Polres Gresik Mengadakan Jalan Sehat "JOGO GRESIk" Jatim Bersatu Menuju Indonesia Damai




GRESIK, suryaindonesianews.com
Puluhan Ribu masyarakat Gresik, Minggu (16/06/2019) Usai mengikuti Jalan-Jalan Sehat (JJS) bersama dengan TNI dan Polri, Menggelar Deklarasi Tolak Kerusuhan di Depan Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik.

Dalam sambutannya, Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, SH, SIK, M.Si mengatakan tujuan acara ini diantaranya peringatan Hari Bhayangkara Ke-73 selanjutnya mengajak masyarakat Gresik, Pasca Pemilu 2019 bersatu kembali.

Terkait dukungan terhadap Paslon Pilpres, Kapolres Gresik kembali menghimbau baik Pendukung 01 dan 02 menjadi 03 yakni Persatuan Indonesia. Maksudnya, Kita Jalin Persaudaraan, Persatuan dan Kesatuan Bangsa.

Apalagi setelah Kerusuhan tanggal 21-22 Mei 2019 lalu setelah pengumuman Hasil Rekapitulasi Pemilu 2019 oleh KPU, Mantan Kapolres Bojonegoro ini menambahkan agar peristiwa kerusuhan tidak terulang lagi Pasca Sidang Gugatan Hasil Pemilu Presiden oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

"Maka kita adakan Deklarasi bersama Forkopimda dan seluruh Elemen Masyarakat Gresik Tolak Kerusuhan di Kabupaten Gresik. Agar Kamtibmas di Kabupaten Gresik Terjamin, Aman dan Nyaman,"jelas AKBP Wahyu Sri Bintoro SH.SIK, M.Si.

Masyarakat Gresik, harapnya ikut mengawal hasil Pemilu baik Pilpres maupun Pileg baik oleh KPU maupun Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).


Diakhir sambutan Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, SH, SIK, M.Si menyampaikan terima kasih atas kerjasama antar Forkopimda, seluruh Elemen Masyarakat dan Masyarakat Gresik sehingga Gelaran Pilpres dan Pileg 2019 berjalan Lancar dan Kamtibmas Aman dan Terkendali. Sehingga tidak ada kerusuhan selama ini.

Sementara itu, terkait DEKLARASI TOLAK KERUSUHAN Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto, M.Si sangat mendukung agar Kondisi Kamtibmas di Kabupaten Gresik tetap Aman dan Nyaman sehingga aktivitas Masyarakat dan Pemerintahan Daerah baik Ekonomi, Sosial dan lainnya bisa berjalan.
w
Bupati Gresik Sambari juga mengapresiasi Kerukunan dan Kerjasama antara Lingkup Forkopimda kemudian Pemerintah dengan masyarakat maupun sebaliknya berjalan baik.

"Dr. H. Sambari Halim Radianto, M.Si menyampaikan terima kasih atas Kerukunan dan Persatuan yang selama ini sudah terjalin baik Forkopimda dan masyarakat Gresik,"ujar Bupati Gresik.

Setelah itu acara pembacaan DEKLARASI TOLAK KERUSUHAN dibacakan bersama oleh Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, SH, SIK, M.Si, Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto, M.Si, Wakil Bupati Gresik Dr. H. Mohammad Qosim, M.Si, Komandan Kodim 0817/Gresik Letkol Infantri Budi Handoko, S.Sos, Ketua DPRD Gresik H. Ahmad Nur Hamim, S.Pi, M.Si, Waka Polres Kompol Dhyno Indra Setyadi, SIK, M.Si, Ketua MUI Gresik KH. Mansoer Shodiq dan beberapa Elemen Masyarakat serta Peserta yang mengikuti Jalan-Jalan Sehat (JJS)

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, SH, SIK, M.Si sebelum membacakan Deklarasi, terlebih dahulu menanyakan kepada Puluhan Ribu Warga yang memenuhi di Depan Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik. "Apakah Warga Gresik Sepakat Menolak Kerusuhan? Apakah Warga Gresik Cinta Damai?,"tanya kapolres Gresik. Spontan Puluhan Ribu Warga Kompak menjawab Sepakat Menolak Kerusuhan dan Cinta Damai.
Pro w
Adapun Deklarasi atau Ikrar yang dibaca bersama tersebut di antaranya bunyinya “Kami Warga Gresik Menolak Kerusuhan", "Kami warga Gresik sepakat ‘Jogo Gresik’ Jatim Bersatu menuju Indonesia Damai dan menjaga NKRI”.


Usai membacakan Deklarasi dan Ikrar Menolak Kerusuhan, beberapa Warga membubuhkan tanda tangan di Banner yang sudah disiapkan Polres Gresik di Depan Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik. Banner tersebut Ukuran 6 x 4 Meter bertuliskan Deklarasi Masyarakat Gresik #DEKLARASI TOLAKKERUSUHAN ini, Warga dan TNI serta Polri bergantian membubuhkan tanda tangan Menolak Kerusuhan.

“Kami ingin Situasi Politik Selesai dan tidak ada lagi Perbedaan dalam Politik, Kami ingin Suasana Kembali Kondusif dan tidak ada saling mengejek dan mem-bully karena Beda Politik. Makanya Kami mau membubuhkan tanda tangan Deklarasi Damai,”ujar Devan yang tinggal Perum D'Fortune B1/ No.1 Kelurahan Kedanyang Kecamatan Kebomas, yang kebetulan hadir di acara DEKLARASI TOLAK KERUSUHAN di Depan Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) sambil menikmati Car Free Day.

Setelah itu, Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, SH, SIK, M.Si bersama Forkopimda Mendeklarasikan Pernyataan Bersama TOLAK KERUSUHAN  sebelum menandatanginya.

Adapun Isi Pernyataan bersama tersebut : Untuk menjaga Situasi Kantibmas yang Aman dan Kondusif di Wilayah Kabupaten Gresik, maka Kami seluruh Elemen Masyarakat Kabupaten Gresik Sepakat untuk menyatakan Sikap bersama-sama MENOLAK KERUSUHAN.

Demikian Pernyataan ini kami buat sebenar-benarnya dengan Kesadaran dan Penuh Rasa Tanggung Jawab serta tanpa ada Paksaan dari Pihak manapun sebagai wujud Manifestasi Moral yang menguatkan Komitmen dan Konsistensi Bersama. GRESIK 16 Juni 2019

Kemudian penanda tanganan Pernyataan bersama MENOLAK KERUSUHAN diawali oleh Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto, M.Si, lalu
Komandan Kodim 0817/Gresik Letkol Infantri Budi Handoko, S.Sos,
Ketua DPRD Gresik H. Ahmad Nur Hamim, S.Pi, M.Si, Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, SH, SIK, M.Si, Wakil Bupati Gresik Dr. H. Mohammad Qosim, M.Si, Waka Polres Kompol Dhyno Indra Setyadi, SIK, M.Si. (Sp)

Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar