Kapolres Wahyu. S Bintoro, Gresik Polisi Santri Bedah Rumah Bukan Kali ini Saja

GRESIK, suryaindonesianews.com
Program Polisi Santri dan Bedah Rumah yang dilakukan oleh Polres Gresik bukan kali ini saja.

"Bedah rumah yang dilakukan bukan kali ini saja. Sepanjang tahun 2018 sudah ada Rumah yang dibedah oleh Polres Gresik yakni di Kecamatan Wringinanom dan Kecamatan Balongpanggang.

Pasalnya, Program Bedah Rumah tahun 2019, saat ini bertempat di daerah Sumur Songo Wilayah Kelurahan Sidokumpul Kecamatan Gresik

"Sesuai Program Polisi Santri, Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, SH, SIK, M.Si membedah rumah salah satu masyarakat yang kurang mampu dan tempat tinggal yang kurang layak huni. Untuk berbagi sedikit Tali Kasih, dengan membantu merenovasi rumah yang tadinya tidak layak huni, menjadi lebih layak huni,"ucap Kapolres Gresik,  hari Kamis (03/01/2019).

“Bedah Rumah saat ini dilakukan di rumah seorang janda, dengan pekerjaan sebagai pembantu Rumah Tangga,"ujar Kapolres AKBP Wahyu Sri Bintoro, SH, SIK, M.Si.



Dikatakan Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, SH, SIK, M.Si
dalam Program Gresik Polisi Santri. Jadi kita berkomitmen untuk membantu Warga Masyarakat yang kurang mampu. Kalau ada rumah yang tidak layak dihuni kita Bedah Rumahnya, seperti pada seorang Janda yang bernama Aliyah.


"Jika ada Warga Masyarakat yang kurang mampu, memang membutuhkan bantuan, Insya Allah kalau parameternya sudah sesuai yang diharapkan maka akan kita Bedah Rumahnya,”jelasnya.

Program ini pernah kita jalankan di Polres Bojonegoro. Kedepan kita terus komitmen apa yang sudah menjadi Program,"kata AKBP Wahyu Sri Bintoro, saat diwawancarai.

"Jika kategorinya memenuhi persyaratan hasil survei biar tepat sasaran maka akan kita bedah,”terangnya.


Di samping itu, Aliyah (44 thn), Warga Sumur Songo Sidokumpul
selaku penerima Program bedah rumah Polres Gresik, saat diwawancarai oleh suryaindonesianews.com mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Kapolres Gresik, yang telah melakukan Program Bedah Rumah tertuju kepada rumahnya.

Semula saya dapat Undangan di WEP dalam acara Sholawatan serta dihadiri oleh bapak Kapolres Gesik. Usai acara Sholawatan Bapak Kapolres mengumumkan ada Program Bedah Rumah bagi orang yang benar-benar tidak mampu dan tidak layak dihuni, serta bocor semua.

Selanjutnya Bapak Kapolres memberikan Nomer WhatsApp, lalu saya catat. Keesokan harinya bapak Kapolres saya WhatsApp, Pasalnya saya sangat membutuhkan bantuan Bedah Rumah.

Bapak Kapolres merespon WhatsApp saya dan disuruh foto rumahnya. Kurun 2 hari, saya didatangi oleh pak Polisi untuk mensurvei,"kata Aliyah Janda yang sudah lama ditinggal suaminya karena meninggal.

"Aliyah Janda yang sudah lama ditinggal suaminya karena meninggal menambahkan, saya sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres, Keluarganya dan Anggotanya diberikan Kesehatan, Keberkahan, Kesuksesan dalam menjalankan tugas. Mudah-mudahan Rezekinya tambah lancar dan banyak,"pujinya. (Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar