Update Terjadi Longsor Di Desa Ngetos RT. 01 RW. 06 Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk

NGANJUK, suryaindonesianewd com

Bencana tanah longsor terjadi di Dusun Seolopuro, Desa Ngetos RT. 01/RW. 06, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, hari Minggu sore (14/02/2021), pukul 15.30 WIB


Sehingga mengakibatkan tebing Longsor di Dusun Selopuro Desa Ngetos Kec. Ngetos, Kab. Nganjuk, pada pukul 18.00 WIB. Lokasi berada didekat retakan pada tahun sebelumnya.

Kejadian ini pada tanggal 14 Januari pukul 14.30 WIB Hujan Deras di Wilayah Kabupaten Nganjuk. Selanjutnya, pada pukul 18.00 WIB dikabarkan terjadi Tanah Longsor. Akibat dari Bencana Tanah Longsor ini, beberapa rumah tertimbun Tanah Longsor. Sedangkan luka ringan 14 orang Jiwa dirawat di Puskesmas Ngetos, Dua Orang Jiwa hilang ditemukan selamat dengan luka-luka pada kaki. Kemudian telah ditemukan Dua Korban yang hilang dalam keadaan meninggal dunia. Hingga saat ini 16 orang Jiwa korban yang hilang masih dalam proses pencarian,"kata Plt Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jatim Yanuar Rachmadi, S.Sos, M.M, hari Senin (15/02/2021)

Lokasi pos pengungsian ada di rumah Kades Ngetos sebanyak 147 orang Jiwa. Saat ini Dibutuhkan Alat Berat dalam penanganan Tanah Longsor. Telah diterjunkan 2 SRU Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan dari Pos Trenggalek dan Kantor Surabaya. Sementara itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jawa Timur telah mengaktifkan Radio Komunikasi.


“Aktivasi posko penanganan Tanah Longsor oleh BPBD Nganjuk dan Dapur Umum oleh Dinsos Tagana. Saat ini, dilakukan persiapan untuk dilakukan Pencarian Korban Tanah Longsor oleh Tim Gabungan.


BPBD Jawa Timur telah mengirimkan Dukungan Personel TRC serta Peralatan dan Logistik Bencana Alam Nganjuk. Yakni, 1 (Satu) Set Alkom, 1 (Satu) Unit Perahu Karet dan 4 (Empat) Set APD. Sementara, Dinsos Jawa Timur telah mengirimkan Bantuan Logistik Bencana Alam Nganjuk berupa Makanan Anak 200 Paket, Matras 200 Lembar, Kasur 200 Lembar, Kids Ware 50 Paket, Makanan Siap Saji 120 Paket, Selimut 50 lembar.


“BPBD Jawa Timur juga telah mengirimkan Tim II untuk Dukungan Penanganan Tanah Longsor di Ngetos, dengan membawa peralatan dan logistik berupa 4 (Empat) Set APD, 1 (Satu) Unit Alkon, 120 Paket Lauk Pauk dan 120 Paket Tambahan Gizi,”jelas Plt Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jatim Yanuar Rachmadi, S.Sos, M.M. 


Kasi Kedaruratan BPBP Jawa Timur Satriyo Nurseno, S.STP, M.IP menambahkan bahwa dengan terjadinya Intensitas Hujan yang sangat tinggi sehingga banjir menggenangi Tiga Kecamatan, meliputi Kecamatan Berbek, Kecamatan Nganjuk dan Kecamatan Loceret.


Terjadinya Intensitas Hujan yang sangat tinggi, mengakibatkan Air Sungai Kuncir meluap di beberapa tempat sebagai berikut di Desa Sendangbumen Kecamatan Berbek, Desa Sonopatik Kec. Berbek, dan Desa Grojogan Kec. Berbek . TMA 100 - 250 Cm, Kondisi Air Sudah Memasuki Rumah Warga Upaya Evakuasi Warga ke tempat lebih Aman  (kelompok Rentan) 


Di Kecamatan Nganjuk yaitu Kelurahan Ploso, Kelurahan Jatirejo, dan Kelurahan Payaman. TMA 40 s.d. 80 Cm, Upaya Evakuasi warga ke tempat lebih Aman. Kondisi Air Sudah Memasuki Rumah Warga 

Sedangkan di Kecamatan Loceret meliputi Desa Sukorejo Perumnas candirejo  TMA 100 s.d. 120 Cm. Kondisi Air Sudah Memasuki Rumah Warga. Upaya Evakuasi warga ketempat Aman (Kelompok rentan), Kelurahan Tanjungrejo TMA 30 s.d. 80 Cm, Kelurahan Ganungkidul, TMA 30 s.d. 80 Cm.


Banjir yang paling parah adalah Kecamatan Berbek,"tutup Kasi Kedaruratan BPBP Jawa Timur Satriyo Nurseno, S.STP, M.IP. (YN)

Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar