Tim cyber Sat Reskrim Polres Gresik Ungkap Penyebaran Berita Hoax Kasdim 0817/Gresik Meninggal Setelah Di Vaksin Sinovac

 

GRESIK, suryaindonesianews.com

Polres Gresik Menggelar Press Release Klararifikasi Berita Hoax Meninggalnya Mayor Inf. Sugeng Riyadi Kasdim 0817/Gresik dan Alm Mayor Kav Gatot Supriono Danramil 0817/17 Kebomas di Halaman Mako Polres Gresik, Jl. Basuki Rahmat No. 22, Bedilan, Kec. Gresik, Kabupaten Gresik Jawa Timur, hari Rabu siang ( 20/01/2021), pukul 13.00 WIB.

Press Release Klarifikasi mengenai Berita Bohong (Hoax) Meninggalnya Mayor Inf. Sugeng Riyadi Kasdim 0817/Gresik, dihadiri langsung Waka Polda Jatim Brigjen Pol Drs. Slamet Hadi Supraptoyo, Kapendam V/Brawijaya Kolonel Arm Imam Haryadi, Kabid Humas Polda Jatim KOMBES Pol Gatot Repli Handoko, S.I.K, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Jatim AKBP Sinwan, S.E, M.M, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.IK, M.M, Dandim 0817/ Gresik Letkol Inf. Taufik Ismail, S.Sos, Mi. Pol, Kadinkes Kabupaten Gresik drg. Saifudin Ghozali, dan Kasubbag Humas Polres Gresik AKP Bambang Angkasa, S.H.

Pada Kesempatan tersebut Waka Polda Jatim Brigjen Pol Drs. Slamet Hadi Supraptoyo menyampaikan bahwa Tim Jajaran Cyber Crime Polda dan Polres Gresik telah berhasil mengamankan seorang Tersangka hari Selasa (19/01/2021), dengan Inisial TS (Tri Setyo), laki-laki (44 Th), Warga Griyo Samudera Asri Blok F-16 Taman Sidoarjo. Polisi juga dibantu oleh keterangan salah seorang saksi yang mengetahui asal-usul kabar bohong (Hoax tersebut.

Berkaitan dengan adanya dugaan Tersangka TS (Tri Setyo), laki-laki (44 Th), Warga Negara Indobesia melakukan Pelanggaran Undang-Undang RI No. 19 tahun 2016 Pasal 45 A Ayat (1) juncto Pasal 28 Ayat (1) Undang-Undang RI No. 11 Th. 2008. Polisi juga dibantu oleh keterangan salah seorang saksi yang mengetahui asal-usul kabar bohong (Hoax tersebut,"ungkap Waka Polda Jatim.

Waka Polda Jatim Brigjen Pol Drs. Slamet Hadi Supraptoyo, mengatakan Giat Vaksisnasi Covid-19 Sinovac ini merupakan bagian Ikhtiar bagi Bangsa Indonesia agar segera terhindar dan terbebas dari Pandemi Covid-19. Mari Kita amankan Program Pemerintah Proses Vaksinasi Covid-19 Sinovac yang berlangsung Serta mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terkait Berita Hoax Vaksinasi Covid-19 Sinovac,"tutur Perwira Tinggi Polisi dengan Satu Bintang di Pundak tersebut.


Waka Polda Jatim Brigjen Pol Drs. Slamet Hadi Supraptoyo adalah Orang Ke 2 yang mendapatkan

Vaksisnasi Covid-19 Sinovac dan Sampai Hari ini dalam Kondisi baik-baik saja.


Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.I.K, M.M Menambahkan masyarakat jangan mudah menyebarkan Berita Bohong (Hoax),  karena bisa di Jerat dengan Undang-Undang ITE. Masyarakat diminta Jangan mudah percaya Informasi di Media Sosial. Disaring dulu sebelum di-Sharing. 


Barang Bukti (BB) 3 (Tiga) buah Handphone,  23 (Dua Puluh Tiga) Lembar Bukti Screenshoot WhatsApp dan 3 (Tiga) buah SIM Card.


Untuk mempertanggung jawabkan Perbuatannya Pelaku dijerat Hukum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 A Ayat (1) juncto Pasal 28 Ayat (1) UU RI No. 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No.11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik berbunyi Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan Kerugian Konsumen dalam Transaksi Elektronik. Dengan Ancaman Hukuman 6 tahun Penjara atau Denda paling banyak Rp. 1 Milyar. (Sp)

Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar