Kapolres Gresik Me-Launching Masjid Nurul Bahari Pelabuhan Menjadi Masjid Tangguh Semeru,


GRESIK, suryaindonesianews com
Guna pengembangan Program Tangguh Semeru dan Meminimalisir Risiko adanya Klaster Anyar, Polres Gresik menambah sektor baru yakni tempat peribadatan. Hal itu setelah Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.I K, M.M meresmikan Masjid Nurul Bahari Pelabuhan Gresik menjadi Masjid Tangguh Semeru, pada hari Jum'at siang (10/07/2020), pukul 13.00 WiB.

Masjid Nurul Bahari yang berada di Wilayah Pelabuhan Gresik itu menjadi Tempat Ibadah Pertama yang diresmikan menjadi salah satu Pendukung Program Tangguh Semeru.

Rombongan AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.I K, M.M yang tiba setelah pelaksanaan Sholat Jum'at itu, disambut langsung oleh Pihak Takmir Masjid Nurul Bahari dan ibu-ibu Majlis Ta’lim dengan diiringi semarak Suara Hadrah Barjanji.

Dalam kesempatannya Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.I K, M.M menuturkan harapannya agar kehidupan dapat Kembali Normal termasuk dalam hal Peribadatan. Salah satu upayanya adalah dengan Me-launching Masjid Nurul Bahari di Wilayah Pelabuhan Gresik itu menjadi Masjid Tangguh Semeru.

Sebagai Masjid Tangguh, sehingga menyediakan beberapa sarana guna penegakan Protokol Kesehatan di lingkungan Masjid. Seperti halnya Tempat Mencuci Tangan, Thermo Gun, Bannerimbauan dan membuat Tanda Pembatas antar Jama'ah ketika sedang Sholat. Upaya tersebut dilakukan guna menghindari Penyebaran Covid-19 di lingkungan Masjid.

“Pengembangan program Masjid Tangguh Semeru diharapkan dapat menumbuh kembangkan kesadaran untuk bergotong-royong dan berdisiplin diri dalam mencegah Penyebaran Corona Virus Desease (Covid-19),”ujar mantan Kapolres Ponorogo itu dalam sambutannya.

AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.I K, M.M menambahkan bahwa Budaya Baru dalam menerapkan Protokol Kesehatan bisa terbentuk dalam sendi kehidupan masyarakat.
Dari catatan, angka Pasien Terkonfirmasi Positif di Gresik mungkin masih menempati urutan ke Tiga.

Per hari Kamis (09/07/2020) jumlah Pasien Positif berada diangka 1065 Jiwa. Namun tingkat Vatalitas Kematiannya salah satu juga yang tertinggi di Jawa Timur, mencapai 101 Jiwa. “Sehingga diharapkan dalam suasana tangguh, kesadaran masyarakat semakin meningkat,”tegas Alumnus Akpol 2001 itu.

Apalagi Masjid Nurul Bahari di Pelabuhan Gresik menjadi salah satu tempat transit atau istirahat bagi para pelancong yang datang atau akan bepergian melewati Pelabuhan.

Sementara itu, H Romli selaku Takmir Masjid Nurul Bahari Pelabuhan Gresik menyebut aktivitas tempat ibadah itu sempat terhenti selama sekitar Dua Bulan karena Pandemi Covid-19. Namun dengan segala daya dan upaya, pihaknya mengaku mengusahakan untuk tersedianya sarana penerapan Protokol Kesehatan di Masjid Nurul Bahar. Agar aktivitas kembali bisa dilakukan meskipun dengan batas-batas tertentu.

Senada dengan kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.I K, M.M, H Romli juga tidak ingin Launching Masjid Tangguh Semeru sebagai Ceremonial Belaka tanpa ada tindak lanjut. “Wani Jogo, Wani Sejahtera, Wani Ngandani (Berani Menjaga, Berani Sejahtera, Berani Saling Mengingatkan, red),”pungkas H. Romli dalam sambutannya dengan penuh semangat. (Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar