Polsek Kedamean Mengamankan Karyawan Embat HP Majikan

GRESIK, suryaindonesianews.com

Dikasih Hati minta Ampela, dikasih Ampela minta Jantung.Peribahasa ini dirasa tepat untuk ulah Arifin (43 thn) laki-laki Panjang Tangan beralamat Desa Banyuurip RT. 01 RW. 01 Kecamatan Kedamean.


Disuguhi Kopi bukan berterima kasih, Arifin mengembat HP Arief Rachman, Sang Majikan diatas Kursi Panjang Teras Rumah, hari Minggu (21/02/2021).


Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.I.K, M.M melalui Kapolsek Kedamean AKP H. Ali Syaiful, S.H, M.H, "Kasus Pencurian itu terbongkar setelah Sang Majikan membuka Rekaman CCTV di Atap Rumahnya,"kata AKP H. Ali Syaiful, S.H, M.H, hari Rabu (24/02/2021).



Lelaki 43 tahun berambut cepak itu mengambil dan menjual barang hasil curian berupa Handphone Vivo Y 30 kepada temannya yang kini dikejar Polisi.


Handphone dengan Harga Miring itu laku Rp. 500.000,- (Lima Ratus Ribu Rupiah). Setelah Handphone terjual, Pelaku Membawa Uang Haram hasil curian bergegas pulang ke rumahnya.


Selang beberapa menit kemudian, Korban mencari Handphone merk Vivo warna Hitam itu dan sadar ternyata Hilang. Dia langsung membuka Rekaman CCTV yang terpasang di Gerbang Pintu Atas Rumahnya.


"Ternyata karyawannya sendiri yang menjadi Pelaku. Korban langsung melapor ke Polsek Kedamean telah terjadi Pencurian,"terang Kapolsek Kedamean.


Kapolsek Kedamean AKP H. Ali Syaiful, S.H, M.H menyebutkan, "setelah dilakukan Penyelidikan, pelaku berhasil diamankan di rumahnya. Dari hasil penelusuran, Barang Bukti ditemukan diatas Etalase Toko milik Dewi Maya Sari, Desa Karang Andong, Driyorejo.


"Barang Bukti sudah kami Amankan. Kini Arifin ditetapkan sebagai Tersangka menjadi Penghuni Jeruji Besi dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-3 e KUHP,"tutup AKP H. Ali Syaiful, S.H, M.H.(Sp)

Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar