Polda Jatim Menggelar Do'a Bersama Membaca Asmaul Husna Dan Istighosah Kubro Dalam HUT Polwan Ke-71 Tahun 2019


SURABAYA, suryaindonesianews.com
Dalam Peringatan HUT Polwan Ke-71 tahun 2019 di Jawa Timur berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya Hari Jadi Polwan diperingati dengan Kegiatan Do'a bersama membaca Asmaul Husna dan Istighosah Kubro yang berlangsung di Lapangan Upacara Mapolda Jatim, Jalan Jend. Ahmad Yani No. 116 Surabaya, hari Minggu pagi (01/09/2019), pukul 07.00 WIB.

Kegiatan Do'a bersama membaca Asmaul Husna dan Istighosah Kubro yang dipimpin oleh Hj. Khofida dari Sidoarjo itu mengambil Tema Polwan Polda Jatim Siap Jogo Jawa Timur, mewujudkan SDM Unggul Indonesia Maju. (Sebelumnya dilaksanakan Sholat Subuh Berjama'ah). Istimewanya Kegiatan tersebut diisi dengan Ceramah Agama oleh Gubernur Jatim Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si.

Hadir dalam giat tersebut Gubernur Jatim Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si, Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M.Si, Waka Polda Jatim Brigjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH, serta Para Pejabat Utama Polda Jatim.

Kegiatan Do'a bersama membaca Asmaul Husna dan Istighosah Kubro diikuti 3500 (Tiga Ribu Lima Ratus) Orang yang terdiri dari Polwan se-Jatim beserta Kowad, Kowal, Wara, Bhayangkari Muslimat dan Fatayat NU serta Mahasiswa beberapa Penguruan Tinggi, dan Undangan lainnya. Orang Nomor Satu di Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si menyampaikan makna penting dari Peringatan Satu Muharram yang Kebetulan jatuh pada 1 September bersamaan dengan HUT Polwan Ke-71. Satu Muharram yang jatuh pada 1 Septembet sebagai HUT Polwan merupakan Momen Perjuangan untuk Mengangkat Harkat Kemanusiaan, agar Hijrah dari yang tertinggal menjadi berkemajuan, yang miskin menjadi Sejahtera yang Kurang Terdidik menjadi Cerdas yang masih Kurang Produktif menjadi Produktif yang berpecah belah menjadi Bersatu dan seterusnya.

Gubernur Jatim Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si dalam ceramahnya mengatakan bahwa Peringatan HUT Ke-71 Polwan kali ini Momentumnya pas dengan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriah. Penanggalan tahun Hijriah tersebut menggunakan Filosofi Dasar Perjuangan
Rasulullah Muhammad SAW, Hijrah dari Kota Mekkah Ke Madinah.

"Bagaimana kita Berjuang dari  Ketertinggalan menjadi Berkemajuan, dari yang Miskin menjadi Sejahtera dan dari yang Kurang Terdidik menjadi Tercerdaskan. Saya  berharap Polwan Jawa Timur menjadi terdepan dalam Manifestasi  Polwan Promoter, Polwan yang Profesional, Modern dan terpercaya. Begitu pula Wanita TNI baik KOWAD, KOWAL maupun WARA serta Elemen Perempuan lainnya saya mengajak bersatu untuk  wujudkan Jawa Timur Guyub Rukun, Unggul, Maju dan sejahtera,”kata Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si.

Dalam suasana Kebersamaan, Ia mengajak kembali untuk merefleksikan Aspek ke-Indonesiaan, Refleksi Kebersamaan sebagai Bangsa Besar yang punya banyak Suku, Bahasa, Adat Istidat, dan beragam Agama. Hal itu juga bisa menjadi Momentum pentingnya Memahami Keberagaman di Indonesia. Refleksi tersebut hendaknya bisa meneladani Rasulullah Muhammad SAW saat memimpin Madinah,  Masyarakat Hidup Harmoni dalam Keberagaman.

“Kita bangun kebersamaan  sebagaimana Rasulullah
Muhammad SAW membangun Kota Madinah. Dalam berbagai Keberagaman, Rasulullah Muhammad SAW memimpin Kota Madinah dalam suasana Harmonis, Toleransi yang baik, Moderasi yang terbangun diantara seluruh masyarakat yang dipimpinnya,”imbuh Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si.

Harapan Gubernur Jatim Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si di Moment HUT Polwan yang Ke-71 ini, Polwan menjadi Inisiator di Lini terdepan sebagai Promoter yang Profesional, Modern dan Terpercaya.

Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M,Si menambahkan, bahwa Peringatan HUT Polwan yang Ke-71, di Jawa Timur dilaksanakan Istighosah Kubro, Kami Berdoa karena melihat-melihat Situasi terjadi saat ini. Sekaligus dalam HUT Polwan ini dikumpulkan 2350 (Dua Ribu Tiga Ratus Lima Puluh) Polwan se-Jawa Timur,"katanya

“Baru kali ini mengumpulkan Polwan se-Jatim untuk diajak Do'a Bersama. Bahkan Fatayat dan Muslimat juga ikut hadir dalam Do'a Asmaul Husna dan Istighosah Kubro. Serta Dipersilakan Ibu Gubernur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si untuk memberikan Tauziah kepada Para Polwan,”ujarnya.

Dijelaskan, semua yang hadir dalam Peringatan HUT Polwan Ke-71 tahun 2019 di Jawa Timur juga Mendoakan Kondisi Bangsa dan Negara Indonesia. Diwaktu yang sama ini juga bersamaan digelar Kegiatan Gerakan Jawa Timur Cinta Papua dengan menggandeng Elemen Masyarakat Papua

"Bersamaan itu juga Kami menggelar Budaya Papua yang mana seluruh Masyarakat atau Warga Papua yang sedang mengikuti Pendidikan dan Bekerja berkumpul bersama di Monumen Perjuangan Polisi Republik Indonesia, Jalan Polisi Istimewa, Keputran, Kec. Tegalsari, Kota Surabaya. Mereka menggelar Budaya Papua bersama Masyarakat Jawa Timur,"ujar Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M,Si.

“Hal Ini sebagai upaya menunjukkan bagaimana saudara-saudara kita dari Papua di sini betul-betul merasa Nyaman, bisa mengikuti Pendidikan dan bisa mengikuti kegiatan-kegiatan seperti biasa.

Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M,Si berharap Kegiatan ini biar bisa dilihat langsung oleh semua Masyarakat Papua yang ada dimanapun juga. Kita menunjukan tidak ada masalah di Jawa Timur. Dia menegaskan Informasi Pengusiran Masyarakat Papua di Jawa Timur tidak benar dan bisa dilihat jika Masyarakat Papua Aman di Jawa Timur. Mudah-mudahan juga di kota-kota lain tidak ada masalah,”jelas Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M,Si. (Sam)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar