Wabup Qosim Suapi Makan Puluhan Yatim Piatu Desa Kedanyang




GRESIK, suryaindonesianews.com
Sejumlah anak Yatim dan Piatu berebut ingin disuapin oleh Wakil Bupati Gresik Dr. H. Mohammad Qosim, M Si. Saat itu, hari Sabtu (27/04/2019) Wabup Moh. Qosim tengah memotong tumpeng saat meresmikan Rumah Yatim dan Dhuafa Baitul Amin yang berada di Komplek Perumahan Griya Karya Giri Asri Kecamatan Kebomas, Gresik Jawa Timur.

Usai melakukan Pengguntingan Pita Persemian. Secara simbolis Wakil Bupati Gresik Dr. H. Mohammad Qosim, M Si, juga melaksanakan pemotongan Gunungan Tumpeng. Setelah menaruh pada Piring dan melengkapi dengan berbagai lauk. Secara simbolis sebagai tanda pereyang tengah dikerubuti para anak Yatim dan Piatu tersebut Tiba-tiba Wabup yang dulu juga seorang guru tersebut menyuapi salah seorang anak Yatim yang ada di sebelahnya.

Tak hanya seorang, Moh. Qosim juga menyuapi Anak Yatim yang lain yang ada di sebelahnya. Mendapat Surprise yang luar biasa tersebut, puluhan Anak Yatim juga merangsek untuk minta disuapin juga oleh Wabup yang juga seorang mubalikh ini. Sejenak Prosesi Peresmian tersebut menjadi riuh dengan keriangan puluhan Anak Yatim Piatu yang menerima suapan seorang Wakil Bupati.

“Giat belajar nak ya, semoga kelak engkau menjadi orang yang berguna bagi Bangsa, Negara dan Agama. Tetap selalu berdoa untuk bapak atau ibu yang sudah meningga,"bisik Moh. Qosim kepada salah seorang anak sambil mengelus-ngelus rambutnya.

Dihadapan anggota Muspika Kebomas yang hadir serta Kepala Desa Kedanyang Almuah, Wabup Moh. Qosim meminta semuanya untuk Peduli dan Memperhatikan Anak Yatim.

“Kalau perlu pak Kades Kedanyang juga bikin Rumah Yatim di sekitar Kantor Desa Kedanyang. Siapapun yang Cinta dan Peduli Anak Yatim, maka kelak akan berdampingan dengan Nabi Muhammad SAW,"tutur Wabup Moh. Qosim saat menyampaikan sambutannya.

Sejak berdiri tahun 2000, Rumah Yatim Baitul Amin ini telah sukses mengentas Ratusan Anak Yatim Piatu yang saat ini sudah mandiri.

“Anak-anak yang kami Santuni pada awal berdiri Omah Yatim ini, saat ini sudah banyak yang Mandiri. Mereka bekerja dibeberapa Perusahaan besar bahkan dianranya ada di salah satu BUMN di Gresik,"Ujar Khusnul Fuad ketua Rumah Yatim dan Dhuafa Baitul Amin.

Saat ini ada 128 Anak Yatim Piatu yang disantuni oleh Rumah Yatim dan Dhuafa Baitul Amin. Umumnya para Yatim dan Piatu ini berasal dari Masyarakat Desa Kedanyang dan sekitarnya.

“Kami tidak menampik setiap Yatim yang mengajukan Santunan. Setiap bulan kami bagikan Santunan berupa Beras dan Minyak Goreng tentunya juga Uang Tunai Seratus Ribu Rupiah setiap anak. Kami juga memberikan santunan kemasyarakat luar Gresik. Kebetulan saat itu ada kecelakaan di wilayah ini yang korbannya seorang bapak dengan 3 anak. Meski orang luar Gresik anaknya tersebut tetap kami santuni,”tuturnya. (Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar