Prosesi Pengambilan Sumpah Janji Ketua DPRD Gresik Dalam Rapat Paripurna PAW, Terapkan Physical Distancing

 
GRESIK, suryaindonesianews com
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik, menggelar Rapat Paripurna Agenda Pengucapan Sumpah Janji Ketua DPRD Gresik Pengganti Antar Waktu (PAW), hari Kamis (24/09/2020).

Rapat yang Berlangsung di Ruang Paripurna Kantor DPRD setempat, Jl. KH Wakhid Hasyim No. 5, Bedilan, Kebungson, Gresik, sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) ditengah Pandemi Covid-19. Yakni dengan menerapkan Physical Distancing.

Adapun Ketua Dewan baru hasil PAW yang diambil Sumpah dan Janjinya oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Gresik Fransiskus Arkadeus Ruwe, S.H, M.H adalah H. Much. Abdul Qodir, S.Pd dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia menggantikan H. Fandi Akhmad Yani, S.E yang mendapatkan Pemberhentian sesuai SK Gubernur Jatim Nomor 171.437/800/011.2/2020

Pengucapan Sumpah Janji sebagai Ketua DPRD Gresik oleh H. Much. Abdul Qodir, S.Pd berdasarkan SK Gubernur Jatim Nomor 171.437/801/011.2/2020 tentang Peresmian Pengangkatan Pengganti Antar Waktu Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik0 yang turun pada tanggal 19 September 2020 lalu.

Perlu diketahui sebelumnya DPRD Kabupaten Gresik telah menggelar Rapat Paripurna Pengantian Unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Gresik 24 Agustus 2020 lalu, 

Mujib Riduan, S.H Wakil Ketua DPRD Gresik yang Memimpin Rapat Paripurna Pelantikan dengan Agenda Pengucapan Sumpah Ketua DPRD Kabupaten Gresik masa jabatan 2019 - 2024 didamping Wakil Ketua H. Ahmad Nur Hamim, S.Pi, M.Si mengucapkan Selamat kepada H. Much. Abdul Qodir, S.Pd, Semoga Amanah dan Membawa Kemajuan Kebijakan DPRD Gresik yang lebih baik. “Dan terima kasih kepada Bapak H. Fandi Ahmad Yani, S.E atas Kontribusinya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Gresik selama ini,"kata Mujib Riduan, S.H.

Usai Resmi dilantik, menjadi Ketua DPRD Gresik H. Much. Abdul Qodir, S.Pd mengungkapkan, siap Mengemban Tugas dan Melanjutkan Program Ketua DPRD Gresik lama. Sedang H. Much. Abdul Qodir, S.Pd membeberkan masih ada Agenda yang harus Diselesaikan. "Seperti Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) tahun 2020, dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) tahun 2021,"ujar Ketua DPRD Gresik.
Lebih dalam, H. Much. Abdul Qodir, S.Pd menjelaskan, dalam Kurun Waktu Kurang dari 4 bulan di tahun 2020,
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik melalui Tugas Fungsinya akan membantu Pemerintah dalam Penanganan Melemahnya Ekonomi Dampak dari Pandemi Covid-19.
“Banyak masyarakat yang Kehilangan Pekerjaan, yang berdampak munculnya Kemiskinan Baru. Makanya, DPRD Kabupaten Gresik saat ini memprioritaskan Program Padat Karya yang dikhususkan bagi masyarakat berdampak secara Ekonomi di Desa," terangnya.
Yang menjadi agenda penting menurut Ketua DPRD Gresik H. Much. Abdul Qodir, S.Pd adalah, Merosotnya Pendapatan Daerah (PD) akibat Dampak Pandemi Covid-19.
“Hingga APBD Perubahan tahun 2020, ada Penurunan Pendapatan Cukup Signifikan kisaran sebesar Rp. 570 Miliar,"pungkas H. Much. Abdul Qodir, S.Pd.
Hal tersebut mencakup sektor pendapatan asli daerah (PAD) unggulan di luar dana perimbangan yang sejauh ini menjadi penyumbang terbesar. Antara lain bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), termasuk pajak penerangan jalan.
"Kami akan menyerap Aspirasi melalui Focus Group Disscusion (FGD) ataupun Hearing akan kami Intensifkan. Baik bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, maupun Elemen Masyarakat untuk Menggali Potensi,"terangnya.
Sementara H. Ahmad Nur Hamim, S.Pi, M.Si Wakil Ketua DPRD Gresik menambahkan dalam Pembahasan KUA PPAS APBD Perubahan 2020, DPRD akan Fokus pada 2 Hal antara lain :Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi. (Adv. Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar