Ditresnarkoba Polda Jatim Musnahkan Barang Bukti Hasil Tangkapan Selama Bulan September-Oktober 2019


SURABAYA, suryaindonesianews.com
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur memusnahkan 11 Kilogram Narkoba jenis Sabu yang merupakan Barang Bukti hasil Pengungkapan Kasus Peredaran Gelap Narkoba. Dirresnarkoba Polda Jatim, KOMBES Pol Drs. Sentosa Ginting Manik mengungkapkan, Sabu yang dimusnahkan tersebut merupakan Barang Bukti Pengungkapan Bandar Narkoba Jaringan Malaysia.dan Jaringan Sokobanah Madura.

Hadir dalam Pemusnahan, diantaranya Perwakilan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim; Pengadilan Negeri (PN) Surabaya; Kodam V Brawijaya dan Bea Cukai.

Pemusnahan 11 Kilogram Sabu-Sabu dan 274000 butir Pil Double L atau Pil Koplo ini menggunakan Alat Pemusnah Incinerator milik Badan Narkotika Nasional (BNNP) Provinsi Jawa Timur.

Barang bukti tersebut diamankan dari Tersangka yang ditangkap di Jakarta dan di Pontianak, Kalimantan Barat saat hendak dibawa ke Jawa Timur untuk dijual. Jaringan ini,"kata KOMBES Pol Drs. Sentosa Ginting Manik merupakan Jaringan Lama yang memang sudah diburu Polda Jatim. Adapun Kasusnya akan segera diserahkan ke Kejaksaan.

"Pengembangan Kasus lama, barang tetap dari Malaysia lewat Jakarta, itu yang pertama. Yang kedua yang 11 Kilogram ini juga barang dari Malaysia kita tangkap di Pontianak. Sekarang Kasusnya sudah P21 tinggal 5 (Lima) hari lagi kita serahkan ke Kejaksaan," kata KOMBES Pol Drs. Sentosa Ginting Manik di Mapolda Jatim, Surabaya, hari Rabu pagi (23/10/2019), pukul 08.00 WIB

"Tiga Pelaku pemilik Narkoba yaitu Pelaku Pertama bernama NAHN alias A asal Kec.Menganti Kab. Gresik, dan diamankan Ditresnarkoba Polda Jatim dirumahnya jalan Gajah Mada Propinsi Pontianak pada tanggal 26 Juli 2019 lalu, Barang Bukti dari Pelaku berupa 48 Galon Cat dengan tutup warna Biru Yang didalamnya berisi Cat dan narkoba jenis Sabu dengan Berat Kotor seluruhnya 11.130 Gram.

Pelaku kedua bernama MM bin IS asal Kec. Bareng Kab. Jombang yang Kos di jalan Tanjung Sari Surabaya, dan diamankan Ditresnarkoba Polda Jatim di rumah kosnya tanggal 30 September 2019. Barang Bukti dari Pelaku berupa Sabu seberat 12,4 Gram dan 274000 butir pil koplo Doble L dan 1 unit timbangan dan Hp.

Pelaku ketiga bernama,BM, PNS warga Kec.Takeran Kab. Magetan,BM diamankan Ditresnarkoba Polda Jatim di sekitar persawahan setempat. Barang Bukti dari Pelaku berupa 1(Satu) bungkus Plastik klip berisi Narkoba jenis Sabu seberat 690 Gram, dan 1 HP.

KOMBES Pol Drs. Sentosa Ginting Manik menduga jaringan yang diungkap tersebut, masih berkaitan dengan Jaringan yang ada Sokobanah, Madura karena menggunakan Modus yang sama, yakni memasukkan Sabu ke dalam Kaleng Cat. Selain itu, target pengirimannya juga di Wilayah Jawa Timur.

Masih kata Dirresnarkoba Polda, Pihaknya mengaku Jaringan ini masih sama yakni Jaringan Sokobanah Madura. Karena modusnya yang digunakan tetap sama yakni memasukkan Sabu menggunakan Galon Cat untuk yang Pertama, serta Pengiriman di Wilayah Jawa Timur. Kemudian yang kedua itu 11 Kilogram Sabu disembunyikan di Galon Cat, cuman yang Kedua modusnya Murni Galon Cat yang sudah dikasih Lakban semua. Tapi modusnya masih tetap sama,"ujar Dirresnarkoba Polda

"Pihaknya mengaku akan terus mengembangkan hasil Ungkap Kasus Narkoba yang ditangani Ditresnarkoba Polda Jatim. Begitu juga dengan Polres jajaran,
KOMBES Pol Drs. Sentosa Ginting Manik meminta untuk mengembangkan Kasus Narkoba hasil Tangkapan maupun Hasil Ungkap anggota jajaran.

“Kami selalu mengembangkan hasil ungkap dari anggota jajajaran. Tujuannya untuk mencari jaringan-jaringan Narkoba yang menjadikan Wilayah Jawa Timur sebagai Sasaran Peredaran. Kami akan kembangkan kasus-kasus ini,”tegasnya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, Ketiga Tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2005 tentang Narkotika. Serta menjalani penahanan di Penjara Mapolda Jatim. (Sam)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar