Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si Akan Selektif Terapkan UU ITE

JAKARTA, suryaindonesianews com

Seiring dengan Pemerintah yang Membuka Ruang Kritik dan Saran, Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si akan Selektif dalam Penerapan UU Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE. 


Langkah ini dilakukan untuk menghindari adanya Upaya Saling Lapor menggunkan Pasal-Pasal yang dianggap Karet dalam UU ITE tersebut serta Anggapan Kriminalisasi Menggunakan UU ITE. 

"Dalam rangka untuk menjaga agar Penggunaan Pasal-Pasal yang dianggap Pasal Karet di dalam UU ITE yang ini tentunya berpotensi untuk kemudian digunakan untuk Melaporkan atau Saling Melapor, atau lebih dikenal dengan Istilah Mengkriminalisasikan dengan UU ITE ini bisa Ditekan dan Dikendalikan,"kata Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si, usai Rapim TNI-Polri di Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo No. 3 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, hari Senin (15/02/2021).


Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si menegaskan, Pihaknya akan lebih Mengedepan Edukasi, Persuasi dengan langkah-langkah yang Bersifat Restorative Justice. Dengan begitu, kata Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si penggunaan Ruang Siber dan Digital bisa berjalan dengan baik, namun Ia memberi Catatan, dalam Bermedia Sosial harus tetap Mematuhi Aturan serta Etika yang berlaku. 


"Undang-undang ITE juga menjadi catatan untuk kedepan betul-betul kita bisa laksanakan Penegakan Hukum secara Selektif dengan mengedepankan Edukasi, mengedepankan Sifat Persuasi dan kemudian kita upayakan untuk langkah-langkah yang Bersifat Restorative Justice,"pungkas Kapolri

Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si. (Smk)

Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar