Kapolres Gresik Hadiri Zoom Meeting Dengan Stafsus Mendagri Dan Dirjen Otda Terkait Pilkada Dimasa Pandemi Covid-19

GRESIK, suryaindonesianews com

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.I.K, M.M mengikuti Zoom Meeting dengan Staf Khusus Menteri Dalam Negeri (Stafsus Mendagri) dan Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri dalam rangka Pilkada Serentak dimasa Pandemi Covid-19, bertempat di Ruang Graita Eka Praja Kantor Pemkab Gresik, Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 245, Kembangan, Kebomas, Kota:Gresik. pada hari Kamis siang (01/10/2020), pukul 14.05 WIB 

Acara Zoom Meeting ini, yang diikuti oleh Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto, M.Si, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.I.K, M.M, Dandim 0817 Gresik LETKOL Inf. Taufik Ismail, S.Sos, M.I.Pol, Kajari Gresik Heru Winoto, S.H, M.H


Dalam kegiatan tersebut Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri Drs. Akmal Malik Piliang, M.Si menyampaikan, agar kita menyamakan pandangan dan berfikir yang sama terkait Pilkada Serentak; Pilkada Serentak saat ini adalah Massa Krisis Dimensi; dan Terkait Ekonomi kita mengalamai Penurunan yang Drastis,"ujarnya. 



Dukungan Pemda antara lain Data Kependudukan, Partisipasi, Anggaran, Regulasi, Netralitas ASN, Keamanan dan Ketertiban, serta Dukungan Teknis.


Dasar pembentukan Desk Pilkada UU nomor 10 tahun 2016, UU nomor 7 tahun 2017 dan Pemendagri nomor 9 tahun 2005 Pasal 6 ayat 1 untuk Pengendalian Pelaksanaan Pilkada di bentuk Desk Pilkada Provinsi dan Desk Pilkada Kabupaten,"tandas Drs. Akmal Malik Piliang, M.Si.


Selanjutkan, Penyampaian dari Staf Khusus Menteri Dalam Negeri (Stafsus Mendagri), Bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga yang memaparkan, tentang Pilkada Serentak yang merupakan Kegiatan Adu Gagasan. Namun, saat ini merupakan Pilkada yang sangat berbeda situasinya. Sesuai dengan tahapan Pilkada Serentak lanjutan tahun 2020 saat ini merupakan Tahapan Kampanye sampai dengan 5 Desember 2020.


Sementara, pada saat Tahapan Pendaftaran banyak sekali Pelanggaran Protokol Kesehatan. Untuk itu, Analisis dan Evaluasi pelaksanaan tahapan penetapan pengundian dan penetapan nomor urut Paslon. Kastorius Sinaga mengharapkan, ke depannya Aparat Keamanan dapat meningkatkan Penegakan Protokol Kesehatan,"jelasnya


Lantaran, dalam Tahap Kampanye sampai dengan saat ini masih Kondusif. Namun, mengharapkan Stakeholder tidak mengendurkan Kegiatan Penegakan Protokol Kesehatan. Terkait Desk Pilkada Menkopolhukam akan berencana melaksanakan Anev setiap minggu sehingga diharapkan adanya Supporting Data,"pungkas Stafsus Mendagri), Bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga. (Sp)

Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar