:Kosmetik Ilegal Siap Edar Terbongkar Ditreskrimsus Polda Jawa Timur

SURABAYA, suryaindonesianews.com
Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur, Kembali mengungkap Peredaran Kosmetik Ilegal. Pengembangan Ungkap Kasus dipimpin langsung Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Luki Hermawan M.Si. Release tersebut di gelar di Ruang  Ditreskrimsus Polda Jatim.

Terlibatnya Empat Artis dalam Pengembangan dan Penyidikan Ungkap Kasus Kosmetik Ilegal, yang ditangani oleh Ditreskrimsus Polda Jatim berkenaan dengan masalah, pengembangan Proses Hukum mengenai Undang-Undang Kesehatan dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen, yang nantinya menjadi Bahan Penyelidikan Tersangka Kosmetik, ini Bahan Bakunya dari mana, ada yang dari Luar Negeri, ada juga dari Dalam Negeri, Senin (17/12/2018).

Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M.Si menyampaikan terkait dengan Kosmetik Ilegal,  setelah data yang masuk Valid, baik dari Pemeriksaan atau Gelar Perkara, kami akan melakukan pemanggilan terhadap ke Empat Artis tersebut dan baru Dua Orang Artis yang sudah melakukan Konfirmasi ke Polda Jatim yaitu berinisial VV dan NK.

“Para artis ini ada yang dibayar sekitar Rp. 7 Juta hingga Rp. 15 Juta setiap minggunya  sudah berjalan selama Dua Tahun. Kami akan prioritaskan proses penanganan kasus ini hingga sampai tuntas sebab banyak masyarakat yang menanyakan bagaimana proses pengembangan penyidikan ini,”tuturnya.

Dir Reskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol. Akhmad Yusep Gunawan, SH, SIK, MH menjelaskan bahwa KIL memproduksi kosmetik dengan merk DSC (Derma Skin Care) Beauty. Kosmetik tersebut diproduksi di rumahnya di Kediri dengan merk yang tidak terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Dir Reskrimsus menanbahkan bahwa setidaknya ada Enam Artis masing-masing berinisial VV, NR, MP, NK, DJB, dan DK yang menjadi Endorser Produk Kosmetik Ilegal itu.

Tersangka menggunakan bahan untuk campuran dari sejumlah merk terkenal pada Produk Kosmetik Ilegal yang sudah dia jalankan selama Dua Tahun. Merk terkenal itu antara lain Marcks Beauty Powder, Mustika Ratu, Sabun Papaya, Vivo Lotion, Vasseline, Sriti, Dan Lain-Lain.

Dalam perkara ini, tersangka dijerat Pasal 197  Pasal 106 Ayat (1) UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan Ancaman Hukuman 15 Tahun Penjara dan Denda paling banyak Rp. 1,5 Milliar. (Sam)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar