Polda Jatim Lakukan Pencekalan Akses Veronica


SURABAYA, suryaindonesianews.com
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M.Si dengan didampingi Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, SIK, SH, M.hum, Kabid Propam Polda Jatim, Kombes Pol Hendra Wirawan, SH, SIK, MH dan Wadir Reskrimsus Polda Jatim.AKBP Arman Asmara Syarifuddin, SH, SIK, MH menggelar Press Conference dengan Para Awak Media terkait Perkembangan Kasus Konten Provokasi di Wisma Mahasiswa Papua, Jalan Kalasan No. 10 Pacar Keling, Kec. Tambaksari Surabaya Jawa Timur, bertempat di Lobby Lantai 1 Gedung Tribrata Mapolda Jatim, hari Sabtu (07/09/2019), pukul 11.30 WIB

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M.Si menyampaikan Perkembangan Tersangka Kasus Mahasiswa Papua di Kalasan Surabaya dan minta Bantuan kepada Pihak Dirjen Perhubungab Imigrasi untuk mencabut dan mencekal Tersangka Veronica Koman, ini merupakan salah satu daripada Pelaku Utama yang bergerak di Media Sosial dengan cara menyebarkan Provokasi dan Ujaran Kebencian terkait Konten Hoax di Wisma Kalasan yang kemudian postingan tersebut disebarkan ke Luar Negeri. Veronica Koman masih berada di Luar Negeri.

Dalam keterangan yang disampaikan, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M.Si menjelaskan bahwa Polda Jatim telah melayangkan Surat Pemanggilan sebagai Tersangka ke 2 (Dua) Alamat Tinggal Veronica Koman di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan.

Selanjutnya Polda Jatim dengan menggandeng Divisi Hubungan Internasional (Div Hubinter), Mabes Polri, BIN, Interpol dan Instansi lainnya. Kami akan terus memburu Tersangka Veronika Koman, karena Terdeteksi yang bersangkutan sedang berada di Luar Negeri. bersama Suaminya,"ungkap Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M.Si

"Kami juga berkoordinasi dengan Tim Siber Bareskrim dan Badan Intelijen Negara. Karena tersangka ini menjadi Target Utama di Jawa Timur. Bisa mengungkap terkait Kasus yang ada di Wisma Kalasan Surabaya,"kata Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M.Si.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M.Si menambahkan saat ini Pihaknya masih mengupayakan pendekatan dengan Pihak Keluarga Veronica Koman. Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M.Si berharap, peran orang tua bisa membuat Veronica Koman pulang ke Indonesia untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Minggu Depan akan kita lakukan DPO Veronica Koman. Karena Kita masih berusaha untuk melakukan Pendekatan dengan Pihak Keluarganya,"ungkapnya.

Sedangkan Veronica Koman sendiri sekarang tinggal di Luar Negeri bersama suaminya yang juga Penggiat LSM yang merupakan Warga Negara Asing,”katanya.

Hasil pengembangan penyelidikan Siber Polda Jatim telah berhasil melacak Dua Nomor Rekening Veronica Koman yang ada di Indonesia dan Luar Negeri.

"Kami sudah bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri dan Imigrasi terkait dengan Rekening tersebut, karena yang bersangkutan mendapat Beasiswa dari Negara kita dan Sekolah mengambil S2 bidang Hukum,"jelasnya

Proses hukum terhadap Veronica Koman ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan pekerjaan atau kegiatannya sebagai aktivis. Ini merespon komentar salah satu LSM terkait Penetapan Tersangka Veronica Koman. Mereka menilai keputusan Polda Jatim ini sebagai Kriminalisasi Kemerdekaan Berpendapat.

"Proses Hukum. Veronica Koman melakukan perbuatan yang Melanggar Hukum. Jadi apapun, Veronica Koman harus bertanggung jawab. Jangan dikait-kaitkan dengan apa yang selama ini dengan Posisi Pekerjaan atau Kegiatannya,"ujarnya

"Semua orang yang membuka medsos atau membuka akunnya (Veronica, Koman. red) tahu persis bagaimana aktifnya. Bagaimana memberitakan tidak sesuai dengan kenyataan. Saya rasa para rekan-rekan Media tahu dan Paham persis dengan apa yang terjadi dan yang ditulis Veronica Koman itu sangat berbeda,"jelasnya.

Sebagai Tersangka Polisi telah menjerat Veronica Koman dengan Pasal Berlapis, yakni UU ITE, KUHP Pasal 160, kemudian UU 1 Tahun 1946, dan UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Suku, Etnis dan Ras. (Sam)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar