Bupati Sambari Berharap Agar Tidak Menempelkan Alat Peraga Kampanye Di Pohon Dan Tembok


GRESIK, suryaindonesianews.com
Sebelum Pelaksanaan Pemilukada Gresik 2020, Bupati Gresik Dr. Ir. H. Sambari Halim Radianto, M.Si meminta kepada pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik dan Perwakilan Partai Politik untuk Menertibkan Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK).

“Jangan sampai gambar-gambar di tempel di Tembok, di Pohon, dan tempat-tempat lain yang mengganggu Keindahan. Mari kita jaga bersama keindahan Kota Gresik ini,"ujar Bupati Gresik saat memberi sambutan pada Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Peraturan KPU RI Nomer 5 tahun 2020 pada hari Kamis (06/08/2020) di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik.

Pada acara tersebut dihadiri oleh Seluruh Anggota Forkopimda Gresik, Bupati Dr. Ir. H. Sambari Halim Radianto, M.Si mengingatkan kepada KPU dan Perwakilan Parpol agar dalam Pelaksanaan seluruh Tahapan Pemilukada nanti tetap harus melaksanakan Protocol Kesehatan.

Menurut Bupati Sambari anggaran Pemkab Gresik yang dikucurkan untuk Pelaksanaan Pemilukada tahun 2020 mencapai Rp. 84,8 Miliar, yang Teralokasi ke KPU, Banwaslu dan lain-lain.

“Kami berharap Pemilukada tahun 2020 ini bisa lebih Sukses, Kondusif serta Stabilitas Keamanan terjaga seperti tahun-tahun yang lalu. Pemilukada kali ini memilih Bupati Gresik Periode yang Ke-9,"tandas Dr. Ir. H. Sambari Halim Radianto, M.Si

Saat memberi sambutan, Ketua KPU Gresik Akhmad Roni, S.Si menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sambari, atas Dukungan terutama dalam hal Pendanaan yang sudah beres 100%. Atas Dukungan tersebut, KPU Gresik menyatakan siap melaksanakan Pemilukada tahun 2020.

“Kami berharap Pemilukada di Gresik bisa lebih Sukses dari Pemilukada sebelumnya. kalau pada Pemilukada Sebelumnya jumlah Pemilih di Kabupaten Gresik mencapai 70,1%. Semoga pelaksanaan kali ini bisa melebihi. Mengingat Negara Korea Selatan juga Sukses melaksanakan Pemilu dimasa Pandemi Covid-19,"papar Akhmad Roni, S.Si.

Tentang persipan Pemilukada, Pihak KPU memperkirakan jumlah TPS di Kabupaten Gresik mencapai 2.264 dengan jumlah KPPS sekitar 19 Ribu.

“Ada syarat khusus untuk menjadi anggota KPPS yaitu harus melalui Pemeriksaan Kesehatan misalnya dengan Rapid Test dengan Hasil Non Reaktif. Selain itu, untuk Protocol Kesehatan yang lain Kami membatasi pendukung saat Pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati yang kami agendakan pada tanggal 4 sampai 6 September 2020,"kata Ketua KPU Gresik.

Hal-hal lain yang disampaikan Akhmad Roni, S.Si yaitu Agenda Pengumuman DPS pada tanggal 19 sampai 28 September 2020, Pengumuman DPT pada tanggal 9 sampai 16 Oktober 2020.

Senada, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.I.K, M.M dan Damdim 0817 Gresik Letkol. Inf. Taufik Ismail, S.Sos, M.I. Pol mengajak seluruh Pimpinan Parpol yang hadir serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat untuk Menjaga Stabilitas Pemilukada agar Aman, Tertib dan Lancar. (Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar