Ditresnarkoba Polda Jatim Berhasil Menggagalkan Penyelundupan Sabu-Sabu Seberat 6 Kg Dari Malaysia

SURABAYA, suryaindonesianews.com

Ditresnarkoba Polda Jatim berhasil menggagalkan Penyelundupan Sabu-Sabu seberat 6 Kg yang berasal dari Jaringan Malaysia tujuan Madura. Modus penyelundupan ini dengan menyimpan Sabu ke dalam Thermos dan dikemas dalam Bungkusan. 

Kegiatan Press Release Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkoba Penyelundupan Sabu yang dimasukkan dalam Thermos dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, S.I.K didampingi Kepala Kantor Bea dan Cukai Tanjung Perak Surabaya Aris Sudarminto, dan Kasubdit III Ditreskoba Polda Jatim, AKBP Adytia Puji Kurniawan, S.I.K. di Balai Wartawan Mapolda Jatim, Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 116, Kota Surabaya, hari Jum'at (08/01/2021)

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, S.I.K

menjelaskan Pengungkapan kali ini

kita bekerja sama dengan Stake Holder yaitu dari Pihak Bea Cukai Tanjung Perak berhasil Mengungkap Kasus 6 Kg Sabu dalam Thermos. 

"Kami juga berhasil mengamankan 4 Tersangka yaitu, Deddy Syahputra (36 th), Warga jalan Anggur Dsn Pantai Johor Tanjung Balai Sumatera Utara, Siti Khotijah (23 thn), Warga Dsn Lonbillah Ds Tramok Kec. Kokop Bangkalan Madura, Sanidin (40 thn), Warga Gunung Kesan kec. Karang Penang Sampang Madura, Abidin (31 thn), Warga Dsn Pananat Desa Gunung Kesan Kec. Karang Penang Sampang. Keempatnya ditangkap di tiga lokasi yang berbeda,"terang Kombes Pol Gatot Repli Handoko, S.I.K.


"Pengungkapan ini merupakan Dua Kasus yang berbeda. Satu Tersangka sebagai Pengirim Narkoba dari Malaysia ke Madura, dan ditangkap di Surabaya. Sedangkan Kasus berikut Tiga Tersangka sebagai Penerima Narkoba,"ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, S.I.K di Balai Wartawan Mapolda Jatim, 


Kombes Pol Gatot Repli Handoko, S.I.K mengatakan Kita mendapatkan Informasi dari masyarakat bahwa ada Transaksi (Pengiriman) Narkoba jenis Sabu yang didapat dari Malaysia menuju Madura. Diduga dikirim melalui Jalur Darat oleh Seorang Kurir Deddy Syahputra dengan Modus Operandi menggunakan Sistem Ranjau yang ditaruh di salah Satu Hotel Prime Royal Surabaya. Selanjutnya Anggota meluncur ke lokasi melakukan Observasi dan mendapati tersangka Deddy Syahputra saat membawa 2 Tas Ransel warna Hitam berisi Narkoba jenis Sabu 2.240 Gram yang ditaruh didalam Kamar Hotel Nomer 505 Lantai 5 di Hotel tersebut, akhirnya kami berhasil mengamankan Tersangka,"jelas Kabid Humas Polda Jatim.


Dirresnarkoba Polda Jatim Kombes Pol Hanny Hidayat, S.I.K, M.H melalui Kasubdit III Ditreskoba Polda Jatim, AKBP Adytia Puji Kurniawan, S.I.K mengatakan, Pengungkapan Narkoba jenis Sabu ini dilakukan petugas Ditresnarkoba Polda Jatim di Tiga Lokasi berbeda yaitu Jaringan Internasional dari Malaysia - Tanjung Balai - Jakarta - Madura dengan 4 (Empat) orang Tersangka. 


Berikutnya Polisi kembali mendapat laporan dari Bea dan Cukai Tanjung Perak bahwa ada Penyelundupan Narkoba jenis Sabu seberat 4 Kg yang dimasukkan kedalam Thermos. Namun Penyelundupan itu akhirnya digagalkan Polisi bekerja sama dengan Bea Cukai Tanjung Perak. Saat benda mencurigakan Terdeteksi Mesin X-Ray setelah dibongkar Ternyata Thermos berisi Sabu. Dari laporan itu akhirnya dikembangkan dan mengamankan Dua Tersangka yakni Sanidin dan Abidin,"ujar Kasubdit III Ditreskoba Polda Jatim, AKBP Adytia Puji Kurniawan, S.I.K.


Kedua Tersangka Sanidin dan Abdin ditangkap Polisi di Jalan Diponegoro, Kec. Sampang, Kab. Sampang, hari Senin (07/12/2020). Dari Kedua Tersangka Sanidin dan Abidin, mengamankan Barang Bukti Sabu seberat 2.040 Gram.


Selain itu di hari dan tanggal yang sama (07/12/2020), lanjut Kasubdit III Ditreskoba Polda Jatim, AKBP Adytia Puji Kurniawan, S.I.K, Pihaknya menangkap satu tersangka lagi yaitu seorang Ibu Rumah tangga bernama Siti Khotijah. Siti Khotijah dibekuk di depan Bengkel Mobil di Jalan Desa Banyu Sangka, Kec. Tanjung Bumi, Kab. Bangkalan Madura dengan Barang Bukti Sabu seberat 2.029 Gram,"tandasnya


Barang Bukti (BB) yang disita pada saat Penangkapan Tersangka yaitu 4 Bungkus Narkotika jenis Sabu yang ada di dalam masing-masing Thermos memiliki total Berat Kotor 2.040 Gram dan Bungkusnya dengan Berat Variasi, Berat Kotor 480 Gram, Berat Kotor 600 Gram, Berat Kotor 680 Gram, dan Berat Kotor 280 Gram. Dan Barang Bukti (BB) Tersangka lainnya senilai 2.240 Gram. Selain itu, 2 Unit Handphone merk VIVO warna Hitam, Samsung Duos warna Putih, 4 Thermos warna Pink, warna Coklat dan warna Silver. Selain itu 1 Buah Kardus Besar yang didalamnya berisi 5 Bungkus Gula Pasir, 5 Kaleng Susu Kental dan beberapa keperluan Rumah Tangga.


Untuk mempertanggung jawabkan para tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (2), Subs Pasal 113 Ayat (2), Subs Pasal 112 Ayat (2), Jo 132 Ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan Ancaman Hukuman Pidana 6 tahun, paling lama 20 tahun Penjara. (Sam)

Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar