Peringati HANI Dan HUT Bhayangkara Ke-73, Polres Gresik Gelar Jalan Sehat Anti Narkoba Bersama Ribuan Warga Gresik


GRESIK, suryaindonesianews com
Untuk menggelorakan semangat Anti Narkoba sekaligus memperingati Hari Anti Narkoba Internasional tahun 2019, Polres Gresik mengadakan “Jalan Sehat Anti Narkoba dan Gowes Bareng Polwan”, yang diselenggarakan bersamaan dengan Rangkaian Peringatan HUT Bhayangkara Ke-73 di Depan Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Jalan Jaksa Agung Suprapto, Sumur Songo Sidokumpul, Gresik, hari Minggu Pagi (30/06/2019), pukul 06.00 WIB

Jalan Sehat Anti Narkoba berlangsung Riuh yang diikuti oleh Unsur Forkompinda Kab.Gresik, Personel TNI-Polri dan Ribuan Warga Masyarakat Gresik

Dalam acara Jalan Sehat memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2019 dan Gowes Bareng Polwan menyambut Hari Bhayangkara ke-73.

Mereka menolak Narkotika juga Kerusuhan Pasca Penetapan Sidang PHPU di Wilayah Gresik.

Tak hanya Warga Gresik, tetapi ada juga yang jauh-jauh dari Surabaya hingga Lamongan. Semuanya turut memeriahkan kegiatan yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gresik berkolaborasi dengan Polres Gresik. Kolaborasi Kedua Institusi tersebut menjadi Perhatian Publik.

Pasalnya, terdapat beberapa kegiatan yang berlangsung hari itu. Selain Jalan Sehat Antinarkoba dan Gowes bersama Polisi Wanita (Polwan), masyarakat juga diberikan ilmu cara menanggulangi Bahaya Narkoba.

Peringatan hari Anti Narkotika Internasional setiap tahunnya diselenggarakan untuk mengingatkan masyarakat agar menghindari Penyalahgunaan Narkoba, melawan Penyalahgunaan Obat-Obatan, dan Penjualan Obat secara Ilegal.

Momen yang Istimewa ini dihadiri oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur Brigjen Pol Drs. Bambang Priyambadha, SH, M.Hum. Selain itu, Pejabat Utama Forkopimda Gresik hadir seperti Bupati Dr. H. Sambari Halim Radianto, M.Si, Wakil Bupati Dr. H. Moh Qosim, M.Si, Ketua DPRD Gresik H. Ahmad Nur Hamim, S.Pi, M.Si, serta Perwakilan Kodim 0817 dan Kejaksaan Negeri Gresik.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur Brigjen Pol Drs. Bambang Priyambadha, SH, M.Hum menyatakan, Peringatan HANI merupakan suatu Keprihatinan Dunia terhadap beredarnya Narkotika di Indonesia. Sebab, setiap harinya ada 30 Orang Meninggal akibat penyalahgunaan Narkotiba. “Diakui para Generasi Milenial sangat mudah terpengaruh. Sebab, mereka sudah menguasai Teknologi. Karena itu, perlu ada Filter agar tidak terjebak Narkoba,”ungkapnya.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur menambahkan, ada Tiga cara guna meminimalisir Peredaran serta penyalahgunaan Narkoba. Pertama, Lingkungan Keluarga, Lingkungan Pekerjaan, serta Lingkungan Masyarakat. “Ketiga lingkungan itu harus dikedepankan. Sebab, tidak mungkin BNN sendiri yang mengawasi Peredaran serta Penyalahgunaan Narkoba,”pungkas Brigjen Pol Drs. Bambang Priyambadha, SH, M.Hum

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gresik, AKBP Supriyanto menerangkan bahwa Peringatan HANI 2019 ini merupakan bentuk Keprihatinan bahwa Penyalahgunaan Narkotika semakin parah. Oleh sebab itu, Peringatan HANI 2019 ini sengaja mengambil Tema “Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas” seperti situasi saat ini. Menurutnya, Peredaran Narkoba di semua wilayah sama saja. Termasuk Gresik yang berdampingan dengan Kota Besar, Surabaya. “Yang terjadi di Surabaya akan berimbas ke Gresik juga.

Tahun ini ada peningkatan dibanding tahun sebelumnya,”kata Supriyanto. Dengan Jalan Sehat ini, Pihaknya mengajak semua masyarakat terus hidup sehat. Jauh dari Pengaruh Narkoba.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH, SIK, M.Si menyampaikan Kolaborasi ini untuk menciptakan kebersamaan dengan seluruh Elemen Masyarakat.

Kegiatan ini lebih pada meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi tentang Bahaya Narkotika. Selain itu, Peringatan Hari Bhayangkara ke-73 dengan Semangat Promoter, Pengabdian Polri untuk Masyarakat, Bangsa dan Negara, semuanya juga telah sepakat menolak segala bentuk Aksi Kerusuhan demi terciptanya Wilayah yang Aman, Damai dan Kondusif. “Kami terus meningkatkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa Pasca Pemilu Serentak 2019,”jelas AKBP Wahyu S Bintoro, SH, SIK, M.Si

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH, SIK, M.Si menambahkan Kegiatan ini untuk menciptakan Sistem Pendinginan dengan Komponen Masyarakat. Pasca Pesta Demokrasi Pileg dan Pilpres beberapa waktu lalu. Hingga keluarnya hasil dari Mahkamah Konstitusi (MK). “Ini demi masyarakat Kabupaten Gresik yang lebih baik, semakin maju guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gresik,”tuturnya.

Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto, M.Si beserta wakilnya Dr. H. Moh Qosim, M.Si memberikan Apresiasi Besar terselenggaranya Kegiatan Jalan Sehat dan Gowes bersama Polwan tersebut. Menurutnya, Kolaborasi yang dilakukan antara Polres Gresik dan BNN Kabupaten Gresik memberikan Dampak Positif kepada masyarakat juga Pemerintah Daerah.

Semua Elemen Masyarakat dan Ormas dirangkul dengan baik. Begitu juga dengan Kalangan Media. Mulai Elektronik, Online dan Cetak. Dengan tujuan Membangun Kebersamaan dan Menciptakan Wilayah Gresik yang aman dan Kondusif. “Jika kebersamaan sudah terbangun, maka komunikasinya akan semakin bagus,”tuturnya. Pria asal Lowayu, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik itu menyebutkan, di samping Jalan Sehat dan Gowes bersama Polwan, Sosialisasi yang dilakukan juga akan mudah ditangkap oleh seluruh masyarakat.

Baik mengenai Bahaya Narkoba maupun bentuk Kejahatan lainnya. “Ini Demi Merajut Masyarakat yang kita cintai,”imbuhnya. Tidak hanya dari Orang Nomor Satu di Pemkab Gresik.

Apresiasi juga datang dari kalangan masyarakat, misalnya.Agus Sahari (54 thn), Warga Giri Asri mengapresiasi Kegiatan Jalan Sehat dan Gowes bersama Polwan. Lewat acara ini, masyarakat yang hadir diberikan Sosialisasi dan Pendidikan. “Sangat Positif, Warga yang hadir akhirnya tahu betapa Bahayanya Narkoba di kehidupan, sehingga kami bisa menjaga diri dan keluarga,”ujarnya

Senada juga disampaikan Faizin (30 thn), Warga Kecamatan Kebomas. Dia mengaku Kegiatan seperti ini harus ditingkatkan lagi. Selain menjaga kesehatan Jasmani, juga diberikan sehat Rohani. “Banyak manfaatnya, apalagi ada deklarasi juga, menandakan harus ada komitmen bersama dalam menjaga keamanan negara ini,”jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Devan Gunawan, SE (43 thn), Warga Perum D. Fortune B1 No.1 Kedanyang, Kebomas Gresik dan sebagai Karyawan Maspion IV PVC, yang kebetulan ikut acara “Jalan Sehat Anti Narkoba dan Gowes Bareng Polwan”, dikatakan, ikut senang karena Kota Gresik jadi tempat acara event memperingati Hari Anti Narkoba Internasional.

Devan Gunawan, SE mengingatkan agar semua warga masyarakat bersama-sama memerangi Peredaran Gelap Narkoba karena Narkoba sudah menjadi Keprihatinan Dunia yang mana akan berdampak buruk terhadap semua sendi kehidupan.

Jadi siap mengajak masyarakat dalam mensosialisasikan Gerakan Anti Narkoba dan Tolak Kerusuhan serta menciptakan suasana yang Damai dalam Keberagaman

“Harapannya, dengan peringatan Hari Anti Narkoba masyarakat paham akan Bahaya Narkoba dan mampu memperdayakan Lingkungannya untuk Menolak, Menjauhi dan Memerangi Narkoba, Minimal dari Keluarga masing-masing”

“Agar waspada. Narkoba saat ini sudah menyebar ke pelosok-pelosok dan bahkan narkoba sudah dikemas dalam berbagai cara,”ungkapnya

Pemenang Undian Hadiah Utama, Roma Suyadi (33 thn), mengaku sangat bahagia. Dia mendapatkan Hadiah Utama berupa Lemari Es berukuran besar. Hadiah itu sangat bermanfaat. Karena selama ini, ia belum mempunyai Lemari Es. “Saya tidak menyangka bisa dapat Hadiah Utama. Tadi sempat mau pulang dulu, ternyata berkat Kesabaran dapat Hadiah,”kata Warga Desa Singosari, Kecamatan Kebomas. Sekadar diketahui, dalam kegiatan tersebut, Puluhan Ribu Peserta juga melakukan Deklarasi Gresik Anti Narkotika dan Tolak Kerusuhan dan mendatanganinya pada Banner Yang Sudah disiapkan. (Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar