Kapolres Gresik Pimpin Penggeledahan Mobil Yang Kedapatan Membawa Miras



GRESIK, suryaindonesianews.com
Antisipasi peredaran Minuman Keras (Miras) terus dilakukan. Seperti yang dilakukan hari Sabtu malam (26/01/2019) hingga Minggu dini hari (27/01/2019), Polres Gresik menggelar Patroli dan Razia Siaga untuk menjaga Keamanan Wilayah.



Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, SH, SIK, M.Si memimpin langsung Operasi tersebut. Ada 96 Personel yang ikut dalam kegiatan tersebut. Sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik ikut serta dalam Razia. Diantaranya, Wakapolres Gresik Kompol Dhyno Indra Setyadi, SIK, M.Si, Kasat Reskrim AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, SH, SIK, Kasat Sabhara AKP Windu Priyo, S.Pd Kasat Polairud AKP M. Nur Mahfut, SH, MH, Kapolsek Manyar AKP Ady Nugroho, SH, SIK dan 12 Orang Perwira lainnya. Anggota Pleton B dan Polsek Rayon Tengah ikut dikerahkan.


Yang menjadi Sasaran Giat adalah Senjata Tajam (Sajam), Senjata Api (Senpi), Bahan Peledak (Handak), Minuman Keras (Miras) dan Narkoba. Saat Patroli di Jalan Peganden, Kecamatan Manyar, Anggota mendapati Mobil Toyota Avanza Putih Nopol W 1082 CT yang terlihat mencurigakan. AKBP Wahyu Sri Bintoro, SH, SIK, M.Si memerintahkan Anggota untuk menghadang Mobil tersebut.



Setelah digeledah, ada sejumlah Minuman Keras (Miras) yang disimpan di bagasi belakang. Mobil Toyota Avanza Putih dikemudikan FB yang juga Pemilik Warung di daerah Peganden. ”Ada Puluhan Botol Miras di dalam mobil,”kata AKBP Wahyu Sri Bintoro.

Minuman Keras (Miras) yang diamankan Jenis Bir Hitam dan Putih. Dengan rincian, 27 botol Bir Bintang, 25 botol Bir Hitam merk Guiness, 9 botol Bir Bintang kosong dan 7 botol Guines kosong. ”Semuanya kami bawa ke Mapolres sebagai Barang Bukti. Kita jerat dengan Pasal Tipiring (Tindak Pidana Ringan),”jelas Perwira dengan Dua Melati di Pundaknya.

Setelah mengamankan mobil yang berisi Minuman Keras (Miras),
Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, SH, SIK, M.Si melanjutkan Operasi ke Cafe Tepi Jurang di Jalan Brotonegoro. Para pengunjung diberi Himbauan agar Mentaati Aturan dan Tata Tertib yang telah ditetapkan. Selain itu, anggota diperintahkan untuk memeriksa Kendaraan di sekitar Cafe.

Hasilnya, ada Empat Motor yang kedapatan menggunakan Knalpot Brong. Menurut AKBP Wahyu Sri Bintoro, SH, SIK, M.Si, itu termasuk Pelanggaran. Sebab, Onderdil yang dipakai tidak sesuai Sesifikasi Teknis. Anggota Satlantas yang ikut giat diminta untuk menindak tegas. “Semuanya ditilang,”kata mantan Kapolres Bojonegoro Polda Jatim.

Alumnus Akpol 1998 itu mengatakan bahwa Polisi adalah Sahabat Masyarakat. Himbauan diberikan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. ”Boleh Nongkrong di Cafe, asalkan kegiatannya Positif. Selain itu, jangan lupa membawa surat-surat ketika membawa kendaraan bermotor,”tuturnya.

Operasi dilanjutkan ke Warkop Andre di Jalan Brotonegoro. Di tengah jalan, Kapolres Gresik mendapati pengendara yang berboncengan motor dan terjatuh. Dengan sigap, Penggagas Program Polisi Santri itu langsung turun dan memberikan pertolongan. ”Karena terlihat Linglung, kami bawa ke Puskesmas Sukomlyo untuk mendapat penanganan medis,”kata AKBP Wahyu Sri Bintoro.

Di Stadion Gelora Joko Samudro menjadi Titik Terakhir pelaksanaan Giat. Sekitar pukul 02.00 WiB, Kapolres Gresik beserta Jajaran tiba di lokasi. Sejumlah kendaraan roda dua dan empat diperiksa. ”Semua berjalan Aman dan Kondusif,”pungkasnya.(Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar