Kapolres Gresik Berdialog Dengan Massa, Pastikan Jalannya Unjuk Rasa Buruh Terkait UMSK Berjalan Tertib

GRESIK, suryaindonesiaews com
Sempat terjadi tarik ulur terkait penetapan UMSK (Upah Minimum Sektoral Kota/Kabupaten) di Kabupaten Gresik. Hal itu memicu gejolak di kalangan pekerja. Akhirnya, para serikat pekerja dan buruh menggelar Demo, hari Selasa (15/01/2019).

Para buruh dan pekerja berkumpul di Empat Titik sebelum menuju Kantor Disnaker Gresik. Semuanya dari wilayah selatan. Untuk Kecamatan Driyorejo, berkumpul di depan PT KDI, Desa Bambe. Sedangkan yang dari Wringinanom berkumpul di PT Malindo Feedmill, jalan Raya Desa Sumber Rame.

Massa aksi yang dari Wilayah Kecamatan Kedamean berkumpul di PT. Trio Maha Jaya, jalan Raya Kedamean. Sedangkan yang dari Menganti berkumpul di jalan Raya Kepatihan. Kemudian, semuanya bergerak ke arah kota. Satu satuan setingkat Kompi (SSK) Personel disiagakan.


Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, SH, SIK, M.Si turun langsung untuk membantu mengatur lalu lintas di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo. Setelah itu, rombongan yang diikuti sejumlah pejabat utama (PJU) Polres bergeser ke kantor Disnaker Gresik yang menjadi Pusat Unjuk Rasa.

PJU Polres Gresik yang hadir, diantaranya, Waka Polres Kompol Dhyno Indra Setyadi, SIK, M.Si, Kabagops Kompol Harna, SH, Kapolsek Kebomas Kompol Rony Edy Jusuf, SH dan Kasat Sabhara AKP Windu Priyo Prayitno, S.Pd.

AKBP Wahyu Sri Bintoro, SH, SIK, M.Si, sempat melakukan dialog bersama sejumlah buruh yang mengikuti demo. Mereka didekati satu per satu. Tujuannya, untuk mendinginkan suasana "Ada beberapa tuntutan yang diminta. Salah satunya, Rekomendasi UMSK Tahun 2019 sesuai berita acara yang dibuat dan ditanda tangani Dewan Pengupahan,”papar Kapolres Gresik.


Setelah berdialog dengan buruh, AKBP Wahyu Sri Bintoro, SH, SIK, M.Si masuk ke kantor Disnaker Gresik. Kapolres ditemui Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Dra. Ninik Asrukin, MM menjelaskan perkembangan UMKS di Kabupaten Gresik.

Kapolres Gresik mengikuti Mediasi antara Pihak Pekerja dan Disnaker. Danramil Kebomas Kapten (kav) Gatot Supriyono ikut hadir dalam pertemuan tersebut. Termasuk Perwakilan dari Kahutindo, LEM KSPSI, SPN KSPI, KEP KSPSI, Lomenik KSBSI, RTMM KSPSI, Kahut KSPSI dan FPN.

Perwira dengan dua melati di pundak itu memastikan Demo yang digelar di Depan Kantor Disnaker berlangsung Tertib. Polres Gresik akan selalu bersinergi dengan Kodim 0817 Gresik untuk mengamankan Aksi Unjuk Rasa dari Sekber DPC SP/SB Kabupaten Gresik.

Menurut Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, SH, SIK, M.Si, demo merupakan salah satu cara menyampaikan aspirasi. Hal itu tidak Melanggar Hukum. Namun, tetap ada aturan-aturan yang harus dipatuhi. Khususnya terkait ketertiban dan Keamanan Masyarakat (Kamtibmas). ”Karena itu, Unjuk Rasa harus dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku. Harus ada Komunikasi dengan Pihak Kepolisian dan TNI agar aksi bisa berjalan dengan aman,”pungkas alumnus Akpol 1998 itu. (Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar