PDAM Gresik Kebut Pembangunan Proyek Sistem Penyediaan Air Minum Bendung Gerak Sembayat, Agar Bisa Beroperasi Awal Tahun 2021


GRESIK, suryaindonesianews.com
Dewan Pengawas dan Direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Tirta Kabupaten Gresik berupaya agar Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bendung Gerak Sembayat (BGS) dapat beroparasi sesuai dengan target yang telah dicanangkan. Dengan demikian Cakupan Layanan Air Bersih yang didistribusikan oleh PDAM Giri Tirta Gresik akan semakin besar.

PDAM Giri Tirta Kabupaten Gresik bersama PT. PP Krakatau Tirta  (PPKT) melakukan Pemancangan Tiang Perdana untuk Pondasi Pompa Air Baku atau Intake, hari Minggu (26/04/2020). Sesuai Masterplan, Intake yang dibangun mampu menampung Air dari bengawan solo hingga 1.200 M3.

Direktur PT. PP Krakatau Tirta Industri (PPKT), Arijanto Trio Leksono mengatakan, Pemancangan Tiang perlu dilakukan dikarenakan lahan yang akan digunakan sebagai area Pembangunan Intake bertekstur lunak dan mudah bergeser. Hal itu tidak lepas dari riwayat lahan yang dulunya sebagai tambak.

“Kedalaman Pondasi Pancang ini hingga 23 Meter kedalam Tanah sehingga sangat kokoh,”kata pria yang akrab disapa Antok itu.

Dijelaskan, secara keseluruhan Progres Pembangunan Proyek
Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bendung Gerak Sembayat (BGS), saat ini sudah mencapai 30 Persen. Pekerjaan Pembangunan Instalasi Pengolah Air (IPA), Pembangunan Resevoar di Kecamatan Manyar, Pembangunan Intake dan Kegiatan Pipanisasi dilakukan secara Pararel.

“Kami optimis bulan Desember 2020, Proyek sudah selesai dan bulan Februari 2021 Air sudah bisa Mengalir ke Rumah Masyarakat,”tegas Arijanto Trio Leksono.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Giri Tirta Kabupaten Gresik, Siti Aminatus Zariyah, SE, berkomitmen untuk memberikan dukungan sekaligus mengawal Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bendung Gerak Sembayat (BGS), agar bisa rampung sesuai dengan target.

“Kalau ada Pembangunan yang sedikit lambat kami tidak segan untuk menegur. Tujuannya agar Proyek tidak Molor dan Air Segera Bisa Dinikmati oleh masyarakat,”kata Risa panggilan akrabnya.

Siti Aminatus Zariyah, SE, menuturkan, khusus untuk Kegiatan Pipanisasi dari Instalasi Pengolah Air (IPA), menuju Pertigaan Bungah sejauh 7,8 Kilometer saat ini sudah mencapai lebih dari 60 Persen. Pipa yang memiliki Diameter 1,1 Meter itu nantinya akan mendistribusikan air bersih hingga 1.000 Liter Perdetik.

Nantinya pada awal tahun 2021 jumlah air yang didistribusikan dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bendung Gerak Sembayat (BGS), mencapai 500 Liter Perdetik. Jumlah itu akan bertambah menjadi 750 Liter Perdetik pada tahun Kedua dan 1.000 liter perdetik ditahun Ketiga.

“Kita berdoa agar proyek berjalan lancar. Dengan demikian masyarakat yang ada di Kecamatan Bungah, Kecamatan Manyar, Kecamatan Gresik bisa segera menikmati air bersih,”pungkasnya.

Terpisah, Dewan Pengawas PDAM Giri Tirta Kabupaten Gresik Drs. Haris Irianto, M.M mohon Doa dan Dukungan semua Pihak yang utamanya Masyarakat agar Proyek yang saat ini tengah dikerjakan bisa berjalan Sesuai dengan Rencana.

“Jika proyek ini berjalan lancar, Insya Allah kekurangan Debit Air Baku di Kabupaten Gresik dapat segera terselesaikan,”tutur Drs. Haris Irianto, M.M. (Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar