Wakil Bupati Gresik Melaunching Program Kampung Pudak Ayu


GRESIK, suryaindonesianews.com
Bersama Wakil Bupati Gresik Dr. H. Mohammad Qosim, M.Si dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik Hj. Maria Ulfa Sambari, Staf Komjen Amerika Serikat Theodore E. Kulongoski melaunching Program ‘Kampung Pudak Ayu’. Kegiatan ini berlangsung di Tugu Perumahan Bakti Pertiwi Wetan Wilayah Kelurahan Sidokumpul Gresik hari Selasa pagi (05/11/2019), 08.00 WIB

Program ini merupakan Layanan Lumpur Tinja terjadwal hasil Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Gresik dengan USAID Indonesia Urban Water And Sanitation dan Hygiene 'Penyehat Lingkungan Untuk Semua' (IUWASH PLUS) serta beberapa Pihak Terkait.

Program “Kampung Pudak Ayu” yaitu Penyedotan Kakus untuk Dasa Wisma secara Kolektif, Aman dan Kontinyu, dimana Penyedotannya dilakukan secara Kolektif dan Terjadwal. Program ini dilaksanakan pada setiap Dasa Wisma dengan berbagai Kemudahan yaitu Pembayarannya bisa diangsur atau Patungan dalam Satu Kali Penyedotan.

Wakil Bupati Gresik Dr. H. Mohammad Qosim, M.Si dalam sambutannya mengatakan Senang dengan Semangat masyarakat Kelurahan Sidokumpul yang sangat Antusias dengan Program ini.

“Saat ini kita laksanakan adalah bagian dari Kepedulian kita pada Lingkungan dan Kebersihan. Kegiatan ini Semata untuk Menjaga tersedianya Air Bersih dan Satitasi yang Aman.  Hal ini merupakan Bagian dari Ibadah, karena Kebersihan sebagian dari Iman."tandas Wabup Moh. Qosim.

Harapan kedepan, dengan terbentuknya Kampung Pudak Ayu. Tidak hanya masalah Lumpur Tinja saja yang akan ditangani, namun dapat Membantu Masyarakat dalam menyelesaikan Permasalahan Air Bersih, Sampah, System Drainase, maupun Pengembangan Usaha Mikro di Dasa Wisma.

Launching Kampung Pudak Ayu ditandai dengan Penekanan Tombol Sirine oleh Wabup Moh. Qosim dan beberapa Undangan yang lain. Selanjutnya Wakil Bupati Gresik Dr. H. Mohammad Qosim, M.Si membuka Kran pada Mobil Truk Tangki Penyedotan Lumpur Tinja dan melakukan Penyedotan Ke lubang Septik Tank menandai dimulainya Program ini.


Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang,
Ir. Gunawan Setijadi, MM mengatakan Pengelolaan Tinja di Kabupaten Gresik dilaksanakan oleh UPT Pengelolaan Limbah Cair Domestik (PLCD) Dinas PUTR. Program ini sebagai Tindak Lanjut dan melengkapi Program Aplikasi Go Ploong yang telah Mendunia.

Menurut Ir. Gunawan Setijadi, MM, Pihaknya saat ini memiliki 1 Unit Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di Betoyo Guci Manyar dengan Kapasitas 45 M3/Hari, 2 Truk Tangki Armada Sedot Tinja (Kapasitas 3 M3 dan 4 M3). 134 Unit IPAL Skala Permukiman (5.182 Sambungan Rumah). 589 Tangki Septik (775 Sambungan Rumah).


“Setelah kami Sensus pada 2000 Rumah, yang berminat menjadi Pelanggan 934 Rumah. Kami bekerja sama dengan PKK dan Dasa Wisma ditingkat Desa, karena penyedotan yang kami lakukan secara Kolektif dan Terjadwal untuk setiap Dasa Wisma. Misalnya dalam setiap 3 Tahun kami Menyedot Tinja untuk Satu Dasa Wisma. Pembayarannya bisa Diangsur atau Patungan dengan Biaya yang sangat Ringan,"ungkap Ir. Gunawan Setijadi, MM,

Sebagai Percontohan di Kelurahan Sidokumpul RW.06 dan RW.03 memiliki 27 Dasa Wisma dan saat ini telah terbentuk 27 Kampung Pudak Ayu dengan beranggotakan sebanyak 428 Rumah. Dasa Wisma akan memperoleh SK dari Kepala Desa/Lurah untuk menjadi Kampung Pudak Ayu dan kemudian akan diregistrasi di Dinas PUTR untuk mendapatkan Sertifikat layanan Lumpur Tinja.

Peluncuran Program Pudak ayu ini banyak mendapat Perhatian dari berbagai Institusi. Tampak hadir Perwakilan USAID Indonesia, USAID IUWASH PLUS Alifah Lestari, Perwakilan dari PPLP Kementrian PU dan Perumahan Rakyat Perwakilan Balai Praswil, Bappeda, Dinas Perkim Provinsi Jawa Timur, Perwakilan AUSAID PAO sAIIG Indonesia, dan beberapa Kepala OPD Pemkab Gresik. (Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar