Ditreskrimum Polda Jatim Tangkap Tiga Tersangka Pembunuhan Ribut Sales Motor Di Pasuruan


SURABAYA, suryaindonesianews com
Sub Direktorat III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Berhasil Ungkap Pembunuhan Koban Ribut Setiawan (32 thn), Seorang Sales Motor dengan Tersangka  Jumadi, Sugiyanto dan Hariyanto, di Wilayah Hukum Polres Pasuruan.

Korban adalah Warga Dusun Lebaksari RT. 04 RW. 01 Desa Dayurejo Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan. Sebagai tersangka antara lain Jumadi (36 thn) Warga Dusun Rawi Barat Desa Ambal Ambil Kec. Kejayan Kab. Pasuruan, Sugiyanto (43 thn) Warga Dusun Sapulante Desa Sapulante Kec. Pasrepan Kab. Pasuruan, dan Hariyanto (39 thn) Warga Dusun Rawi Timur Desa Ambal Ambil Kec. Kejayan Kab. Pasuruan.


Pada tanggal 16 September 2019 Lalu hari Senin Korban Ribut Setiawan ditemukan tewas telungkup dengan Leher dan Tangan terikat tali tampar, serta Kaki terikat Jaket, Di Area Pertambangan PT. Etika, Desa Ambal Ambil kec. Kejayan Kab. Pasuruan.

"Jumadi merupakan Inisiator, Sugiyanto sebagai Eksekutor dan Hariyanto sebagai membuang mayat korban dari Kasus Ribut Setiawan. Para Tersangka ini membawa Korban Ribut Setiawa  dengan menyekap dengan diikat lalu Dianiaya,"kata Direktur Ditreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, SIK, SH, M.Hum, didampingi Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Leonard M Sinambela, SH, SIK, MH bertempat Di Halaman Ditreskrimum Polda Jatim, hari Minggu (29/09/2019)

Tersangka ada 7 (Tujuh) orang, Kami baru bisa menangkap 3 (Tiga) Orang Tersangka, sedang 4 (Empat) Tersangka masih DPO. Kami berpesan segera menyerahkan diri karena kalian tidak bisa sembunyi dari Masalah ini,"ujar Direktur Ditreskrimum Polda Jatim.

Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, SIK, SH, M.Hum, menjelaskan 4 (Empat) Tersangka masih DPO (Buron) yaitu Romli, Arifin alias Ipin, Farhan alias Ferri dan Syaiful. Mereka Kelompok yang Saling Kenal.

Kasus ini bermula dari Temuan Mayat lelaki Tanpa Identitas di Wilayah Kabupaten Pasuruan. Selesai ditelusuri Polisi mengungkap Tersangka Jumadi sebagai Otak Pembunuhan.

Menurut Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, SIK, SH, M.Hum, dari pengakuan Tersangka Pembunuhan ini bermula saat Tersangka Jumadi dimintai bantuan Tersangka Syaiful untuk menebus Sepeda Motor Yamaha Vixion yang telah digadaikan ke seseorang bernama Ayu. Tidak menunggu waktu lama Jumadi mengajak Hariyanto, Sugiyanto, Romli, Arifin, dan Ferri untuk menebusnya. Peristiwa Tragis ini terjadi pada hari Minggu tanggal 15 September 2019, sekitar pukul 13.00 WIB,"ungkapnya

Dengan mengendarai Mobil Kijang warna Biru bernopol N 1510 EU, Jumadi dan Lima Orang temannya (Hariyanto, Sugiyanto, Romli, Arifin, dan Ferri) menelpon Korban Ribut Setiawan. Karena Korban ini mengaku tahu alamat Rumah Ayu, yang diduga membawa sepeda motor Yamaha Vixion Gadai milik Tersangka Syaiful

Dalam perjalanan Korban Ribut Setiawan tidak dapat menunjukkan lokasi rumah Sepeda Motor Yamaha Vixion yang digadaikan oleh Tersangka Syaiful. Jumadi dan yang lainnya merasa dibohongi oleh Korban Ribut Setiawan. Jumadi langsung mengikat tangan Korban Ribut Setiawan saat itu. Syaiful bersama Enam Tersangka lainnya menganiaya Korban didalam Mobil Kijang warna Biru dengan menggunakan Kunci Pembuka Ban. Tidak hanya itu Leher Korban juga dijerat dengan tali hingga Meninggal Dunia

Dari hasil Otopsi, Korban Ribut Setiawan mengalami luka disekujur tubuh serta Lehernya patah karena jeratan tali tampar,"tutur Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, SIK, SH, M.Hum.

Barang Bukti (BP) yang diamankan antara lain :Kaos oblong wama Abu- Abu merk BASIC, Celana Jeans wama Biru merk LEA, Kaos berkerah wama Hitam milik Korban, Celana Jeans wama Biru milik Korban, 1 (Satu) buah HP warna Putih merk Samsung, 1 (Satu) unit Mobil Kijang wama Biru No.Pol terpasang N 1510 EU, 1 (Satu) unit Sepeda Motor Yamaha VIXION wama Putin, 1 (satu) Unit Sepeda Motor Honda Beat wama Merah Putih No.Pol N 2146 T, 1 (Satu) unit Sepeda Motor Honda Vario No.Pol N 4606 TCI, 1 (Satu) Kunci Besi Ban Mobil, 1 (Satu) buah Tali Tampar, dan Rekaman CCTV.

Dalam Perkara ini Ketiga Tersangka dijerat dengan Pasal Berlapis seperti Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Pasal 170 KUHP tentang Penganiayaan. Ancaman Hukumannya 20 Tahun  penjara hingga Hukuman Mati. (Sam)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar