Polda Jatim Tangkap Pelaku Persekusi Ancam “Bunuh Machfud MD”


SURABAYA, suryaindonesianews.com

Tindak Pidana menghasut orang lain untuk berbuat pidana, melakukan ancaman kekerasan dan tidak menaati Protokol Kesehatan Covid-19. Tim Subdit Jatanras – Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Jatim tangkap Pelaku Ancam Hj Siti Khotidjah (90 thn) IbuNda Prof. Dr. Machfud. MD Menkopulhukam RI 

Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Nico Afinta Karo-Karo, S.I.K, M.H bersama Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, S.Sos, M.M didampingi Dirreskrimum Polda Jatim Kombes. Pol. Totok Suharyanto, S.I.K, M.Hum dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K, hari Sabtu malam (05/12/2020), pukul 20.00 WIB mengatakan, pelaku berinisial AD alias Mat Taji (31 thn) pada tanggal 1 Desember 2020 sekitar pukul 14.10 WIB di depan pintu pagar kediaman rumah tinggal Ibu Hj Siti Khotidjah, di Jalan Dirgahayu, No. 109 Kelurahan Bugih, Kec.Pemekasan, Kab. Pamekasan, Madura, Jawa Timur digeruduk Massa yang menggunakan Pakaian serba putih beserta Peci, diduga melakukan Tindak Pidana.

Tindak Pidana melakukan penghasutan kepada orang lain agar melakukan Perbuatan Pidana dan atau secara melawan Hukum memaksa orang lain supaya melakukan tidak melakukan atau membiarkan sesuatu dengan memakai kekerasan dan atau tidak mematuhi penyelanggaraan kekarantinaan kesehatan, sehingga menyebabkan kedaruratan kesehatan dengan cara berteriak dengan mengatakan : “ Mahfud keluar !! Kalau Habib Rizieq dijadikan tersangka dan di tahan, Bakar rumah Mahfud !! dan Bunuh Mahfud !! ”. Massa kemudian membubarkan diri, setelah personel Kepolisian datang mengamankan lokasi


Kronologi Penangkapan Pelaku berinisial AD alias Mat Taji, pada hari Jumat (04/12/2020), sekira pukul 23.50 WIB, di Jalan Raya Proppo (Pertigaan Desa Campor, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura), Petugas Gabungan Dirreskrimum Polda Jatim, Ditintelkam Polda Jatim, Satreskrim dan Satintelkam Polres Pamekasan telah dilakukan penangkapan terhadap tersangka Aji Dorez, warga Desa Campor, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan yang telah melakukan Ancaman dengan perkataan "Bunuh Machfud".


Perkataan bunuh itu saat massa mendatangi kediaman Prof. Dr. Mohammad Mahfud. MD Menkopolhukam RI, pada hari Selasa (01/12/2020) di Jalan Dirgahayu, No. 109 Kel. Bugih, Kec. Pemekasan, Kab. Pamekasan, Madura, Jawa Timur


Kasus itu dilaporkan oleh.Nurhasanah (22 thn) Jalan Pintu Gerbang RT. 05 / RW. 06 Kel. Bugih, Kec. Pemekasan, Kab. Pamekasan, Madura, Jawa Timur.


Barang Bukti (BB) yang disita dari tersangka  berupa Jaket Jumper warna abu-abu yang terdapat tulisan ÄHHA”pada bagian depan, Celana panjang Levis warna biru merk “QUICK SILVER”, kacamata hitam yang terdapat tulisan “RB”pada bagian kaca kiri, sebuah Flashdisk merk Toshiba warna putih yang berisi bukti rekaman video berdurasi 6 menit 37 detik dan berdurasi 6 detik berisi kalimat Ancaman Pembunuhan.


Modus Operandi Tersangka melakukan Ancaman Kekerasan dengan kalimat “BUNUH MAHFUD” di rumah tempat tinggal IbuNda Prof. Dr. MOH. MAHFUD. MD (Menkopolhukam RI ), dan atau Pasal 93 Jo. Pasal 9 UU RI No. 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.


Atas perbuatannya, tersangka dijerap Pasal 160 KUHP dan atau Pasal 335 Ayat ( 1 ) Ancaman Hukuman 6 tahun Penjara. (Sam)

Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar