Kapolres Bersama Forkopimda Apel Kesiap Siagaan Penanggulangan Bencana Alam Hidro Meteorologi Kabupaten Gresik Guna Siaga Bencana



GRESIK, suryaindonesianews.com
Menghadapi pergantian musim dari Musim Kemarau ke Musim Hujan, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, S.H, S.I.K, M.H bersama Forkopimda Kabupaten Gresik mengecek Apel Kesiap Siagaan Bencana Alam Hidrometeorologi.

Apel yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Gresik, Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 245, Kembangan Gresik, hari Rabu (8/1/2020), dihadiri Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto, M.Si, Wakil Bupati Gresik  Dr. H. Moh. Qosim, Ketua DPRD Gresik H. Fandi Ahmad Yani, S.E, Aster Kasdam V Brawijaya KOLONEL Inf Singgih Pambudi Arinto, S.I.P,  Danrem 084/Bhaskara Jaya, KOLONEL Inf Sudaryanto, S.E, Dansat Brimob Polda Jatim, KOMBES Pol I Ketut Gede Wijatmiko, S.I.K, Kepala BPBD Jatim Dr. Ir. Heru Tjahjono, M.M, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, S.H, S.I K, M.H, Komandan Kodim Gresik LETKOL  Inf  Budi Handoko, S.Sos, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Heru Winoto, S.H, M.H, Ketua PN Kelas I A Gresik Fransiskus Arkadeus Ruwe, S.H, M.H serta Forkopimda Kabupaten Gresik.

Pada kesempatan Apel tersebut Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto, M.Si menyatakan Pemerintah Kabupaten Gresik sudah Memetakan Wilayah Potensi Bencana Banjir Kali Lamong yaitu di Wilayah Kecamatan Balongpanggang, Kecamatan Benjeng, Kecamatan Menganti dan Kecamatan Cerme. Sedangkan di perbatasan Kali Surabaya ada Wilayah Kecamatan Wringinanom dan Kecamatan Driyorejo.

"Meski semalam masih ada Genangan Air, tapi pagi ini sesuai laporan masing-masing Camat, untuk Wilayah Balongpanggang air sudah surut. Wilayah Cerme Genangan Air masih ada di Morowudi dan Iker-Iker Geger. Wilayah Benjeng Genangan air ada di Desa Delik Sumber sedangkan Jalan Raya Sudah Surut. Ketinggian Air 10 Cm sampai 20 Cm,"kata Bupati Sambari.

Orang Nomor Satu di Gresik juga menjelaskan, Wilayah Gresik yang dilalui Kali Lamong sepanjang 50,7 Kilometer. Untuk Normalisasi Kali Lamong, kita harus membebaskan Tanah sekitar 500 Hektar lebih. Perkiraan biaya Pembebasan Tanah tersebut sekitar Rp. 594 Miliar.

Mengenai diterimanya Surat dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait Bencana Banjir. Ada Lima Hal yang ditanyakan Menter Dalam Negeri yaitu Pendirian Posko Kesiap Siagaan, Menyiap Siagakan Instansi dan Koordinasi dengan TNI- Polri, Menyiapkan Sarana Prasarana, Mengalokasikan Belanja Tak Terduga untuk Bencana dan Menyebar Luaskan Informasi Potensi Bencana yang dirilis BMKG kepada Masyarakat.

“Terkait Surat Menteri Dalam Negeri tersebut. Kami tak hanya sekedar menjawab tapi sudah kami laksanakan Sejak Awal,”ungkapnya.

Ditemui usai apel kesiapan Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, S.H, S.I K, M.H menerangkan Curah Hujan yang cukup tinggi di Wilayah Kabupaten Gresik menjadi perhatian Khusus Polres Gresik.

"Kami bersama Instansi terkait sudah menggelar Sosialisasi Penanggulangan Bencana Banjir, Kita siapkan Ban Dalam Mobil untuk Pelampung, Tiang Pancang Jalur Evakuasi (Pembatas Antara Parit dan Jalan) pada Wilayah Rawan Banjir di Kabupaten Gresik yakni Kecamatan Cerme, Kecamatan Benjeng dan Balongpanggang,"kata Kapolres Gresik. (Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar