Ditresnarkoba Polda Jatim kembali Mengobok-Obok Jaringan Sabu Sokobanah Sampang


SURABAYA, suryaindonesianews com
Ditresnarkoba Polda Jatim, telah menetapkan Tiga Anggota Polsek Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura sebagai tersangka dalam Kasus Peredaran Narkoba Jaringan Internasional yang bermuara di Kecamatan Sokobanah Kabupaten Sampang Madura. Serta berhasil mengamankan Sabu seberat 1 Kg lebih.

Kombes Pol Frans Barung Mangera, SIK mengatakan Para Oknum tersebut adalah Ajun Inspektur Dua inisial S, Brigadir inisial ES, dan Brigadir inisial WA. Mereka, lanjutnya, para oknum juga diketahui biasa berkomunikasi dan datang menemui tersangka bandar di Sokobanah. Ketiganya ditetapkan sebagai Tersangka setelah ditangkap Tim Gabungan dari Polda Jatim, Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Polres Sampang.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, SIK didampingi Kapolres Sampang Madura AKBP Budi Wardiman, SH, SIK, MH dan Wadir Reserse Narkoba Polda Jatim, AKBP Teddy Suhendiawan Syarif menegaskan bahwa Ketiga Oknum Anggota Polisi terlibat dalam Peredaran Narkoba Jenis Sabu-Sabu Jaringan Myanmar dan Malaysia. Saat diamankan, ketiganya Oknum Polisi tersebut menjalankan Pemeriksaan Tes Urine di Propam Polda Jatim. Hasilnya, ketiganya Positif Mengonsumsi Narkoba,"jelasnya

Kombes Pol Frans Barung Mangera, SIK mengaku belum mengetahui apa peran masing-masing Ketiga Oknum Polisi tersebut. Sebab Propam Polda Jatim saat ini masih memeriksa Ketiga Oknum Polisi.

"Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M.Si tidak segan-segan untuk menindak Anggotanya dengan Tegas tanpa Kompromi jika terlibat Narkoba,"tegas Kabid Humas Polda Jatim.

Peran Ketiganya masih didalami oleh Propam Polda Jatim. Tapi yang jels mereka kenal semua nomer Telepon yang berhubungan dengan Penyebaran Narkoba di Desa Sokobanah Kabupaten Sampang Madura,"ujar Kombes Pol Frans Barung Mangera, SIK.

"Ketiga anggota Polisi tersebut sering datang ke Lokasi Bandar Narkoba di Desa Sokobanah dan juga mendapatkan Uang dari Bandar tersebut mulai sebesar Rp. 200.000,-, hingga Rp. 300.000 Ribu perhari. "Mereka ini setiap hari sambang (Ketemu Bandar) dan sekalu datang ke Rumahnya itu mendapat Rp. 200.000,- sampai Rp. 300.000,-, Tak hanya mendapatkan Uang, Ketiga Tersangka juga mendapatkan Narkoba,"beber Kombes Pol Frans Barung Mangera, SIK di Ruang Humas Polda Jatim, hari Senin sore (05/08/2019), pukul 16.00 WIB.

Dari pemeriksaan juga diketahui, Tersangka terkadang Mengisap Narkoba ditempat Bandar Narkoba. "Ketiga tersangka saat ini masih Menjalani Pemeriksaan di Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jatim,"tandas Frans Barung Mangera.

Kini Ketiga Oknum Polisi akan dikenai Sanksi Tegas, Tegas karena ikut terlibat dalam Jaringan tersebut. Sanksi itu berupa Sanksi Kode Etik (Pecat) dan juga Pidana Hukuman Penjara sebagaimana Aturan yang berlaku. "Kami aka melakukan Penahanan bagi Anggota Polisi yang terlibat, sekaligus Sanksi Kode Etik berupa Pemecatan,"pungkas Frans Barung Mangera.

Bagi anggota yang terlibat, kata dia, akan dilakukan penahanan. "Kita kenakan pidana (jika terbukti bersalah) ya jelas kita kenakan pidana. Saat ini kami harus menunggu hasil pemeriksaan propam selesai,"pungkasnya.

Pada Kamis, (01/08/2019), sekira pukul 16.00 WIB di Dsn. Mondih Daya Ds. Sokobanah tengah Kec. Sokobanah Kab. Sampang, Madura. Penyelidik Satresnarkoba dan Penyelidik Polsek Sokobanah Polres Sampang mendapati 1 Unit Truck Expedisi yang mencurigakan dikarenakan alamat yang dituju oleh penerima paket tidak jeias.

Kemudian saat dilakukan pemeriksaan terhadap isi paket tersebut dengan disaksikan oleh Sopir Truck, Kernet dan Kepala Desa Sokobanah tengah, ditemukan adanya 13 (Tiga Belas) Buah Plastic Bening yang didalamnya terdapat Kristal Putih yang diduga Narkotika Golongan I Jenis Sabu dengan Berat Kotor Keseluruhan 1084.25 Gram yang ditemukan di dalam 6 Buah Silicone Rubber Merk Hardex warna Putih dan 7 Buah Acrylic Sealant merk Filtex warna Putih yang dibungkus dengan 1 Plastik Pembungkus dengan warna Bening, Kantong Tas Plastik dengan warna Merah Muda, 1 Buah Kantong Plastic dengan warna Hitam.

Pasal yang dilanggar Pasal 113 (2) Subs 114 (2) Jo 132 (1) UU RI No. 35 Tahun 2009.

Seianjutnya Sopir Turck, Kernet beserta Barang Bukti diamankan di Satresnarkoba Polres Sampang antara lain 13 Pocket Sabu dengan berat Kotor Keseluruhan 1074,25 Gram, 6 Butir Silicone Rubber Merk Handex Warna Putih, 7 Buah Acrylic Sealant Merk Filtex warna Putih, 1 Buah Plastik Pembungkus dengan warna Bening, 1 Buah Kantong Tas Plastik dengan  Merah, 1 Buah Kantong Plastik dengan warna Hitam, 2 Lembar Surat Jalan Ekspedisi SII dengan Nomor SJ0249. Selanjutnya dilakukan Pemeriksaan lebih lanjut. (Sam)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar