Sebelas Kabupaten/Kota Se Provinsi Lampung Belajar SAKIP Ke Pemkab Gresik


GRESIK, suryaindonesianews.com
Sebanyak 11 (Sebelas) Kabupaten/kota Se Provinsi Lampung melakukan Kunjungan ke Kabupaten Gresik, karena Tertarik atas Sukses Pemkab Gresik meraih Nilai ‘A’ atas  Kinerja Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (SAKIP) Tahun 2018.

Rombongan yang berjumlah 68 (Enam Puluh Delapan) Orang ini dipimpin oleh Kepala Biro Organisasi Pemprov Lampung, Wiryono, SH, MH. Mereka diterima oleh Wakil Bupati Gresik Dr. H. Mohammad Qosim, M.Si didampingi beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Gresik di Ruang Graita Eka Praja, Kantor Bupati Gresik, hari Selasa (09/07/2019).

Dalam keterangan yang disampikan Wiryono, SH, MH, peserta yang ikut serta dalam Kunjungan kali ini adalah Para Pejabat serta Staf yang tergabung dalam Tim SAKIP dari 11 (Sebelas) Kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

“Provinsi Lampung ada 15 (Lima Belas) Kabupaten Kota namun yang ikut hanya 11 (Sebelas) Kabupaten/ kota. Namun demikian Kami akan mensosialisasikan hasil kunjungan ini nanti kepada semuanya. Ada Tiga tempat yang akan kami kunjungi. Sedang Pemkab Gresik ini merupakan Fokus ke Dua setelah dari Pemkab Sidoarjo,”kata Wiryono,SH, MH.

Wiryono, SH, MH mengaku bahwa seluruh Pemkab dan Pemkot di Provinsi Lampung sudah mengikuti Aturan dan Perundangan yang sama dengan Pemerintah yang lain. Namun menurutnya, sampai saat ini belum memperoleh hasil yang Optimal. Hasilnya masih belum mendapat Nilai ‘A’.

“Semoga setelah melaksanakan Kunjungan kebeberapa Daerah di Jawa Timur ini, Kami dapat mempraktekkan di Tempat Kami. Sehingga nantinya SAKIP Kami dapat memperoleh Nilai ‘A’ seperti Kabupaten Gresik,”harap Wiryono, SH, MH.

Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim, M.Si mengatakan bahwa pada Penilaian SAKIP tahun 2018, Pemkab Gresik memperoleh Nilai 80,12 atau ‘A’. Keberhasilan ini berkat Kerja Keras Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto, M.Si, serta semua Pihak dan adanya Komitmen bersama dalam Peningkatan Akuntabilitas Kinerja pada semua OPD.

“Awalnya tahun 2016 Pemkab Gresik mendapatkan Nilai C, kemudian Naik menjadi BB pada  tahun 2017 dan tahun 2018 baru meraih A. Tiap tahun Pemkab Gresik terus membenahi Sistem Akuntabilitas Pemerintahan,"kata Wabup Moh. Qosim.

Untuk Meraih Nilai A, kata Wakil Bupati Gresik Dr. H. Mohammad Qosim, M.Si memberikan Tips yang penting Kebersamaan antara Bupati Gresik dan Wakil Bupati serta Forkopimda serta seluruh unsur yang ada Pemkab Gresik.

“Bupati Gresik selalu memonitor langsung terkait Aktifitas Pemrintahan, mulai dari tingkat Kehadiran ASN. Serta Memonitor Pelaksanaan APBD mulai dari Perencanaan, Pelaksanaan dan Evaluasi. Saat penyusunan APBD Bupati Gresik melaksanakan Rapat Pimpinan Khusus dan Memonitor Langsung Presentasi dari para Kepala OPD,”Kata Wakil Bupati Gresik.

Pada APBD 2019, Bupati Gresik dapat Menghemat Dana sebesar Rp. 116,5 Miliar. Kemudian dialokasikan untuk Pembangunan Insfrastruktur Public. (Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar