Pencuri ditangkap, Dengan Kasus Pembunuhan di Gresik Terungkap


GRESIK suryaindonesianews.com
Polres Gresik mengungkap kasus Pembunuhan seorang laki-laki yang bermula dari Penangkapan seorang Pelaku Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan (Pembunuhan)


Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH, SIK, M.Si, Kamis (21/03/2019) dalam Pres Rilis yang digelar di Halaman Mapolres Gresik, mengatakan Korban bernama Andre Putra Hariyono (21 th), Warga Jl. Kupang Krajan Gg. 03 No. 42 Kota Surabaya ditemukan hari Minggu (10/03/2019), sekira pukul 04.00 WIB, dalam kondisi tubuh terlentang membujur (Kepala ke arah Utara sedangkan Kaki di Selatan) dengan mengenakan Kaos dan Celana Panjang Jeans, didalam Kamar sebuah rumah milik Ibu Sulindayani, Warga Ds. Kepatihan Kec. Menganti Kab. Gresik. 


Selanjutnya  Petugas Kepolisian melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukab Identifikasi terhadap Korban. Korban adalah Anak semata Wayang dari Ibu Sulindayani. 


Hasil Otopsi diketahui bahwa pada mayat Korban ditemukan luka akibat benturan benda tumpul dikepala bagian belakang serta ada pendarahan di otak Korban. Menurut dokter menjadi penyebab Kematian Korban.

Adapun Pelaku Pembunuhan diketahui bernama FAP Alias A (20 th) sebagai Pelaku Utama dan teman Korban di Jl. Kupang Krajan surabaya. Serta R (27 th), NH (51 th), IG (21 th) juga warga Surabaya.

AKBP Wahyu S Bintoro, SH, SIK, M.Si, menjelaskan Pengungkapan Kasus Pembunuhan itu bermula ketika petugas (Tim Black Panther) melakukan Pengejaran dari Menganti Gresik sampai Surabaya. Akhirnya FAP Alias A dapat ditangkap
di rumahnya Jalan Kupang Krajan Gg.8 No. 40 Kec. Sawahan Kota Surabaya.

"Saat diperiksa, terungkap kalau pelaku ini telah membunuh korban Andre Putra Hariyono,"katanya.

Tersangka pergi bersama Korban menggunakan Mobil Daihatsu Sigra 
warna Merah milik korban untuk pergi ke Diskotek TRIPLE X, Jalan Kedung Doro Surabaya, Sepulang dari Diskotek TRIPLE X, korban dan Tersangka beristirahat di Rumah Korban yang berlamat di Ds. Kepatihan Kec. Menganti Kab. Gresik. Korban memiliki Dua rumah yang satunya di Surabaya,

Saat korban tertidur Tersangka berniat ingin memiliki HP korban untuk kemudian dijual, namun pada saat melakukan aksinya korban tiba-tiba bangun dan mengetahui perbuatan Tersangka, Pelaku dan Korban cekcok dan akhinya Pelaku membunuh korban dengan cara menjerat leher korban sebanyak 1 (Satu) Kali dengan kabel charger handphone, dan memukul kepala korban sebanyak 15 (Lima Belas) kali menggunakan Palu, dan memukul kembali Wajah Korban, Tersangka mengambil Handphone dan Sepeda Motor merk Honda Vario milik korban,

Selanjutnya Handphone korban diberikan kepada NH sebagai Ganti Hutang pelaku terhadap NH sejumlah Rp 300.000 (Tiga Ratus Ribu Rupiah). NH kemudian menjual kembali Handphone hasil kejahatan tersebut kepada RPPY Als. R. Pelaku (FAP Als. A) juga menjual Sepeda motor Honda Vario kepada lG Als. K seharga Rp 3.000.000 (Tiga Juta Rupiah).

Dari penjelasan Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, SH, SIK “Tersangka FAP Als A dijerat Pasal 365 Ayat (3) KUHP atau Pasal 338 KUHP, tersangka NH, RPPY Als R dan IG Als K dijerat Pasal 480. Dengan barang bukti 1 buah HP dan Dosbok merk Vivo V5 milik Korban, 1 Kabel Changer Handphon dan Sepeda Motor Honda Vario 125 warna Hitam Nopol L-4075-WR beserta STNK milik Korban,”penjelasnya. (Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar