Polres Gresik Gelar Operasi Yustisi, Dalam Rangka Peningkatan Disiplin Dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan



GRESIK, suryaindonesianews.com

Polres Gresik bersama Jajaran TNI Kodim 0817, Kejari Gresik, PN Gresik, Dishub, dan Satpol PP melakukan Operasi Yustisi penyadaran masyarakat tentang Penggunaan Masker, pada hari Senin pagi (14/09/2020), pukul 10.00 WIB.



Operasi Yustisi ini berupa Swiping Pengendara Motor dan Mobil yang tidak menggunakan Masker, dalam rangka Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Terkait Pencegahan dan pengendalian Covid-19. Serta guna Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19. Operasi Yustisi tersebut berlangsung di Depan Kantor Pemerintah Kabupaten Gresik, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, No. 245, Gresik, 



Hadir dalam kegiatan Operasi Yustisi ini Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto, M.Si, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S H, S.I.K, M.M, Kapala PN Gresik Fransiskus Arkadeus Ruwe, S.H, M.H, Dandim 0817 Gresik Letkol (Inf) Taufik Ismail, S.Sos, M.I Pol, Wakil Bupati Gresik Moh. Qosim, M.Si, Pj Sekda Gresik Drs. Abimanyu Ponco Atmojo Iswinarno, MM, Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik R. Bayu Probo Sutopo, S.H, M.H, Kabag Ops Polres Gresik AKP. Moh. Zainal Arifin, S.Sos, Kasat Sabhara Polres Gresik AKP Yudhi Prastio, S.H, M.H, Kasat Lantas Polres Gresik  AKP Yanto Mulyanto, S.H, S.I.K, KBO Sat Lantas Polres Gresik  IPTU Khairul Alam, S.H, M.H, KBO Sabhara Polres Gresik IPTU Sarutomo, Kanit Turjawali Polres Gresik IPDA Darwoyo, S H, Kanit Laka Polres Gresik, IPDA Yossy Eka Prasetya, S.H, 15 (Lima Belas) Personil Sat Sabhara Polres Gresik, 10 (sepuluh) Personil Sat Lantas Polres Gresik, 10 (Sepuluh) Personil Sat Reskrim, 3 (Tiga) Personil Sat Intelkam Polres Gresik, 5 (Lima) Personil P N Kab. Gresik. 6 (Enam) Personil Dishub Kab. Gresik, 40 (Empat Puluh) Personil Sat Pol.PP Kab. Gresik.



Dalam pelaksanaan Apel Ops Yustisi dipimpin oleh Kabag Ops Polres Gresik AKP. Moh. Zainal Arifin, S.Sos mengatakan bahwa, Ops Yustisi pada hari ini adalah Pelaksanaan dalam rangka Penegakan Hukum terhadap Pelanggar Protokol Kesehatan tang bertujuan sebagai Efek jera terhadap Masyarakat yang tidak Disiplin.



“Kegiatan Ops Yustisi ini dilaksanakan serentak di Indonesia, sesuai dengan Surat Telegram Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si, Nomor: T/2608/IX/OPS.2./2020 tertanggal 7 September 2020,”jelas Kabag Ops Polres Gresik AKP. Moh. Zainal Arifin, S.Sos.



Sementara Bupati Gresik Dr. Ir. H. Sambari Halim Radianto, M.Si menyampaikan bahwa Pelaksanaan Operasi Yustisi pada hari ini adalah operasi yang melibatkan berbagai Institusi yang merupakan Implementasi dari Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020. Tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan (Protkes) dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 serta Penegakan Peraturan Daerah Perda No. 2 dan Perbup No. 22 tahun 2020 yang bertujuan untuk menekan Penyebaran Wabah Virus Covid-19 di Jawa Timur Khususnya Wilayah Kabupaten Gresik serta untuk memberikan Efek Jera kepada masyarakat agar lebih disiplin lagi dalam melaksanakan Protokol Kesehatan.



Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S H, S.I.K, M.M mengatakan kegiatan ini bertujuan agar Masyarakat dapat Disiplin menggunakan Masker sehari-hari guna mendukung Pemerintah dalam Pencegahan Penyebaran Covid-19 dengan Sasaran adalah Masyarakat yang melaksanakan Aktifitas tanpa menggunakan Masker. Serta menekan Peningkatan Clustere di Wilayah Kabupaten Gresik pada umumnya, Apel Gelar Pasukan ini sekaligus menandakan dimulainya Penindakan dan Penegakan Hukum bagi setiap orang yang melanggar Protokol Kesehatan. 


Masih kata AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.I.K, M.M bagi warga. yang tidak mematuhi diberikan Sanksi yang telah diatur dalam Perbup Gresik No. 22 tahun 2020 tentang Peningkatan Hukum Protokol Kesehatam guna Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Gresik. Operasi Yusdisi ini melibatkan unsur dari TNI-Polri serta Pemkab Gresik dengan delegasi Pembinaan dan Pengawasan yaitu Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Gresik.


Pemerintah Saat ini berupaya maksimal untuk mempertahankan Zona di tiap-tiap Wilayah dan berusaha keras untuk menurunkan serta Membatasi dan Menyembuhkan Warga yang sudah melaksanakan Isolasi di Rumah sakit dan Isolasi Mandiri. Pihaknya menambahkan dan kita berharap jumlah ini jangan sampai bertambah,"tegas AKBP Arief Fitrianto, S H, S.I.K, M.M


Polres Gresik sangat mengapresiasi langkah Pemkab Gresik yang sangat Kooperatif dan berharap agar Pergub ini dapat segera di bahas di Legislatif untuk Meningkatkan Sanksi Kedisiplinan dalam Adaptasi Kebiasaan Baru.dan sama sama kita Berdoa agar Virus Covid 19 segera hilang dari Wilyah Kabupaten Gresik, dan semoga Allah SWT selalu melindungi Kita semua,"tuturnya


AKBP Arief Fitrianto, S H, S.I.K, M.M juga menghimbau agar Pihak terkait dapat bekerjasama secara maksimal dan sangat di anjurkan dalam pelaksanaannya nanti yaitu bentuk himbauan dengan Tetap Tegas dan Humanis dan di harapkan masyarakat dapat memahami Disiplin Protokol Kesehatan, karena ini adalah Kebutuhan kita Semua, ”Mari bersama- sama kita melawan Covid-19 ini,"tegasnya Kapolres Gresik.


“TNI-POLRI mendampingi Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Gresik dalam Penerapan Sanksi diselenggarakan dengan Memperhatikan, Mengedepankan, Pembinaan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam rangka Mengubah Perilaku Hidup lebih sehat. Beberapa Sanksi yang diterapkan  berupa bersih-bersih atau yang memberikan Efek Pembelajaran, sekaligus menyampaikan atau memberi sosialisasi bahwa Sanksi Denda Administratif sudah diatur dalam Perbup Gresik No. 22 tahun 2020,"mantan Kapolres Ponorogo. 


Pelaksanaan Operasi Yustisi selesai dilaksanakan dengan Hasil Pelaksanaan Penindakan sebanyak 28 orang Pelanggar dengan rincian Membayar Denda sebanyak 24 orang dan memilih melaksanakan 

Kerja Sosial sebanyak 4 (Empat) orang pelanggar. (Sp)

Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar