WAKIL BUPATI GRESIK BERSAMA BEA CUKAI MUSNAHKAN RIBUAN BARANG ILEGAL


GRESIK, suryaindonesianews.com
Tidak kurang dari 67 Ribu batang Rokok, 118 Liquid Vape, 787 botol Minuman mengandung etil Alkohol dimusnahkan di halaman Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Type Madya Pabean B Gresik (KPPBC TMP B), Jalan Jaksa Agung Suprapto No. 61, Ngipik, Sidokumpul, Kec. Gresik, Kab. Gresik, Jawa Timur, hari Selasa (15/10/2019).


Tak hanya itu, berbagai jenis Obat-Obatan Kadaluwarsa juga tak Luput dari Pemusnahan. Barang-barang yang dimusnhkan itu didapati tanpa dilekati Pita Cukai dan ada juga yang menggunakan Pita Cukai Palsu hingga dinilai Merugikan Negara.

Setelah dilakukan penindakan hingga proses Persetujuan Pemusnahan, kemudian berbagai barang itu dimusnahkan yang dilakukan bersama-sama oleh Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur, Muhammad Purwantoro bersama Kepala KPPBC TMP B Gresik, Bier Budi Kismulyanto, Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim, M.Si, Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf. Suwanto. dan Kapolsek Gresik Kota AKP. Inggit Prasetyanto SH

Dalam keterangannya, Kepala KPPBC TMP B Gresik, Bier Budi Kismulyanto, mengungkapkan bahwa barang yang dimusnahkan itu merupakan Hasil Penindakan yang dilakukan sejak bulan Juli 2018 hingga bulan Juni 2019.

"Kami melakukan penindakan diberbagai tempat di Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Gresik yang merupakan Wilayah Pengawasan KPPBC TMP B Gresik. Hasilnya ada Ribuan Batang Rokok, Ratusan Liter minuman Beralkohol yang tanpa menggunakan Pita Cukai dan ada yang menggunakan Pita Cukai Palsu,"ungkapnya.

Kepala KPPBC TMP B Gresik, Bier Budi Kismulyanto, menjelaskan, perkiraan barang yang dimusnahkan itu senilai Kurang Lebih Rp. 121 Juta Rupiah. Dari barang-barang tersebut, Negara juga mengalami Kerugian Senilai Rp. 79 Juta Rupiah.

Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim, M.Si mengatakan, Pemusnahan terhadap hasil penindakan yabg telah disetujui oleh Kementerian Keuangan melalui Prosedur dan mekanisme yang berlaku ini sangat perlu dilakukan. Sebab menurutnya, guna memberantas perbuatan Melanggar Undang-Undang terkait dengan Kepabeanan dan Cukai.

"Kegiatan-kegiatan yang melanggar itu tentunya berakibat pada Kerugian Materiil dan Imateriil bagi Masyarakat dan juga Negara,"kata Wabup Moh. Qosim.

Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim, M.Si menilai, Kegiatan Pemusnahan yang dilakukan adalah bentuk Transparansi pelaksanaan Tugas dan Fungsi Bea Cukai khususnya bidang penindakan. Dengan keberhasilanna dalam mencegah beredarnya barang-barang Ilegal ini, diharapkan memberi Efek Jera kepada Pelaku sehingga nantinya dapat mengikuti aturan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Untuk itu, saya menyampaikan Apresiasi dan terima kasih karena telah melaksanakan kegiatan pemusnahan dan juga telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga Keamanan dan Ketertiban pemasukan dan peredara Barang Ilegal,"tutur Wabup Moh. Qosim. (Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar