Kapolres Gresik Bersama Jajaran menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H/2020 M serta Ceramah Tausiyah Agama



GRESIK, suryaindonesianews.com

Kapolres Gresik Bersama Jajaran menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H/2020 M serta Ceramah Tausiyah Agama yang dihadiri K.H. Nadjib Muhammad pimpinan Ponpes Al-Madinah Denanyar Kabupaten Jombang, bertempat di Masjid AH Syafa’a, Jl. AKS Tubun No. 4, Bedilan, Kebungson, Kec. Gresik, Kab. Gresik, hari Kamis pagi (29/10/2020), pukul 08.03 WIB.



Hadir dalam Kegiatan tersebut Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.|K, M.M, Waka Polres Gresik KOMPOL Dhyno Indra Setyadi, S.I.K, M.Si, PJU Polres Gresik, Perwira Staff Polres Gresik dan Anggota Polres Gresik. 



Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.l.K, M.M dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan Kegiatan Serentak yang dilaksanakan seluruh Polres Se Indonesia. 



"Dengan Peringatan

Maulid Nabi Muhammad SAW, nantinya akan dikelompokkan ke dalam Golongan-Golongan Orang Sholeh, semoga dengan dilaksanakan kegiatan ini kita semua menjad bagian tersebut,"ucap AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.l.K, M.M.



Masih kata Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.l.K, M.M bahwa "Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan Bagian dari Program Polres Gresik yaitu RESIK (Religius - Empati- Solidlntegritas- Konsisten), dimana tantangan kedepan Polri Semakin Besar maka dengan Semangat Maulid Nabi Muhammad SAW, sebagai Tauladan Insan Polri dalam menjalankan Tugas sehari-sehari serta mendapat Ridho dari Allah SWT".



"Kapolres Gresik mengharapkan kepada KH. Nadjib Muhammad memberikan Motivasi, Semangat dan Bekal serta Doa agar dalam Pelaksanaan Tugas Polri kedepan mendapat Perlindungan Allah SWT serta Ridho dalam Kehidupan Keluarganya sehari-hari,"tambah mantan Kapolres Ponorogo.


Dalam kesempatan tersebut K.H. Nadjib Muhammad dalam Ceramah Tausiyah Agama mengungkapkan, bahwa Nabi Muhammad SAW telah masuk dalam sebuah Buku Mendunia di tahun 1976, dimana menempatan pada Nomer 1 dan Nomer 2 ditempati oleh Issac Newton (Penemu Gravitasi). Dengan kejadian itu mendapat pertentangan dari Umat Muslim dimana mensejajarkan kedudukan Nabi Muhammad SAW, pada urutan yang hampir sama dengan Manusia Biasa,"ucap K.H. Nadjib Muhammad .


"Nabi Muhammad SAW sebelum kelahiran telah dituliskan dalam AI-Quran, yang mana segala tindak lakunya merupakan AI-Quran yang berjalan dan Memiliki Fisik dan Kebutuhan seperti manusia biasa yang mampu memanusiakan manusia biasa.


K.H. Nadjib Muhammad menjelaskan dengan masuknya Islam ke Indonesia merupakan bagian Bazzariahnya / Cita Rasa manusia Nabi Muhammad SAW dibandingkan dengan Nabi-Nabi sebelumnya yang mana pada Kondisi Manusia sesungguhnya berada pada diantara Kebaikan dan Keburukan. "Beliau mengemban Tugas untuk memperbaiki Ahlak, Beliau iuga merupakan Negosiator Luar Biasa Khususnya pada Perintah Sholat,”terang K.H. Nadjib Muhammad.


Menurut pemahaman para Ulama, Tri Brata dan Catur Prasetya yang ada pada Tubuh Polri merupakan Implementasi dari Tugas dan Kewajiban para Malaikat dan Nabi yang diutus oleh Allah SWT. 


"Tugas yang diemban Polri bila dilandaskan berdasarkan Ibadah kepada Allah SWT maka pahalanya Luar Biasa Besar dimata Allah SWT yang menjadi tolak ukur adalah Rasa Keimanannya, sehingga setiap Langkah Tugas Niatkanlah untuk Ibadah kepada Allah SWT,”tuturnya. 


Keamanan dan Ekonomi harus seimbang hal tersebut tercantum dalam Surat didalam Al-Quran sehingga perlunya untuk menjaga Kemanan suatu Negara agar Ekonomi tetap berjalan,"tutup K.H. Nadjib Muhammad. (Sp)

Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar