Forkopimda Kabupaten Gresik Gelar Rapat Koordinasi Dalam Rangka Evaluasi Disiplin Penegakan Protokol Kesehatan Kabupaten Gresik



GRESIK, suryaindonesianews.com

Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gresik dalam rangka Evaluasi Disiplin Penegakan Protokol Kesehatan Kabupaten Gresik yang bertempat di Gedung Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Pemerintah Kabupaten Gresik Jl. Dr Wahidin Sudirohusodo No. 245 Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, hari Senin pagi (14/09/2020), pukul 09.15 WIB



Kegiatan Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gresik yang dihadiri Bupati Gresik Dr. Ir. H. Sambari Halim Radianto, M.Si, Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim, M.Si, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.I.K, M.M, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail .S.Sos, M.I. Pol, Ketua Pengadilan Negeri Gresik Fransiskus Arkadeus Ruwe, S.H, MH, Wakil Ketua DPRD Gresik H. Ahmad Nur Hamim, S.Pi, M.Si, serta Camat se Kab. Gresik dan Kepala UPD.



Dalam kesempatan tersebut Bupati Gresik Dr. Ir. H. Sambari Halim Radianto, M.Si menyampaikan perkembangan Covid 19 di Wilayah Kabupaten Gresik Dinkes harus Up to Date. Selain itu, Dinkes harus Memetakan di 330 (Tiga Ratus Tiga Puluh) Desa mana yang Sudah Kuning dan mana yang Sudah Hijau dan harus diketahui oleh Kecamatan dengan Tim Satgas harus berkerja Maksimal agar kita tahu perkembangan didesa desa serta Pendatan Total dengan RT RW dan ke Kepala Desa agar tidak terjadi Cluster Baru.



”Mengingat Penegakan Protokol Kesehatan melalui Himbauan-Himbauan di tiap-tiap Kecamatan yang menjadi pusat-pusat berkumpulnya masa. Pol PP memonitor setiap himbauan yang disampaikan ditiap-tiap Kecamatan. TNI dan Polri agar melakukan penindakan terkait pemberlakuan Jam Malam sesuai dengan Perbup No. 22 tahun 2020.”tutur Bupati Gresik Sambari.


Terkait dengan kegiatan Sekolah diharapkan Pihak Terkait mengundang Komite Sekolah agar menyampaikan harapan Wali Murid sehingga semua dapat terkonsep.


Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim, M.Si menambahan bahwa Covid-19 tidak bertoleransi kepada siapapun maka Kuncinya bahwa tergantung Disiplin Penegakan Protokol Kesehatan di tiap-tiap Kecamatan.


Pengawasan TNI dan Polri di beberapa Obyek Wisata Khususnya di Wisata Religi Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim. Jangan sampai Covid-19 melemahkan Perkonomian Nasional Khususnya Perekonomian Kabupaten Gresik,"ujar Wabup Moh. Qosim.


Sementara Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.I.K, M.M dalam sambutannya mengapresiasi Pemkab. Gresik yang sangat Peduli terhadap Penanganan Covid-19.


”Penerapan Impres nomer 6 tahun 2020 mengajak Forkopimda Gresik untuk melakukan Ops Yustisi sesuai Perda 2 tahun 2020 (Penegakan oleh Pol PP Propinsi atau Anggota Polri) dan Perbup No 22 tahun 2020 (Penegakan oleh Pol PP.),"ucap AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.I.K, M.M. 


Disamping itu, Penegakan Hukum berbasis Komunitas maka Kita bersama-sama galakan kembali komunitas tangguh yang ada dengan menyiapkan rompi penegak disiplin protokol kesehatan di tempat tempat keramaian masa.


Mantan Kapolres Ponorogo menambahkan Penyiapan sekolah tangguh yang tidak beda dengan Ponpes Tangguh, namun Proses Belajar mengajar tetap ditentukan oleh Pihak / Dinas yang terkait.


”Dinas terkait dan Camat bahwa TNI dan Polri akan mendukung Kegiatan Penegakan Protokol Kesehatan / 3 M,"pungkas Alumnus Akpol 2001. (Sp)

Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar