Wakil Ketua DPRD Gresik Perjuangkan Insentif Dokter Spesialis, Demi Pelayanan Kesehatan di RSUD Umar Mas'ud Sangkapura Bawean


GRESIK, suryaindonesianews com
Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umar Mas'ud Sangkapura Pulau Bawean mendapat Perhatian Khusus dari Wakil DPRD Gresik dr. Asluchul Alif Maslihan, M.Kes. DPRD Gresik terus berupaya maksimal memperjuangkan keberadaan Dokter Spesialis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umar Mas'ud Sangkapura Pulau Bawean demi melayani Kebutuhan Kesehatan Masyarakat. Dewan juga berupaya untuk memenuhi Kebutuhan mereka agar betah bertugas di Pulau Bawean.

Saat ini para Wakil Rakyat Gresik tengah berjuang untuk merealisasikan Tuntutan para Dokter Spesilis agar Betah Berdinas di Pulau Bawean.

Menurut dr. Asluchul Alif Maslihan, M.Kes Wakil Ketua DPRD Gresik, bersama Ketua Komisi IV (Bidang Kesejahteraan Rakyat) DPRD Gresik H. Mochammad, S.E, M.HP dan Anggotanya bahwa akan memperjuangkan sejumlah tuntutan mereka. Salah satu Tuntutanya suatu Insentif sebesar Rp. 75 Juta per Bulan, Rumah Dinas Dokter, dan Penunjang Kedinasan lain.

“Mengenai Insentif Rp. 75 Juta per Bulan itu akan dipenuhi di APBD Gresik, termasuk Rumah Dinas yang akan diperjuangkan di Pembahasan R-APBD 2020,”kata Wakil Ketua DPRD Gresik dr. Asluchul Alif Maslihan, M.Kes bersama Ketua Komisi IV (Bidang Kesejahteraan Rakyat) DPRD Gresik H. Mochammad, S.E, M.HP dan Anggotanya saat memberikan keterangan Jumpa Pers, pada hari Senin siang (02/03/2020), pukul 12.00 WIB

dr. Asluchul Alif Maslihan, M.Kes menambahkan, Pihaknya juga meminta kepada Pemerintah agar menyekolahkan dokter Umum ke sekolah Spesialis. Dengan harapan dokter-dokter tersebut nantinya bisa menjadi Tenaga Medis Khusus di Wilayah Gresik termasuk bisa ditugaskan di Pulau Bawean. “Selain itu, DPRD Gresik juga telah meminta Pemerintah untuk menyekolahkan dokter Umum. Jadi, sudah tidak ada masalah,”imbuh Wakil Ketua DPRD Gresik.

Masih kata dr. Asluchul Alif Maslihan, M.Kes bahwa di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umar Mas'ud Sangkapura Pulau Bawean dibangun Cukup Megah belum Maksimal karena belum bisa memenuhi Kebutuhan Kesehatan Masyarakat di sana. Kebutuhan Kesehatan Masyarakat di Pulau Bawean banyak yang tak bisa dilayani, lantaran belum tersedianya Tenaga Medis Spesialis (Dokter Spesialis) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umar Mas'ud Sangkapura Pulau Bawean. “Insya Allah kita bisa memenuhi kebutuhan Tenaga Medis disana dalam waktu dekat,”tuturnya.

Sejak awal Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umar Mas'ud Sangkapura Pulau Bawean diresmikan pada tahun 2018 silam, sudah ada Dokter Spesialis karena saat itu ada Program Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS) pada Tahap I. Namun, setelah Kontrak Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS) telah habis, Praktis tidak ada lagi Dokter Spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umar Mas'ud Sangkapura Pulau Bawean.

Kemenkes sempat memberikan jatah 3 (Tiga) Dokter Spesialis, namun baru beberapa bulan menjalankan tugas, mereka mengundurkan diri. Dengan Alasan Insentif Daerah Terlalu Kecil, yakni hanya sebesar Rp. 10 Juta per Bulan sesuai Perbup (Peraturan Bupati).

“Sekarang Alhamdulillah pengajuan Dokter Spesialis digolkan, lantaran Pulau Bawean masuk Kategori yang dikhususkan Daerah Kepulauan,”pungkas Ketua DPC Gerindra Gresik ini.

Saat ini kata dr. Asluchul Alif Maslihan, M.Kes, kebutuhan jangka pendek Tenaga Dokter Spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umar Mas'ud Sangkapura Pulau Bawean hingga bulan Februari 2020 sudah terpenuhi dengan bantuan Tenaga Medis dari Dinkes Provinsi Jatim. Sementara jangka panjang, akan dipenuhi oleh Kementerian Kesehatan RI.

“Jadi, untuk tahun 2020 ini kebutuhan Dokter Spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umar Mas'ud Sangkapura Pulau Bawean, sudah tak ada masalah. Kami dibantu Dinkes Provinsi dan Kepala Dinkes Pemda Gresik drg. Saifudin Ghozali melobi Kemenkes RI untuk Tenaga Dokter Spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umar Mas'ud Sangkapura Pulau Bawean,"ujar dr. Asluchul Alif Maslihan, M.Kes.

Menurut Ketua DPRD Gresik dr. Asluchul Alif Maslihan, M.Kes kebutuhan Dokter Spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umar Mas'ud Sangkapura Pulau Bawean yaitu Bedah Dasar seperti Dokter Spesialis Anak, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dokter Spesialis Anestesi, dan Dokter Spesialis Kandungan.

Sementara Ketua Komisi IV (Bidang Kesejahteraan Rakyat) DPRD Gresik H. Mochammad, S.E, M.HP menyampaikan banyaknya Kematian Anak di Pulau Bawean lantaran tak bisa tertangani dengan baik karena tak tersedianya Dokter Spesialis.

“Namun, Alhamdulillah kekurangan Dokter Spesialis di tahun 2020 dapat terpenuhi. Untuk mengeceknya, pada hari Senin tanggal 16 Maret 2020 Komisi IV (Bidang Kesejahteraan Rakyat) DPRD Gresik mendatang akan ke Pulau Bawean. Kami akan KKDD ke Pulau Bawean guna Mengecek Tenaga Medis dan Pelayanan di sana,”kata H. Mochammad, S.E, M.HP mantan Dirut PDAM Gresik ini. (Adv.Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar