukumnya Abdullah, S.H, M.H dan Moh. Sholieh, S.H, M.H menyambut Positif dan Bersyukur atas keputusan Hasil Audiensi yang ditengahi oleh DPRD Kabupaten Gresik merupakan yang terbaik bagi Kedua Belah Pihak.

“Alhamdulillah berdasarkan Keputusan Rapat ada Penundaan dan kita akan ikuti rapat-rapat selanjutnya,”ucap Abdullah, S.H, M.H bersyukur.

Direktur Operasional PT. Sinergi Mitra Investama (PT. SMI) Bagus Febru Saptono kepada Awak Media setelah rapat menyatakan siap melaksanakan Hasil Audiensi.

“Apapun Keputusan Dewan, apapun Keputusan Pemerintah Kabupaten Gresik kita akan Support 100 Persen dan Kami Hargai,”jelas Bagus Febru Saptono.

Ketika ditanyakan kembali oleh Awak Media apakah akan Menunda Eksekusi yang sedianya akan dilaksanakan besok hari Senin (23/08/2021), Bagus Febru Saptono Direktur Operasional PT. Sinergi Mitra Investama (PT. SMI) menyatakan akan menunda.

“Ya, tetep ditunda, kalau memang itu menjadi keputusan, ya Kita Menghargai,”pungkas Bagus Febru Saptono meyakinkan.

Sesuai Site plannya, Kawasan Pedagang Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berada  (berdiri) di sekitar Telaga Ngipik, jalan Siti Fatimah binti Maimun Kelurahan Kebomas, akan ditertibkan lalu ditata ulang sesuai Rencana Tata Ruang dan Tata Wilayah (RTRW) Pemkab. Gresik. Sebelum dilakukan Penertiban, Pihak Pengelola Lahan sudah bersurat Resmi kepada Pedagang Usaha Kecil Menengah (UKM) yang sudah lama menempati lahan itu.

Selain melakukan Sosialisasi, Pengelolah Lahan juga melakukan Verifikasi terhadap Pedagang Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berada  (berdiri) di sekitar Telaga Ngipik, jalan Siti Fatimah binti Maimun Kelurahan Kebomas yang nantinya diperuntukkan bagi Warga Kabupaten Gresik asli. (Sp)

Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar