Berkat Tangan Dinginnya Muhammad Yusuf, Susu Kambing Etawa Disulap Menghasilkan Omzet Ratusan Juta


GRESIK, suryaindonesianews.com
Muhammad Yusuf, warga Jalan Demak Timur VI No.15, Gundih, Kec. Bubutan, Kota Surabaya, Jawa Timur, terbilang Sukses menjadi seorang Pengusaha Susu Kambing Etawa Bubuk Cap Naga SP. Pasalnya, Pria 50 tahun dalam perhari bisa menghasilkan Susu Kambing Etawa kisaran antara 300, 400, 500 Liter dan Omset per bulan Rp. 400.000.000,- (Empat Ratus Juta Rupiaj). Hal itu membuat usahanya yang ia tekuni sejak tahun 2011 silam digandeng oleh Citra Pengusaha Mandiri (CPM) yang dikelolah oleh Eddy Purwanto.


Padahal Muhammad Yusuf pada tahun 2011 awalnya hanya jualan STMJ Susu Kambing Etawa di Jalan Semarang Surabaya dan awalnya hanya belajar Produksinya. Namun berkat ketekunannya pada tahun 2014 ia semakin sukses. Bahkan sudah mengantongi BPOM dan bersitifikasi Halal MUI (LPOM MUI), serta bersitifikasi HACCP. Saat ditemui Muhammad Yusuf di tempat Citra Pengusaha Mandiri (CPM), di Perum Bukit Mas Blok A1 No. 2 Dahan Rejo Kebomas Gresik, menceritakan awal mula menjadi Pengusaha Susu Kambing Etawa Bubuk,  hingga memiliki 7 (tujuh) cabang diberbagai Daerah. hari Kamis Siang (02/07/2020), pukul 14.00 WIB

Bukan hal yang mudah bagi Muhammad Yusuf Meraih Kesuksesan seperti sekarang ini. Awalnya melihat Potensi Susu kambing Etawa, ia Nilai sangat Bagus dan Segar. Bahkan, banyak orang mencari yang segar. Kemudian saya berfikir, Susu Kambing yang masih segar terbatas dari Kadaluarsa. Lalu saya berfikir bagaimana caranya untuk bisa didistribusikan ke tempat yang lebih jauh.

"Dari itulah saya berfikir bagaimana mengolah menjadi Susu Kambing Etawa yang segar serta menjadi Susu Kambing Etawa Bubuk Cap Naga SP yang disenang orang. Akhirnya saya bereksperimen. Dari keterbatasan saya, akhirnya bisa sampai membuat Mesin Cetak Sendiri. Jadi mesin ini beda dari yang di pasaran, karna saya Desain Aendiri,"kata Muhammad Yusuf.


Dengan berjalannya waktu kata Muhammad Yusuf, saat ini sudah mulai diterima dibarbagai macam Outlet, Supermarket, Minimarket termasuk Apotik bahkan yang Ritel Modern seperti Transmart, Carrefour, Hypermart dan juga Kimia Farma. Selain itu, banyak juga di Daerah seperti Lampung, Sumatra, Jabodetabek, Jabar, Jateng, Jatim dan Lombok.

"Kalau pendistribusiannya memang masih jauh, karena masih sangat luas. Jadi tidak mungkin kita akan bisa Handle. Dari situlah kita bekerja sama dengan Businness Devolopment Servis Provider, Citra Pengusaha Mandiri Gresik ini untuk bisa salah satu Mendongkrak Omset dan Mengeluarkan Susu Kambing Etawa Bubuk Cap Naga SP lebih luas lagi,"urai Muhammad Yusuf.


Kedepan kata Muhammad Yusuf berkeinginan Produk Susu Kambing Etawa Bubuk Cap Naga SP ini agar lebih dikenal oleh masyarakat luas beserta kelebihannya. Bahkan bagaimana distribusi Susu Kambing Etawa Bubuk ini bisa didapatkan dengan mudah oleh masyarakat yang membutuhkan. Dari itu butuh banyak Distribusi yang mempermudah untuk memperoleh Produk-Produk yang ia kelolah.

"Pabrik kita ada di Surabaya dan kita sudah berstandar BPOM dan juga bersertifikasi Halal. Selaian itu, proses kita sudah mengantongi salah satunya hasap kita sudah berstandar seperti itu,"jelasnya.

Eddy Purwanto dengan panggilan Akrab Wanto  Direktur Citra Pengusaha Mandiri (CPM) Gresik mengatakan, dimasa Adaptasi Transisi di Rra New Normal yang telah digaongkan oleh Pemerintah, BDS-P (Businness Devolopment Servis Provider) CPM (Citra Pengusaha Mandiri) merupakan Pusat Layanan untuk membantu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), menemukan Strategi Pemulihan dan juga sebagai Connectivity hubungan berbagai Pihak dalam Rangka Implementasi rencana pemulihan tersebut.

"Klinik Pemulihan Bisnis (KPB) BDSP Citra Pengusaha Mandiri (CPM) Gresik Jatim, didukung tenaga Konsultan yang telah mendapatkan Pelatihan dan Uji Sertifikasi Standar Kompetensi Khusus (SKKK).

Katagori Usaha dalam masa Tanggap Darurat telah merespon adanya Indakator Pasar,  Indicator Kapasitas Produksi, Indicator Resiko terhadap Bencana dan Verikasi terjadi suatu Gap yang Nampak. Sehingga dibutuhkan Adaptasi Pemulihan dalam berusaha,"kata Wanto.

Pendampingan Usaha kata Eddy Purwanto  bahwa Produk Susu Kambing Etawa Bubuk Cap Naga SP Owner Muhammad Yusuf, terdampak Pandemi Covid-19, Focus membantu dan terjun langsung. Kami sebagai Distributor di Wilayah Jawa Timur dan Pantura.

"Konsep yang dilakukan melakukan kegiatan Pemasaran Off Line dan Online serta  bekerja sama dengan berbagai Pasar komunitas dan An offtake agreement sebagai bagian Akselerasi Penyangga Pemasaran (Growth Hacking),"pungkas Wanto (Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar