AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.I.K, M.M Melaunching Kampung Tangguh Semeru Di Desa Sukorejo Kecamatan Kebomas Gresik



GRESIK, suryaindonesianews.com
RW. 1 Desa Sukorejo Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, dilaunching sebagai Kampung Tangguh Semeru, sebagai Upaya Pencegahan Dini dan Memutus Mata Rantai Penularan Virus Covid-19 secara Mandiri. Serta menjadi salah satu contoh bagi Desa lain dan diharapkan mampu tangani segala situasi  Bertempat di Desa setempat, Program Kampung Tangguh yang diinisiasi Polri itu dilaunching oleh Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.I.K, M.M, hari Selasa sore (02/06/2020)

Hadir mendampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.I.K, M.M dalam kegiatan tersebut Kapolsek Kebomas Kompol Yulianto, S.H, M.Hum, Danramil 0817/07 Kebomas Kapten Kav Gatot Supriyono, Sekcam Kebomas Zainul Arifin, S.STP, Kasubbag Humas Polres Gresik AKP Bambang Angkasa, S.H,  dan Kepala Desa Sukorejo Fathur Rokhman

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.I.K, M.M dalam keterangannya mengatakan bahwa Kampung Tangguh memiliki manfaat yang luar biasa. Selain kesadaran masyarakat akan Kesehatan di Wilayahnya, Kampung Tangguh juga bermanfaat untuk Kesiap siagaan dalam hal lain.


"Semoga keberadaan Kampung Tangguh Semeru ini bisa berperan penting untuk ikut mencegah Penyebaran Covid-19 maupun kesiap siagaan dalam hal lain seperti Bencana Alam, Gangguan Kamtibmas. Serta membantu mengatasi Dampak Sosial yang timbul. Ke depannya Kampung Tangguh diharapkan mampu menyelesaikan berbagai bentuk Permasalahan Sosial yang timbul,"kata Kapolres Gresik.


Dalam Tinjauannya AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.I.K, M.M memastikan Protokol yang ada di Pintu Masuk Desa Sukorejo. Mulai dari penjagaan dengan perlengkapan seperti Thermo Gun, Penyemprotan Disinfektan, dan Penyediaan Hand Sanitizer. Selain itu Kapolres Gresik juga mengapresiasi Physical Distancing yang diterapkan.

RW. 1 Desa Sukorejo memang mempunyai kesadaran tinggi tentang Protokol Kesehatan. Contohnya, seluruh masyarakat Memakai Masker ketika beraktivitas di luar rumah. Serta tempat Cuci Tangan yang dilengkapi dengan Sabun di setiap depan rumah warga.

AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.I.K, M.M kemudian meninjau Rumah Isolasi dan Posko Kesehatan yang dijaga oleh Tim Kesehatan. Setelah itu, tempat Lumbung Pangan dan tempat menyimpan Sembako serta Dapur Umum.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.I.K, M.M menyampaikan, selaku Orang Baru di Wilayah Gresik, Ia meminta Dukungan kepada seluruh Masyarakat Gresik untuk menjalankan tugas selama di Kota Pudak.

“Dukungan dari masyarakat Sukorejo sudah kami rasakan pada sore ini,”ujar AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.I.K, M.M usai Melaunching Kampung Tangguh Semeru.

Karena kesadaran masyarakatnya yang cukup tinggi tentang pentingnya Protokal Kesehatan. Kampung tangguh Semeru ini sangat Efektif dalam mencegah Penyebaran Covid-19. Pihaknya berharap, desa yang lain juga mencontoh dan membentuk Kampung Tangguh.

“Target sebagai Pilot Project 49 (Empat Puluh Sembilan) Kampung Tanggung di Wilayah Gresik, akan menjadi Project Percontohan yang tersebar di 18 (Delapan Belas) Kecamatan. Dari jumlah tersebut setiap Kecamatan ada 3 (Tiga) Desa maupun Kelurahan yang akan dijadikan  Pilot Project  di Wilayah Hukum Polres Gresik. Kami akan terus mendorong agar setiap Desa menjadi Kampung Tangguh. Karena sangat Efektif mencegah penyebaran Covid-19,” pungkas Kapolres Gresik.

Dengan adanya Project tersebut, Masyarakat diminta menjadi Pelopor Penanganan Civid-19 Tingkat Desa. Mereka diminta Ketat menerapkan Protokol Kesehatan dan Mandiri dalam Penanganan Warga Terpapar.

Sementara itu, Kepala Desa Sukorejo, Fathur Rohman, menyampaikan semua Fasilitas Kampung Tangguh sudah tersedia. Protokol Kesehatan sudah terpenuhi hampir 100 Persen. Mulai Pembentukan Satgas, Lumbung Pangan, Dapur Umum, serta Posko Kesehatan.

“Bantuan untuk Warga kami Prioritaskan kepada yang paling membutuhkan,”ujar Fathur Rohman.

Kampung Tangguh Semeru terdapat Ketahanan Pangan dengan adanya Lumbung Pangan yang didapat dari Bantuan Sukarela dari Warga, Tenaga Medis juga Ruang Karantina atau Ruang Isolasi. Serta Mekanisme maupun SOP yang meliputi Keamanan, Buku Mutasi Keluar Masuk Warga, Buku Mutasi Perjalanan Warga, Buku Jaga dan Buku Tamu. (Sp)$
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar