Subdit III Jatanras Polda Jatim, Meringkus Tujuh Tersangka Penggelapan Kontainer Isi Rokok Milik PT. Bentoel Malang



SURABAYA, suryaindonesianews com
Tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur, Subdit III mengagalkan penggelapan satu Kontainer rokok senilai Rp. 8 Miliar serta mengamankan Tujuh tersangka.


Tujuh orang tersangka antara lain Iwan (34 thn), Jefri (28 thn) sebagai Sopir Truck Fuso, Dodik alias Bapak (51 thn), Sumarwanto (50 thn), Romli (50 thn), Aming (46 thn) dan Tjio Beng Lie ( 51 thn) sebagai menampung barang hasil kejahatan (Penadah).

Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Gupuh Setiyono, SIK menjelaskan, tersangka merupakan karyawan yang bekerja di Pabrik Bentoel di Malang Jawa Timur.


"Tujuh orang tersangka yang merupakan sindikat penggelapan satu Kontainer rokok,"ungkapnya di Mapolda Jatim, hari Rabu Siang (16/01/2019).

Kombes Pol Gupuh Setiyono, SIK mengatakan, Modus tersangka yakni bermula dari Jefri (28 thn) sebagai sopir Truck Fuso bekerjasama dengan Iwan (34 thn) merencanakan kejahatan untuk menggelapkan satu kontainer ukuran 40 Feet yang berisi rokok merek Luky Strike dan Dunhill dari pabrik Rokok Bentoel di Malang.


Tersangka Jefri menghubungi Tersangka Iwan, pada hari Jum'at ( 07/12/2018) sekira pukul 20.00 WIB, jika ada muatan rokok milik PT. Bentoel, di Jalan Karanglo Malang yang akan dikirim ke Sumatera Utara melalui Pelabuhan Teluk Lamong Kabupaten Gresik, sekira pukul 24.00 WIB Kontainer sudah antri untuk isi muatan. Namun untuk pengiriman Hari Sabtu (08/12/2018), pukul 04.00 WIB.

"Setelah keluar dari PT. Bentoel tersangka Jefri mengendarai Truck Fuso L 9005 UL + Kontainer dengan membawa muatan rokok, selanjutnya komplotan Iwan Cs langsung menyiapkan strategi dengan membuntuti Kontainer,"ujar Dirreskrimum Polda Jatim


Masih menurut Kombes Pol Gupuh Setiyono, SIK, setelah membuntuti Kontainer dari belakang dengan menggunakan mobil Avanza warna Hitam Nopol L 1565 E, sampai di Rest Area Sidoarjo tersangka Jefri turun dari Trailer dan menghampiri mobil Avanza Bertemu Iwan Cs.

Tersangka Jefri bertemu tersangka Dodik menyerahkan suatu alat untuk menghilangkan Sinyal GPS /Jammer. Kemudian melanjutkan perjalanan ke Jombang dan berhenti didepan Gudang di daerah Ngoro yang telah disewa Dodik bersama Aming,"imbuh Dirreskrimum Polda Jatim

Pada hari Sabtu (08/12/2018), sekira pukul 08.00 WIB, Jefri dengan Iwan Cs melakukan bongkar muatan rokok di Gudang daerah Ngoro Jombang dan rokok tersebut dipindah ke Dua Colt Diesel warna Kuning bak kayu, Satu Mobil Box ada tulisan Khong Guan serta satu mobil Truck warna Merah.

Kasubdit III, AKBP Leonard M Sinambela, SH, SIK, MH menambahkan, setelah muatan penuh semua, Dua Colt Diesel dan Satu Mobil Box menuju Gudang milik tersangka Tjio Beng Liek sekitar pukul 11.00 WIb di alamat Waru Sidoarjo.


"Tersangka Tjio Beng Liek di Waru Sidoarjo memberi bon senilai Rp. 300 Juta untuk selanjutnya dibagi dengan para Tersangka lainnya,"imbuh mantan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya ini.

"Sebagian besar barang curian itu dijual dengan harga di bawah Pasaran dan penjualan barang di wilayah Jawa Timur, meliputi Pare Kediri dan Surabaya".

Subdit III Jatanras Polda Jatim mengamankan barang bukti 779 Karton Rokok berisi 467.400 Bungkus, 1 Unit Truck Fuso warna Hijau + Kontainer 40 feet, 1 Unit mobil Timor, 1 Unit mobil Avansa th 2006 Warna Hitam Nopol L 1565 E , 1 Unit Sepeda Motor Beat Warna Merah Putih Nopol N 3844 GU serta 4 Unit Truck dan sejumlah senjata tajam dan Handphone.

Tersangka dikenakan Tindak Pidana kejahatan pencurian dengan pemberatan karena merusak segel di Kontainer dan membuang kendaraan Truck Fuso L 9005 UL untuk menghilangkan jejak barang. Tersangka juga melakukan penggelapan karena menjual barang hasil curian dan atau Persekongkolan Jahat / Penadahan. Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 372 dan atau 480 KUHP dengan ancaman Hukuman 4 Tahun Penjara (Sam)


Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar