Polres Gresik Dan Polsek Kebomas Giat Ops Cipkon Rayon Tengah




GRESIK, suryaindonesianews.com
Polres Gresik, serta gabungan Polsek Rayon Tengah yaitu Polsek Kebomas) mengadakan Giat Operasi Cipta Kondisi (Cipkon), yang dipimpin Waka Polres Kompol Dhyno Indra Setyadi, SIK, M.Si. Giat tersebut Operasi Pemeriksaan Kendaraan di depan Mapolsek Kebomas, Jalan Doktor Wahidin Sudiro Husodo No. 97 Kec. Kebomas, Kab. Gresik, hari Minggu (10/03/2019), sekira pukul 01.00 WIB.

Dengan Giat Operasi Cipkon (Cipta Kondisi), Waka Polres Kompol Dhyno Indra Setyadi, SIK, M.Si, Kapolsek Kebomas Kompol Rony Edy Yusuf, SH dan Waka Polsek Kebomas AKP Suhariyani, SH, serta Kanit Reskrim Ipda Moch. Dawud, SH. melakukan tindak tegas terkait kelengkapan pengendara.

Waka Polres Kompol Dhyno Indra Setyadi, SIK, M.Si, berserta Jajaran berupaya untuk menggantisipasi Peredaran Narkoba, namun saat itu ada salah satu Pengendara yang sedang di curigai, sehingga anggota jajaran melakukan pemeriksaan  dan telah membawakan hasil. Tersangka terbukti membawa sejumlah Pil atau Obat keras Dobel L sebanyak 500 (Lima Ratus) Butir, dan tersangka dilakukan penyelidikan, Tersangka bernama Nur Hakim (22 th), Warga Dusun Mundri, Desa Sukodadi, RT. 002, RW. 010, Kec. Bangilan, Kab. Tuban.

Ketika dilakukan  pemeriksaan tersangka membawa barang berupa Tas Slempang warna Hitam milik pengendara sepeda motor merk Honda Mega Pro warna Hitam dengan No. Pol  S 2386 GO. Petugas Kepolisian yang memeriksa menemukan Pil yang berlogo Dobel L sebanyak 500 (Lima Ratus) Butir. Menurut keterangan Tersangka Nur Hakim (terlapor),

Dari keteranggan Nur Haki bahwa Pil yang berlogo Dobel L sebanyak 500 (Lima Ratus) Butir tersebut dia peroleh dari Saudara dengan Inisial KOD, Warga Surabaya dan obat keras tersebut akan diserahkan kepada saudara ARP alamat Tuban dengan harga Rp.900.000,- (Sembilan Ratus Ribu Rupiah).

Adapun yang menjadi sasaran dalam Giat Ops Cipkon adalah Terorisme, Peredaran Narkoba dan Miras, Tindak Pidana 3C (Curat, Curas, Curanmor), hingga penggunaan Senjata Api dan Senjata Tajam, serta berbagai bentuk Penyakit Masyarakat lainnya.

“Kami harap wilayah kabupaten Gresik dengan adanya Giat Operasi Cipta kondisi, menjadi Aman dan Kondusif, dari Tindak Kejahatan maupun Premanisme dan Terorisme yang mengganggu kenyamanan masyarakat,"ungkap Kompol Dhyno Indra Setyadi, SIK, M.Si.

Kapolsek Kebomas Kompol Rony Edy Yusuf, SH melalui Kanit Reskrim Polsek Kebomas Ipda Moch. Dawud, SH, mereka kita tangkap saat kita pergoki membawa narkotika jenis Pil Dobel L, di tas Slempang milik pengendara sepeda motor Merk Honda Mega Pro. Saat ini, tersangka berikut barang buktinya sudah kita amankan di Mapolsek,"kata Ipda Moch. Dawud, SH saat ditemui dikantornya, hari Kamis pagi (14/03/2019).

Ipda Moch. Dawud, SH menuturkan, dampak penggunaan Pil Dobel L membawa pengaruh buruk pada Kejiwaan Remaja. Karena itu, seperti yang sudah diintruksikan Kapolres Gresik, kepada semua anggota Polsek Jajaran, bahwa dalam Rangka  Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) ini, selain upaya menekan Tindak Kriminalitas di Jalanan, Polisi terus melakukan pemantauan terhadap maraknya Peredaran Narkotika,

"Apalagi sekarang Pil Koplo (Pil Dobel L) sangat mudah didapat, harganya pun sangat terjangkau. Yang kami sayangkan adalah sasarannya justru Para Generasi Muda, sehingga mempengaruhi masa depan mereka,"tutur dia.

Masih menurut Kapolsek Kebomas Kompol Rony Edy Yusuf, SH bahwa anggota Reskrim Polsek Kebomas masih mengembangkan ke Wilayah Bojonegoro guna melakukan penangkapan pemesan Pil tersebut, inisial ARP dan penjualnya inisial KOD di Surabaya.

Barang Bukti yang disita antara lain Pil Berlogo Dobel L sebanyak 500 (Lima Ratus) Butir, 1 (Satu) buah Tas Slempang warna Hitam, 1 (Satu) Unit Hand Phone merk Samsung type J5 warna Putih, 1(Satu) Unit sepeda motor merk Honda Mega Pro warna Hitam No Pol S 2386 GO

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, terkait penyalahgunaan Narkotika Jenis Pil Dobel L tesebut, Tersangka akan dijerat Pasal 196 -197 UU No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan, dengan Ancaman maksimal kurungan 5 Tahun Penjara. (Sp)

GRESIK, suryaindonesianews.com
Polres Gresik, serta gabungan Polsek Rayon Tengah yaitu Polsek Kebomas) mengadakan Giat Operasi Cipta Kondisi (Cipkon), yang dipimpin Waka Polres Kompol Dhyno Indra Setyadi, SIK, M.Si. Giat tersebut Operasi Pemeriksaan Kendaraan di depan Mapolsek Kebomas, Jalan Doktor Wahidin Sudiro Husodo No. 97 Kec. Kebomas, Kab. Gresik, hari Minggu (10/03/2019), sekira pukul 01.00 WIB.

Dengan Giat Operasi Cipkon (Cipta Kondisi), Waka Polres Kompol Dhyno Indra Setyadi, SIK, M.Si, Kapolsek Kebomas Kompol Rony Edy Yusuf, SH dan Waka Polsek Kebomas AKP Suhariyani, SH, serta Kanit Reskrim Ipda Moch. Dawud, SH. melakukan tindak tegas terkait kelengkapan pengendara.

Waka Polres Kompol Dhyno Indra Setyadi, SIK, M.Si, berserta Jajaran berupaya untuk menggantisipasi Peredaran Narkoba, namun saat itu ada salah satu Pengendara yang sedang di curigai, sehingga anggota jajaran melakukan pemeriksaan  dan telah membawakan hasil. Tersangka terbukti membawa sejumlah Pil atau Obat keras Dobel L sebanyak 500 (Lima Ratus) Butir, dan tersangka dilakukan penyelidikan, Tersangka bernama Nur Hakim (22 th), Warga Dusun Mundri, Desa Sukodadi, RT. 002, RW. 010, Kec. Bangilan, Kab. Tuban.

Ketika dilakukan  pemeriksaan tersangka membawa barang berupa Tas Slempang warna Hitam milik pengendara sepeda motor merk Honda Mega Pro warna Hitam dengan No. Pol  S 2386 GO. Petugas Kepolisian yang memeriksa menemukan Pil yang berlogo Dobel L sebanyak 500 (Lima Ratus) Butir. Menurut keterangan Tersangka Nur Hakim (terlapor),

Dari keteranggan Nur Haki bahwa Pil yang berlogo Dobel L sebanyak 500 (Lima Ratus) Butir tersebut dia peroleh dari Saudara dengan Inisial KOD, Warga Surabaya dan obat keras tersebut akan diserahkan kepada saudara ARP alamat Tuban dengan harga Rp.900.000,- (Sembilan Ratus Ribu Rupiah).

Adapun yang menjadi sasaran dalam Giat Ops Cipkon adalah Terorisme, Peredaran Narkoba dan Miras, Tindak Pidana 3C (Curat, Curas, Curanmor), hingga penggunaan Senjata Api dan Senjata Tajam, serta berbagai bentuk Penyakit Masyarakat lainnya.

“Kami harap wilayah kabupaten Gresik dengan adanya Giat Operasi Cipta kondisi, menjadi Aman dan Kondusif, dari Tindak Kejahatan maupun Premanisme dan Terorisme yang mengganggu kenyamanan masyarakat,"ungkap Kompol Dhyno Indra Setyadi, SIK, M.Si.

Kapolsek Kebomas Kompol Rony Edy Yusuf, SH melalui Kanit Reskrim Polsek Kebomas Ipda Moch. Dawud, SH, mereka kita tangkap saat kita pergoki membawa narkotika jenis Pil Dobel L, di tas Slempang milik pengendara sepeda motor Merk Honda Mega Pro. Saat ini, tersangka berikut barang buktinya sudah kita amankan di Mapolsek,"kata Ipda Moch. Dawud, SH saat ditemui dikantornya, hari Kamis pagi (14/03/2019).

Ipda Moch. Dawud, SH menuturkan, dampak penggunaan Pil Dobel L membawa pengaruh buruk pada Kejiwaan Remaja. Karena itu, seperti yang sudah diintruksikan Kapolres Gresik, kepada semua anggota Polsek Jajaran, bahwa dalam Rangka  Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) ini, selain upaya menekan Tindak Kriminalitas di Jalanan, Polisi terus melakukan pemantauan terhadap maraknya Peredaran Narkotika,

"Apalagi sekarang Pil Koplo (Pil Dobel L) sangat mudah didapat, harganya pun sangat terjangkau. Yang kami sayangkan adalah sasarannya justru Para Generasi Muda, sehingga mempengaruhi masa depan mereka,"tutur dia.

Masih menurut Kapolsek Kebomas Kompol Rony Edy Yusuf, SH bahwa anggota Reskrim Polsek Kebomas masih mengembangkan ke Wilayah Bojonegoro guna melakukan penangkapan pemesan Pil tersebut, inisial ARP dan penjualnya inisial KOD di Surabaya.

Barang Bukti yang disita antara lain Pil Berlogo Dobel L sebanyak 500 (Lima Ratus) Butir, 1 (Satu) buah Tas Slempang warna Hitam, 1 (Satu) Unit Hand Phone merk Samsung type J5 warna Putih, 1(Satu) Unit sepeda motor merk Honda Mega Pro warna Hitam No Pol S 2386 GO

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, terkait penyalahgunaan Narkotika Jenis Pil Dobel L tesebut, Tersangka akan dijerat Pasal 196 -197 UU No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan, dengan Ancaman maksimal kurungan 5 Tahun Penjara. (Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar