Penyampaian LKPJ Bupati Tahun 2018 Mendapat Penilaian DPRD Gresik


GRESIK, suryaindonesianews.com
Pada Rapat Paripurna DPRD Gresik acara penyampaian LKPJ Bupati akhir tahun 2018, Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto, M.Si dalam pidato menyampaikan Alokasi Belanja Daerah dalam APBD tahun 2018 sebesar Rp. 3.360339.123.030,74- dengan Realisasi sebesar Rp. 2.679.391.092.920,16- atau 88,24 Persen.


Sedangkan Target Pendapat Daerah tahun 2018 sebesar Rp.2.870.853.525.257,27- Terealisasi sebesar Rp. 2.875.920.087.365,86- atau 100,18 Persen.

Ditambahkan Bupati Gresik Sambari, sesuai Perda Gresik Nomor 10 tahun 2017 tentang Perubahan Atas Perda Nomor 9 tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah kabupaten Gresik tahun 2016-2021 bahwa Visi Pemerintah kabupaten Gresik adalah terwujudnya Gresik yang Agamis, Adil, Sejahtera, dan Berkehidupan yang Berkualitas.

“Dalam rangka mewujudkan Visi tersebut maka disusun 4 Misi yang dijabarkan  dalam Tujuan dan Sasaran Pembangunan berikut Indikator Kinerjanya yang terukur. Dan Penilaian Capaian  Kinerja LKPJ menurut pada Permendagri  Nomor 86 tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Ranperda tentang RPJPD dan RPJMD, Perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD,”sebut Sambari Halim Radianto.


Pada kesempatan ini, terkait LKPJ Bupati, Ketua DPRD Gresik
H. Ahmad Nur Hamim, S.Pi, M.Si mengatakan  pidato sambutan Bupati Sambari terkait penyampaian LKPJ Tahun 2018 dalam Rapat Paripurna ini merupakan pertanggungjawaban Tentang Lenggunaan  APBD tahun 2018. Di mana memuat angka-angka yang disandingkan dengan Misi Pemerintah Daerah yang tertuang dalam RPJMD serta adanya indicator-indikator sebagai alat ukurnya.

“Dalam pembahasannya nanti, semua angka-angka, Misi dan Indicator yang ada akan dibahas oleh Tim Ahli dan lalu  komisi-komisi, setelah itu hasilnya akan dibahas dalam Fraksi-Fraksi. Hasilnya akan kita sampaikan kepada Bupati nantinyai,”kata Nur Hamim di Ruang Kerjanya pada hari kamis (28/03/2019).


Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Qolib, S.Ag, M.Si mengkritisi atas LKPJ Bupati terkait Belanja Daerah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)  Kabupaten Gresik Tahun 2018 dimana fokus angka-angka Realisasi antara rencana dengan Ilustrasi. Kalau pendapatan melampaui target sebesar 100,18 Persen, Kerja Bagus di Pendapatan tetapi sangat tidak baik Dibelanja karena Realisasi hanya 88,24 Persen.

Dan ada sebagian kegiatan yang terdeteksi tidak bisa dilaksanakan banyak, yang sesungguhnya kalau menurut pengamatan Kami di DPRD di mana persoalan yang seharusnya tidak terjadi bila belanja tidak bisa dilaksanakan akan mempengaruhi Bidang Lain. Sebagai contoh, terkait Pembebasan Lahan untuk tempat Pengolahan Limbah. Pembangunannya  dianggarkan secara Marathon di tahun 2018.

“Bagaimana bisa dibagun di tahun 2019 ini,  bila tak bisa dilaksanakan Pembebasan Lahannya di tahun 2018, kenapa ada sekian Miliar Anggaran yang tidak terserap,”kata Nur Qolib.

LKPJ Bupati ini akan kita Bedah dengan Tim Ahli, setelah itu kita urai masalah ini di tingkat Komisi-Komisi agar kita tahu mana yang tidak terlaksana dan kenapa? Hal ini untuk mencari  Solusi atas Evaluasi DPRD ini,"imbuh Legislator asal PPP. (Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar