KAPOLDA JATIM GELAR PRESS CONFERENCE TENTANG UNGKAP KASUS 100 KG SABU DAN PELAKU TEWAS TERTEMBAK


SURABAYA, suryaindonesia
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si di dampingi Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K, S.H, M.Hum beserta Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K Press Release Pengungkapan Kasus 100 Kilo Gram Narkotika Jenis Sabu yang  Pelakunya tertembak mati dan Petugas berhasil menyita Senjata Api (Senpi) jenis Pistol tanpa ijin. di Mako Polrestabes Surabaya, hari Selasa sore (12/05/2020), pukul 16.00 WIB

Kejadian berawal pada hari Jum'at tanggal 1 Mei 2020 Tim Opsnal berhasil melakukan Penangkapan terhadap tersangka YK (46 thn), Warga Sidoarjo, dengan Barang Bukti (BB) berupa Narkotika Jenis Sabu dengan berat 25 Gram. di Wilayah Sukodono Sidoarjo.


Dari hasil keterangan tersangka YK diperoleh data bahwa tersangka mendapatkan Barang Narkotika jenis Sabu di daerah Surabaya dengan Sistim Transaksi serta Kode Bersandi,"tutur Irjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si.

Sedangkan tersangka BD DKK (AU Alias BD (23 thn), Warga Surabaya dan WRH (23 thn), Warga Surabaya), dengan Barang Bukti (BB) 100 Gram Narkotika jenis Sabu dari hasil Pemeriksaan dilakukan Pengembangan terhadap target IHS (38 thn), Warga Surabaya, yang merupakan Residivis Narkotika dari Lapas Porong Sidoarjo tahun 2015.

Dari data tersebut selanjutnya petugas melakukan penyelidikan, kemudian Pada hari Senin, tanggal 11 Mei 2020 petugas berhasil melakukan Penangkapan terhadap tersangka IHS dan dilanjutkan dengan melakukan Penggeledahan di sebuah Kamar Apartemen di Wilayah Surabaya dan ditemukan BB Narkoba jenis Sabu sebanyak 90 (Sembilan Puluh) Kg dan Happy Five,"ungkap Kapolda Jawa Timur yang baru.

Selanjutnya petugas melakukan Intrograsi terhadap tersangka IHS (38 thn), Warga Surabaya, bahwa Narkoba tersebut didapat dengan cara Sistim Transaksi dengan Kode Bersandi dari KOKO (DPO) di Wilayah Slipi Jakarta Pusat pada pertengahan bulan Februari 2020 dengan tujuan untuk diedarkan, tapi sudah digagalkan Anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.

Dari hasil Introgasi tersangka diperoleh keterangan bahwa tersangka menyimpan sebagian Barang Bukti (BB) Narkotika Jenis Sabu di sebuah Kontrakan di daerah Surabaya,

Berdasarkan hasil Introgasi tersebut selanjutnya Tim Opsnal langsung melakukan pengembangan dan pada saat dilakukan Penggeledahan ditemukan satu buah Tas merk Oakley warna Abu-Abu yang di dalamnya berisi Narkotika jenis Sabu dengan berat kurang lebih 10 (Sepuluh) Kilo Gram.

Pada saat petugas sedang melakukan penggeledahan tas tersebut, tersangka tiba-tiba mengambil satu Pucuk Senpi Rakitan jenis Revolver yang disimpannya di balik tumpukan baju. Dikarenakan membahayakan Keselamatan Petugas dan Masyarakat, maka petugas melakukan tindakan tegas terukur ke Arah Dada Tersangka sebelah Kiri sebanyak 2 Kali dengan terlebih dahulu memberikan Tembakan Peringatan sebanyak 3 Kali yang mengakibatkan tersangka meninggal dunia pada saat dalam perjalanan ke Rumah Sakit Dr.Soetomo Surabaya,"ujarnya.

Dalam kesempatan ini diamankan barang bukti1 sebagai berikut 100 (Seratus ) Kilo Gram Narkotika jenis Sabu, 4000 (Empat Ribu) Butir Pil Happy Five, 3 (Tiga) Timbangan Elektronik, Kartu Atm BCA, Senjata Api Rakitan, 3 (Tiga) bungkus Narkotika jenis Sabu berat 125 (Seratus Dua Puluh Lima) Gram, 1 (Satu) bungkus Narkotika jenis Sabu berat 26 (Dua Puluh Enam) Gram.

Pasal yang disangkakan kepada Tersangka BD DKK dan YK yaitu Pasal 114 Ayat (2) dan Pasal 112 Ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan Ancaman Hukuman minimal 5 (Lima) tahun Penjara dan maksimal 20 (Dua Puluh) tahun Penjara (Hukuman Mati). (Sam)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar