Kapolda Jatim Mengadakan Cangkrukan Bersama Serikat Pekerja Jawa Timur, Demi Wujudkan May Day Aman Dan Damai


SURABAYA, suryaindonesianews.com
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M.Si mengadakan pertemuan dengan Elemen Buruh yang dikemas dengan tema "Cangkrukan Forkopimda Provinsi Jatim" dalam rangka Peringatan May Day 2019.

Acara Cangkrukan yang berlangsung di Kediaman Kapolda Jatim pukul 19.30 WiB dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa M.Si, Waka Polda Jatim Brigjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH, Para Pejabat Utama Polda Jatim dan Ketua SPSI Provinsi Jatim

Adapun Acara Cangkrukan ini merupakan bentuk Silaturahmi Kapolda Jatim bersama Para Serikat Pekerja Jawa Timur demi wujudkan Peringatan May Day yang Aman dan Damai pada 1 Mei 2019 mendatang.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M.Si dalam sambutannya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Para Serikat Pekerja Jatim yang selama ini turut serta menjaga Stabilitas Keamanan Provinsi Jawa Timur. Sekaligus menghimbau agar Para Serikat Pekerja nantinya dalam memperingati May Day di Jawa Timur dapat berlangsung Aman, Damai dan Sejuk

Kapolda Jatim juga memberikan pesan-pesan kepada para buruh ketika mengikuti kegiatan May Day. “May Day kami sudah rapatkan beberapa hari ini pertemuan dengan pimpinan buruh. Yang jelas mungkin dengan adanya May Day tanggal 1 Mei ini adalah merupakan adanya kumpulan massa dengan jumlah yang besar Pasca Kampanye,”jelasnya, hari Sabtu malam (27/04/2019).

Kapolda juga mengatakan peringatan Hari Buruh akan berlangsung sejuk. Hal itu mengingat Hari Buruh mendatang berlangsung usai Pemilu 2019 dan menjelang bulan suci Ramadan. “Dan ini May Day sesuai dengan kesepakatan akan menjadikan pertemuan para kalangan buruh semua untuk memperingati Hari Buruh untuk pendinginan,”terang Kapolda.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M.Si juga menambahkan, “Satukan warna semua kelompok-kelompok yang selama ini terpisah-pisah selama (Pemilu) ini. Di Hari Buruh akan menjadi Satu ditambah Dua menjadi Tiga yaitu Persatuan dan Kesatuan,”jelas Kapolda.

Sementara Ketua SPSI Jawa Timur Achmad Fauzi mengatakan bahwa para buruh menginginkan agar Pemerintah segera merevisi PP 78/2015 tentang Pengupahan. Ia berharap Buruh dan Industri saling menguntungkan.  “Atas nama DPD SPSI Jawa Timur memang tidak ada masalah tapi masih menyisakan masalah, Khususnya PP 78 yang kita menggariskan kepada Pemerintah Pusat agar secepatnya direvisi,”jelasnya.

Sementara untuk Peringatan May Day, Beliau sepakat tidak akan ada pengerahan massa besar-besaran. “Kami tidak akan menurunkan Kekuatan Massa (Besar-Besaran). Hanya beberapa persen saja Elemen-Elemen Korda yang lain akan turun, tetapi Insya Allah tidak sepenuhnya karena masih menghormati bulan suci Ramadan apalagi Pasca Pemilu,”tutupnya. (Sam)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar