Polres Gresik Berhasil Ungkap Penemuan Mayat Mr. X Di Exit Tol Kebomas Gresik KM. 16.400, Ini Motif Pembunuhannya


GRESIK, suryaindonesianews.com
Dalam kurun waktu Sebelas Hari, Tim Resmob Sat Reskrim Polres Gresik berhasil mengungkap Pelaku Pembunuhan terhadap Muhammad Mulia Alias Mad Mola (33 thn), Laki-Laki, Warga Dusun Kembang Timur, Desa Ketapang Timur, Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang Madura. Korban yang ditemukan di Selokan Exit Tol Kebomas Gresik KM. 16.400.

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, S.H, S.I.K, M.H, Didamping Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Panji Pratistha Wijaya, S.H, S.I.K, Kasubbag Humas Polres Gresik AKP Hasyim Ashari, S.H, Kanit Pidum IPDA Daniel Darusman, S.Tr, dan Paur Subbag Humas Polres Gresik IPDA Sri Maryani, S.Sos mengatakan, ini merupakan Kerja Keras Tim Resmob Sat Reskrim Polres Gresik berhasil Mengungkap dan Mengamankan Pelaku terkait dengan Penemuan mayat, di Selokan Exit Tol Kebomas Gresik KM. 16.400, atas nama Muhammad Mulia alias Mad Mola (33 thn), Laki-Laki, Warga Dusun Kembang Timur, Desa Ketapang Timur, Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang Madura. Sedangkan Pelakunya Tujuh orang. Saat Press Release di Halaman Mapolres Gresik, Jalan Basuki Rahmat No. 22, Bedilan, Kec. Gresik, Kab. Gresik, Jawa Timur, hari Kamis Siang (09/01/2020).

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, S.H, S.I.K, M.H menjelaskan, Kronoligis kejadian pada hari Sabtu, 28 Desember 2019 sekitar pukul 05.40 WIB bertempat di Lokasi antara Tol Kebomas dengan Tol Manyar di KM.16.400, Petugas Kepolisian mendapatkan Informasi dari Masyarakat bahwa telah ditemukan Mayat terkurap berisial Mr X (Laki-Laki) mengenakan Baju Kotak-Kotak warna Krem yang sudah terbuka dan memakai Sarung warna Hijau dengan kondisi lehernya terikat Tali Tampar warna Biru


"Alhamdulillah Kita bisa ungkap Kasus Pembunuhan yang mayatnya ditemukan di Selokan Exit Tol Kebomas Gresik KM 16.400. Dua orang Pelaku diantara Tujuh orang Pelaku berhasil diamankan Tim Resmob Satreskrim Polres Gresik dengan bekerjasama dengan Polres Sampang. Pada hari Selasa, tanggal 7 Januari 2020 Sekira pukul 01.00 WIB yang dilakukan Penangkapan terhadap Tersangka inisial Sugiyanto ditangkap di rumahnya Dusun Kembang Timur Desa Ketapang Timur, Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang Madura. Sedang Abdul Rochman ditangkap di Desa Waturejo Kecamatan Arut Selatan Kota Waringin Barat Kalimantan Tengah,"jelas AKBP Kusworo Wibowo, S.H, S.I.K, M H.

Sementara Lima orang Pelaku masih dalam DPO (Daftar Pencarian Orang) antara lain J sebagai Otak Pelaku, (Istrinya diselingkuhi oleh Korban Mad Mola), AW, M, MRBET dan MRBUT. Korban Mad Mola dengan Tujuh orang Pelaku masih ada Hubungan Kerabat.

Masih Kata AKBP Kusworo Wibowo, S.H, S.I.K, M H menjelaskan Pembunuhan yang dilakukan oleh Tujuh orang Pelaku ini bermotif Sakit Hati. Karena Korban Mad Mola ada Hubungan Asmara (Menjalin Hubungan Gelap) dengan Istri Tersangka J yang Masih DPO. Dari hubungan itu Istrinya sampai Hamil 5 Bulan.

Suaminya inisial J yang Bekerja sebagai TKI, akhirnya mengetahui hal tersebut dan memutuskan pulang Ke Kampung Halaman Sampang Madura. Pelaku berinisial J ini akhirnya mengajak Pertemuan dengan Enam orang Pelaku Lainnya,”ujar Kapolres Gresik

Dari hasil pertemuan itu, lanjut AKBP Kusworo Wibowo, S.H, S.I.K, M H muncul Inisiatif (Merencanakan) untuk melakukan Pembunuhan. Salah seorang Pelaku ditugaskan untuk membujuk Korban keluar dari Persembunyian, yang Kebetulan Kos di Wilayah Kabupaten Gresik.

“Korban lalu dijemput oleh Pelaku dengan Mobil Toyota Avanza warna Silver sampai di jalan Tol Manyar Gresik Korban Mad Mola diajak keluar, dari Mobil untuk pindah ke Mobil Toyota Avanza warna Hitam. Di situ ada J Suami dari Istri berinisial S yang duduk di samping Kanan Korban Mad Mola dan Empat orang Pelaku Lainnya,”ungkapnya.

Setelah diajak ngobrol, Korban Mad Mola lalu dijerat di bagian Lehernya, dengan menggunakan Tali Tambang berwarna Biru yang telah disiapkan sebelumnya. Begitu Korban diketahui sudah Tidak Bernyawa (Meninggal), para Pelaku lalu membuang Jasad Korban Mad Mola dibuang di Selokan Exit Tol Kebomas Gresik KM. 16.400.

“Pelaku inisial Sugiyanto bertugas untuk membujuk Korban Keluar dari Persembunyian. Sementara Abdul Rochman bertugas sebagai Sopir Mobil yang dipakai saat Eksekusi,”papar Kapolres Gresik.

Dari hasil penyelidikan, Korban Mad Mola ternyata diketahui berstatus sebagai Seorang Residivis Kasus Curanmor tahun 2017, dan DPO Kasus Narkoba di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Barang Bukti (BB) yang diamankan Satreskrim Polres Gresik antara lain 1 (satu) buah Baju Motif Kotak-kotak warna Krem, 1 (Satu) buah Sarung warna Hijau, 1 (Satu) Utas Tali Tampar warna Biru, 1 (Satu) buah Kantong Kain berisi Keris, Siung Gading, Kertas Bertuliskan Arab Gundul, 3 (Tiga) buah Batu Akik, Uang Logam, 1 (Satu) buah Handphone merk Samsung warna Putih Model Lipat, 1 (Satu) buah Handphone merk Oppo A1601 warna Putih, 1 (Satu) buah Handphone merk Nokia Type 1034 warna Putih, 1 (Satu) unit Mobil Toyota Avanza Tahun 2018 warna Abu-abu Metalik Nopol B 2903 UKN, 1 (Satu) unit Mobil Toyota Avanza Veloz Tahun 2012 warna Hitam Nopol M 1838 VK.

“Atas perbuatan tersebut maka tersangka akan dijerat Pasal 340 Subsider Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Dengan ancaman Hukuman Mati atau Seumur Hidup,”imbuh Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, S.H, S.I.K, M.H.

Saat ini, Resmob Sat Reskrim Polres Gresik masih terus memburu Lima orang Pelaku lain yang belum tertangkap, termasuk suami S berinisial J. (Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar