Polres Gresik Bongkar Prostitusi Online Yang Melibatkan Suami Istri


GRESIK, suryaindonesianews.com
Satreskrim Polres Gresik mengungkap Jaringan  Manusia dengan Modus Prostitusi Online di Perumahan Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Dalam pengungkapan itu, Polisi menciduk Dua Orang Muncikari sebagai tersangka, yakni berinisial BS (40 thn), Laki-Laki, Warga Perum Kec. Menganti, Kab. Gresik dan AS (39 thn) Perempuan, Warga Jalan Bratang Binangun Surabaya (Perum Kec. Menganti, Kab. Gresik).

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, S.H, S.I.K, M.H didampingi AKP Panji Pratistha Wijaya, S.H, S.I.K dan Kasubbag Humas Polres Gresik AKP Hasyim Ashari, S.H mengungkapkan terbongkarnya Kasus Prostitusi Online di Perumahan Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik, karena Informasi Warga masyarakat yang Resah dengan ulah Pelaku bahwa di Area Perumahan tersebut sering dipakai untuk Praktek Prostitusi

Kedua Mucikari ini memasarkan Perempuan antara umur 30 tahun sampai umur 35 tahun kepada Pelanggannya melalui Whatsapp (WA), dengan mengirim Foto PSK ke Pelanggan. Selain menawarkan PSK, Pelaku juga menyediakan kamar dirumahnya untuk Pelanggan sebagai tempat Prostitusi memuaskan Nafsu. PSK yang diperkerjakan sebanyak 3 (Tiga) Orang dengan Status Janda, "ujar AKBP Kusworo Wibowo, S.H, S.I.K, M.H, di Mapolres Gresik, Jalan Basuki Rahmat No. 22 Bedilan Kec. Gresik, Kab. Gresik, hari Selasa pagi (19/11/2019), pukul 10.00 WIB.

Tarif sekali kencan Rp. 400.000,- (Empat Ratus Ribu Rupiah), buat PSKnya Rp. 300.000,- (Tiga Ratus Ribu Rupiah), sedang sisanya buat Mucikarinya Rp. 100.000,- (Seratus Ribu Rupiah). Omset Tersangka dari Prostitusi Online dalam sebulan sebesar Rp. 1.000.000,- (Satu Juta Rupiah),"jelas Kapolres Gresik

Dari Penggerebekan tempat Prostitusi Online tersebut Satreskrim Polres Gresik berhasil
menangkap pada hari Kamis tanggal 14 Nopember 2019, sekitar pukul 16.45 WIB serta mengamankan ATK (37 thn), Perempuan sebagai Korban, Warga Sukomanunggal Surabaya, SWK (39 thn), Laki-Laki sebagai Pelanggan (Saksi), Warga Kec. Driyorejo, Kab. Gresik serta Suami Istri(Pasutri yang bertindak sebagai Mucikari BS (40 thn) dan AS (39 thn) berada didalam rumahnya Perum Kec. Menganti, Kab. Gresik.

Saat penangkapan, Sat Reskrim Polres Gresik mengamankan Kedua Pelaku (BS dan AS), serta menyita sejumlah Barang Bukti, antara lain :
• 1 (Satu) buah Handphone OPPO A7 warna Biru
• 1 (Satu) buah. Handphone OPPO A3S warna Merah
• 1 (Satu) buah Sprei/ Sarung Kasur.
• 10 (Sepuluh) buah Tissue.
• Uang Tunai sejumlah Rp. 400.000,- (Empat Ratus Rupiah).

Dalam kasus ini, Pelaku dikenakan Pasal 296 KHUPidana : "Barang siapa yang pencahariannya atau kebiasaannya yaitu dengan sengaja mengadakan atau memudahkan perbuatan cabul dengan orang lain dengan Pidana Penjara paling lama 1 (Satu) tahun 4 (Empat) bulan".

Pasal 506 KUHPidana : "Barang siapa sebagai Mucikali mengambil Untung dari Pelacuran Perempuan dengan Penjara paling lama 1 (Satu) tahun". (Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar