Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gresik, "PENYAMPAIAN LAPORAN KINERJA PIMPINAN DPRD TAHUN 2020"

GRESIK, suryaindonesianews.com

DPRD Kabupaten Gresik Melaksanakan Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Kinerja Pimpinan DPRD Gresik Tahun 2020, dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Gresik H. Ahmad Nur Hamim, S.Pi, M.Si, dengan Agenda DPRD Kabupaten Gresik telah Menuntaskan Sejumlah Kinerja berdasarkan Capaian selama tahun 2020. Pada hari Kamis siang (11/02/2021), pukul 13.00 WIB


Ketua DPRD Gresik, H. Much. Abdul Qodir, S.Pd dalam sambutannya menjelaskan, Laporan Kinerja Pimpinan DPRD Kabupaten Gresik tahun 2020 merupakan Bentuk pertanggung jawaban atas Capaian Kinerja DPRD Kabupaten Gresik, berdasarkan Indikator dan Sasaran Kinerja yang telah ditetapkan dalam Keputusan DPRD Kabupaten Gresik Nomor: 19/KPTS.DPRD/IX/2019 tentang Rencana Kerja DPRD Kabupaten Gresik Tahun 2020. Selain itu, Laporan Kinerja Pimpinan DPRD Kabupaten Gresik ini merupakan Media untuk Mengkomunikasikan Pencapaian Kinerja DPRD Kabupaten Gresik Tahun 2020 kepada Pemangku Kepentingan dalam Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik dan kepada Masyarakat.

Dalam kurun waktu tahun 2020, DPRD Kabupaten Gresik telah Merealisasikan Program dan Kegiatan pada 3 (Tiga) Fungsinya, yaitu Fungsi Legislasi, Fungsi Anggaran dan Fungsi Pengawasan. Pada Laporan Kinerja ini telah memberikan Gambaran Capaian yang diraih sesuai Fungsi dalam Bentuk Program dan Kegiatan Pimpinan dan Alat Kelengkapan DPRD Gresik.


“Demikian pula Laporan Kinerja ini sekaligus bisa menjadi Landasan bagi Pimpinan dan setiap Alat Kelengkapan DPRD, untuk melakukan perbaikan dalam mewujudkan praktek-praktek Legislasi, Penganggaran, dan Pengawasan yang lebih baik lagi. Kesemuanya diniatkan dalam upaya besar Kemitraaan Pemerintahan Daerah Kabupaten Gresik mencapai setiap Target Indikator Kinerja Pembangunan Daerah,”jelas H. Much. Abdul Qodir, S.Pd.

Menurut Ketua DPRD Gresik, H. Much. Abdul Qodir, S.Pd, Laporan Kinerja DPRD Kabupaten Gresik ini disusun melalui Pengukuran Pencapaian Indikator Sasaran Kinerja, berdasarkan Rencana Kerja DPRD Kabupaten Gresik Tahun 2020. Capaian Kinerja diukur dengan membandingkan antara Sasaran Program dengan Keterlaksanaan Kegiatan.

Selain itu, Capaian Kinerja bisa diukur melalui Tingkat Interaksi Alat Kelengkapan DPRD Gresik dengan Mitra Kerjanya dan Isu-Isu Strategis yang terbangun dalam Interaksi tersebut. Tolok Ukur Keberhasilan dan Tingkat Capaian Kinerja pada Intinya terletak pada Rekomendasi DPRD Kabupaten Gresik, dan Tindak Lanjut Pemerintah Daerah.

Secara Garis Besar, Pencapaian Kinerja Sasaran Strategis dari Alat Kelengkapan DPRD Kabupaten Gresik pada Tahun 2020 dapat digambarkan sebagai berikut Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) telah mencapai Target Kinerja dengan memfasiltasi Pembahasan Harmonisasi dan Pemantapan Konsepsi 6 (Enam) Ranperda Inisiatif DPRD Gresik. Akumulasi Kinerja secara Kolaboratif baik dengan AKD yang lain, maupun bersama dengan Tim Legislasi Pemerintah Daerah juga ditandai dengan ditetapkan 16 (Enam Belas) Peraturan Daerah (Perda) di Tahun 2020. Hal ini sesuai Hasil yang telah Difasilitasi dan Evaluasi dari Gubernur Jawa Timur Dra. Hj Khofifah Indar Parawansa, M.Si.


Kemudian Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Gresik telah melaksanakan Penanganan Pengaduan Masyarakat terkait dengan Pelanggaran Kode Etik Anggota DPRD Gresik. Tindak Lanjut Badan Kehormatan (BK) terhadap Pengaduan Pelanggaran Kode Etik telah dilakukan sesuai Prosedur Hukum yang berlaku. “Bersama Bapemperda, Badan Kehormatan (BK), juga telah berhasil menyelesaikan Penyusunan Perubahan Peraturan DPRD Kabupaten Gresik Nomor 1 Tahun 2016 tentang Kode Etik,”lanjut H. Much. Abdul Qodir, S.Pd.



H. Jumanto, S.E, M.M Ketua Komisi I DPRD Gresik, atas nama DPRD Kabupaten Gresik memaparkan Laporan Kinerja dihadapan Anggota DPRD, Plt Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim, M.Si dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), secara Virtual. Terkait Capaian Kinerja dari setiap Komisi melalui Intensitas Interaksi dengan Perangkat Daerah Mitra Kerja DPRD, setiap Komisi telah melaksanakan Pembahasan isu-isu Strategis Pembangunan hingga Tata Pemerintahan Kabupaten Gresik. Sejumlah Rekomendasi Problem Solving Pembangunan Daerah di Tahun 2020 yang diharapkan ditindak lanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Gresik pada Tahun Anggaran 2021.


Misalkan Deregulasi Inovasi Pelayanan Publik, Khususnya dalam Kerangka mewujudkan Smart City. Semestinya yang diimplementasikan Secara Konkrit dan Terukur. Minimal dengan Pelayanan Publik berbasis Elektronik (e-service), Integrasi Data setiap OPD, dan Penerapan SPBE. Lalu Penguatan Pengawasan Dana Desa (DD), baik secara langsung maupun melalui Aplikasi Elektronik, secara Efektif untuk Peningkatan Tata Kelola Dana Desa (DD) yang terpadu, mulai dari Tingkat Desa sampai dengan Pemerintah Kabupaten Gresik.


Dalam rangka Peningakatan Kapasitas Fiskal Daerah, Pemerintah Daerah Gresik telah Urgen membuat SOP Tata Cara Penetapan atau Formulasi Perhitungan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari Pajak Daerah. Khususnya Proyeksi Potensi Pajak Daerah 5 tahun ke depan.


“Kemudian Pengadaan Lahan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST), semestinya dipastikan terlaksana pada Tahun Anggaran 2021,"imbuh H. Jumanto, S.E, M.M.


Lebih lanjut kata H. Jumanto, S.E, M.M  bahwa Dinas Pertanian dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait juga hendaknya mengoptimalkan penggunaan Sistem Eletronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK). Tujuannya untuk Meningkatkan Ketersediaan Pupuk Bersubsidi.


Sedangkan berkaitan dengan Keterlambatan Penyelesaian Proyek Infrastuktur Daerah, hendaknya diantisipasi dari Jadwal Lelang dan Ketegasan Sanksi terhadap Rekanan yang tidak mampu menyelesaikan Pekerjaan secara tepat waktu.


“Terkait masih adanya Kasus Guru Non-K2 yang belum mendapatkan Kenaikan Insentif, yang semestinya bisa diselesaikan Dinas Pendidikan dengan menetapkan petunjuk Teknis Pencairan Insentif di Tingkat Sekolah,”tandas H. Jumanto, S.E, M.M. 


Sementara dalam kesempatan secara Virtual (Vidio Vitron), Plt Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim, M.Si menyampaikan sambutan bahwa “Sesuai dengan Laporan Kinerja Pimpinan DPRD Kabupaten Gresik tahun 2020 Luar Biasa Bagus dan Tentu Semuanya.


Kita berharap juga berdo'a semoga kedepan DPRD Kabupaten Gresik bertambah baik,"papar Plt Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim, M.Si


“DPRD Kabupaten Gresik bisa Mengembang Amanat Rakyat dari Segenap Rakyat sehingga Dewan bisa berfungsi sebagai Perwakilan Rakyat dan bisa Bermitra dengan Jajaran Pemerintahan, dalam Pemerintahan dikabupaten Gresik ini jauh lebih baik,"tambah Plt Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim, M.Si. (Adv.Sp)

Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar