Pria Di Tulungagung Ditangkap, Cabuli Anak Sesama Jenis diBawah Umur


SURABAYA, suryaindonesianews.com
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim menangkap Satu Orang tersangka Tindakan Pencabulan anak di bawah umur. Pelaku adalah laki-laki berinisial PRW alias PRND (33 thn), Warga Dsn. Setonobendo Ds. Babadan, Kec.Karangrejo Kab. Tulungagung, Tersangka diketahui mempunyai kelainan menyukai sesama jenis sejak Tahun 2004.

Dua Korban pencabulan yang dilakukan Tersangka, merupakan seorang pelajar yang masih duduk di bangku SMA. Mereka adalah berinisial FR (16 thn) dan RZ (15 thn). Kedua Korban sama dengan pelaku, yang berasal dari Tulungagung.

Kompol Muhammad Aldy Sulaeman, SIK Kepala Unit V Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim mengatakan, bahwa Tersangka yang berprofesi sebagai Perias Pengantin ini kerap mengincar korban anak laki-laki. Modusnya, Tersangka berkenalan dengan korban melalui Media Sosial (WA) dan mengajaknya untuk bermain ke Rumahnya. Tersangka ditangkap di Rumahnya di Perum Citra Damai Ds. Ringinpitu, Kec. Kedungwaru Kab. Tulungagung, hari Jum'at (28/06/2019), pukul 23.00 WIB.

"Tersangka berkenalan dengan Korban, kemudian tukar Nomor Handphone. Selanjutnya diajak ke Rumahnya dan diajak hubungan badan. Korban juga diiming-imingi imbalan uang mulai Rp. 50.000 s/d Rp. 150.000,"kata Kompol Muhammad Aldy Sulaeman, SIK, pada hari Senin (01/07/2019).

Kepada Polisi, kata Kompol Muhammad Aldy Sulaeman, SIK, Tersangka mengaku sudah melakukan hubungan sesama jenis itu kurang lebih dengan 50 Orang. Rata-rata mereka adalah anak di bawah umur dan masih berstatus sebagai Pelajar.

Terkait apakah Tersangka tergabung dalam Jaringan Prostitusi sesama jenis, Kompol Muhammad Aldy Sulaeman, SIK mengaku belum bisa memastikan. Namun, Pihaknya akan terus melakukan pendalaman untuk kasus ini yang dimungkinkan korbannya lebih banyak lagi.

Barang Bukti yang diamankan oleh Petugas dari tangan tersangka antara lain Uang Tunai sebesar Rp. 100.000,- (Seratus Ribu Rupiah), Satu buah Handphone Merk OppoType F9 warna Ungu bersama SIM Cardnya, Sprei warna Pink, Satu Celana Dalam warna Hitam, Satu Celana Dalam warna Biru dan Tiga lembar Tissu bekas pakai.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 82 UU No. 17 Tahun 2016 tentang Perubahan UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dengan Ancaman Pidananya maksimal 15 Tahun Penjara. (Sam)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar