Maju Menjadi Calon Bupati Lewat PDIP, H. Fandi Akhmad Yani, S.E Dicopot dari Jabatan Ketua DPRD Gresik

GRESIK, suryaindonesianews.com
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik H. Fandi Akhmad Yani, S.E (Akrab disapa Gus Yani) Resmi dicopot dari Jabatannya sebagai Ketua DPRD Gresik, setelah yang bersangkutan maju menjadi Calon Bupati (Cabup) melalui Partai lain (PDIP) yang tidak mengusungnya pada Pileg 2019 menjadi Ketua DPRD Kabupaten Gresik.

Keputusan pencopotan tersebut sebelumnya diusulkan oleh Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PCKB) Gresik, Partai yang mengusung H. Fandi Akhmad Yani, S.E (Gus Yani) saat maju menjadi Ketua DPRD Gresik. Karena lantaran maju menjadi Calon Bupati (Cabup) dari PDI Perjuangan. serta partai lain adalah Nasdem, Demokrat, Golkar, PPP dan PAN 

Selanjutnya sebagai Penggantinya, Fraksi PKB Mengutus H. Much. Abdul Qodir, S.Pd sebagai ketua DPRD Kabupaten Gresik yang baru. Pergantian tersebut berdasarkan SK DPP PKB Nomor 3013/DPP/01/VII/2020 tentang Penetapan Perubahan Unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Gresik.

Pencopotan dan Pergantian Pimpinan itu dilakukan melalui Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gresik, Usul Pemberhentian Dan Pengangkatan Pengganti Antar Waktu Ketua DPRD yang digelar hari Senin (24/08/2020), di Gedung Paripurna DPRD Gresik, Jl. K.H. Wakhid Hasyim, No. 5, Kebungson, Kec. Gresik, Kabupaten Gresik dan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Gresik H. Ahmad Nur Hamim, S.Pi, M.Si. Sedangkan H. Fandi Akhmad Yani, S.E (Gus Yani) yang resmi dicopot (Dilengserkan) dari jabatan Ketua DPRD Gresik tidak hadir di Rapat Paripurna.

"Setelah ini DPRD Kabupaten Gresik mempunyai waktu 7 (Tujuh) hari untuk Berkirim Surat ke Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto, M.Si. Kemudian bupati Gresik melanjutkan ke Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si,"kata H. Ahmad Nur Hamim, S.Pi, M.Si, kepada Awak Media.

Proses pergantian Ketua DPRD Gresik, hingga menuju Pelantikan, kurang lebih memakan waktu 1 (Satu) bulan. Karena itu selama Proses Pergantian ada Kekosongan Ketua DPRD Kabupaten Gresik sampai menunggu Keputusan dari Gubernur. Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si.

Sementara itu H. Much. Abdul Qodir, S.Pd yang direkomendasikan dari Partai PKB sebagai Ketua DPRD Kabupaten Gresik mengaku Siap Mengemban dan menjalankan Amanah. Serta akan Melanjutkan Progam dari Ketua DPRD yang lama dianggap sudah Cukup Bagus. "Siap Menjalankan Amanah, yang jelas Jabatan ini menjadi Beban tersendiri bagi Saya. Sebab banyak dari masyarakat Kabupaten Gresik secara umum memberikan harapan besar kepada Kami yang di Dewan,"ujar H. Much. Abdul Qodir, S.Pd, usai Keluar dari Rapat Paripurna.

Menanggapi Pencopotan itu H. Fandi Akhmad Yani, S.E (Gus Yani), dari Jabatan Ketua DPRD sudah lama beredar di Kalangan Publik. Kemudian diperkuat dengan turunnya Rekomendasi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang mendorong H. Fandi Akhmad Yani, S.E (Gus Yani) maju sebagai Calon Bupati (Cabup).

Dicopotnya H. Fandi Akhmad Yani, S.E (Gus Yani), dari Kursi Pimpinan Ketua DPRD Gresik, karena dianggap Mbalelo sebagai Kader PKB. Gus Yani nekat Mencalokan Diri sebagai Calon Bupati (Cabup) dari PDIP disamping PKB juga telah mengusung Calon Bupati (Cabup)

Saat dikonfirmasi, H. Fandi Akhmad Yani, S.E (Gus Yani), mengaku sangat menghormati Proses Demokrasi yang ada dan memahami Keputusan Partai berlambang Sembilan Bintang tersebut. Sebab terkait Mekanisme Struktur Pimpinan itu merupakan Kewenangan Partai PKB. Kendati demikian tanpa dilakukan Proses itu. Memang Dirinya berniat akan Mengundurkan Diri dari Ketua DPRD Gresik untuk maju menjadi Calon Bupati Gresik (Cabup) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). "Tidak ada Rasa Kecewa, karena saya Memahami dan Menerima Keputusan itu,"ucap H. Fandi Akhmad Yani, S.E (Gus Yani), 

"Saya secara Pribadi mrnghormati proses Demokrasi yang ada dan siap maju sebagai Calon Bupati (Cabup), karena adanya dorongan dari Masyarakat yang ingin Perubahan di Kabupaten Gresik,"ungkap H. Fandi Akhmad Yani, S.E (Gus Yani), 

Namun Demikian Yani menegaskan Pencopotan Dirinya sebagai Ketua  DPRD Kabupaten Gresik saat ini masih hanya sebatas De Facto atau secara Fakta, sedangkan secara De Jure atau berdasarkan Hukum Dirinya masih menjabat sebagai Ketua DPRD Gresik sebelum turunnya Surat dari Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si.

Pilkada Kabupaten Gresik yang akan berlangsung bulan Desember 2020, akan diramaikan dengan 2 (Dua) Bakar Pasangan Calon Pertama Pasanga  pasangan Dr. H. Moh. Qosim, M.Si dan dr. Asluchul Alif, M.Kes, (QA). Kemudian Pasangan H. Fandi Akhmad Yani, S.E (Gus Yani) dan Dra. Hj. Aminatun Habibah, M.Pd (Ning Min), (NIAT). (Adv.Sp)

Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar