BDS-P/KKMB Citra Pengusaha Mandiri Bentuk Klinik Pemulihan Bisnis Pasca Di tetapkannnya New Normal Buat Mitra Bisnis/Dampingan Bagi Staff Outlet UKM Karya Semesta Gresik


GRESIK, suryaindonesianews com
Business Development Services Provider (BDS-P) atau sering disebut Lembaga Penyedia Jasa (LPJ) atau Konsultan Keuangan Mitra Bank (KKMB) adalah Lembaga atau bagian dari lembaga yang memberikan Layanan Pengembangan Usaha dalam rangka meningkatkan Kinerja Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Citra Pengusaha Mandiri Gresik (CPM) menggelar Pelatihan Berbasis Kompetensi bagi Staff Outlet UKM Karya Semesta Gresik, pada hari Sabtu sore (04/07/2020), pukul 15.00 WIB. Dengan metode Melayani Customer (Pelanggan) Di Outlet, Kompeten dalam memberikan Pelayanan yang mengesankan kepada Customer atau pelanggan sesuai SOP

Program Coordinator Business Development Services Provider (BDSP) atau Konsultan Keuangan Mitra Bank (KKMB) Citra Pengusaha Mandiri (CPM) Gresik Wilda Fijriyah menjelaskan bahwa Pendampingan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Karya Semesta Gresik bagi Staff Outletnya dipandang perlu untuk didampingi sebagai Peningkatan Sumber Dana Manusia (SDM) yang sesuai Kebutuhan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), setelah melalui Proses Pendataan Cepat,"terang Wilda Fijriyah.

Analisis Kebutuhan Pelatihan memegang peran penting dalam setiap Program Pelatihan, sebab dari Analisis ini akan diketahui Pelatihan apa saja yang Relevan bagi suatu Usaha Kecil dan Menengah (UKM), pada saat ini dan juga dimasa yang akan datang, yang berarti dalam Tahap Analisis Kebutuhan Pelatihan ini dapat diidentifikasi Jenis Pelatihan apa saja yang dibutuhkan oleh Pegawai dalam Pengemban Kewajibannya,"ungkap Wilda Fijriyah.

Fungsi Training Need Assessment (TNA) antara lain :
1. Mengumpulkan Informasi tentang Skill, Knowledge dan Feeling Pekerja.
2. Mengumpulkan Informasi tentang Job Content dan Job Context.
3. Mendefinisikan Kinerja Standar dan Kinerja Aktual dalam rincian yang Operasional.
4. Melibatkan Stakeholders dan membentuk dukungan.
5. Memberi data untuk Keperluan Perencanaan,"tegas Wilda Fijriyah.

Eddy Purwanto (Panggilan Akrabnya Wanto) sebagai Konsultan Dan Pendamping Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menyatakan bahwa dipandang perlu untuk  Pemulihan Usaha setelah adanya dampak Covid-19 Terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang saat ini di Jawa Timur terus bertambah Orang yang terkena Virus Corona (Covid-19) dan bertambah Kasusnya,"kata Wanto.

KPB (Klinik Pemulihan Bisnis) merupakan Pusat Layanan untuk membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terkena dampak Pandemi Virus Corona (Covid -19). Business Development Services Provider (BDS-P) atau Konsultan Keuangan Mitra Bank (KKMB) Citra Pengusaha Mandiri (CPM) Gresik telah menemukan Program Strategi Pemulihan Usaha dan juga sebagai Connectivity hubungan berbagai Pihak Steakholders dari Pemerintahan, Swasta,  BUMN, BUMD, Distributor dan lain sebagainya, dan dalam rangka Implementasi Rencana Pemulihan tersebut,"ujar Eddy Purwanto.

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) masa Tanggap Darurat telah merespon adanya Indakator Pasar, Indicator Produksi dan  Indicator Resiko Pelemahan SDM. Hal ini merupakan salah satu Akses pintu masuk bagaimana Pengolahan  Sumber Daya Manusia (SDM) nya untuk bisa berdaya saing yang tinggi. untuk itu sangat diperlukan penyelerasan SKA (Skill Knowledge Atitude),"imbuh Wanto.

Diklat ini, sangatlah diperlukan sekali bagi Staff Outlet Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Karya Semesta Gresik dengan Pelatihan yang berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) adalah MELANYANI CUSTOMER DI OUTLET dan KOMPETEN DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN YANG MENGESANKAN KEPADA CUSTOMER SESUAI SOP,"jelas Wanto

Menurut Trainer Pelatihan Mohammad Luqman. S.E, M.M (Panggilan Akrabnya Luqman Sakila) dari Bojonegoro Jawa Timur menyampaikan Pelatihan yang berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) belum banyak dilakukan oleh Para Perusahaan/Usaha Kecil dan Menengah (UKM) terhadap Staffnya.

Pelatihan Kerja berdasarkan UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenaga Kerjaan adalah Keseluruhan Kegiatan untuk Memberi, Memperoleh, Meningkatkan, serta Mengembangkan Kompetensi kerja, Produktivitas, Disiplin, Sikap, dan Etos Kerja pada Tingkat Keterampilan dan Keahlian tertentu sesuai dengan Jenjang dan Kualifikasi Jabatan atau Pekerjaan,"kata Luqman Sakila.

Umumnya, Pelatihan Kerja atau Training dalam sebuah Perusahaan selalu berhubungan erat dengan Hasil Kinerja Karyawan di Perusahaan tersebut. Dengan melakukan Training, para Karyawan dapat memiliki Pengetahuan, Kemampuan, dan Ketrampilan sesuai dengan Pekerjaan yang mereka lakukan. Perusahaan selalu membutuhkan tenaga-tenaga yang Berkompeten dibidangnya untuk meningkatkan Profit dan Perkembangan Perusahaan,"ujar Mohammad lukman. S.E, M.M.

Oleh karena itu, Pelatihan dan Pembinaan Karyawan menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Training dinilai sebagai salah Satu Media yang efektif untuk Meningkatkan Kemampuan Karyawan dan mendukung Laju Perkembangan Perusahaan,"tutup Luqman Sakila. (Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar