DPRD Gresik Menilai Pengerjaan Revitalisasi Alun-alun Gresik Sangat Lambat

GRESIK, suryaindonesianews.com
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik, menganggap Pengerjaan Revitalisasi Alun-alun Gresik sangat lambat. Padahal Proyek tersebut sudah menghabiskan Anggaran Puluhan Miliar.

Perlu diketahui, Proyek tersebut sudah berlangsung sejak tahun 2017 telah Menelan Anggaran sebesar Rp. 28 Miliar.

Dengan rincian pada Tahap Pertama 2017 disiapkan Anggaran Rp. 20 Miliar. Kemudian pada Tahap Kedua 2018 kembali disiapkan anggaran sebesar Rp. 8 Miliar.

Tahun 2019, Pemerintah kembali menyiapkan Anggaran Rp. 2 Miliar. Jika disepakati DPRD Gresik, Total Anggaran yang akan dihabiskan sebanyak Rp. 30 Miliar.

Wakil Ketua DPRD Gresik, Nur Qolib, S.Ag, M.Si mengatakan, berdasarkan laporan dari Komisi III, Progres Revitalisasi Alun-Alun itu sangat lambat.

"Oh ya ini berdasarkan laporan Teman-Teman Komisi terhadap Progres Pengerjaan Alun-Alun sangat lambat. Saat Sidak Tenaga Kerja yang ada di lapangan sangat sedikit,"katanya, Kamis (15/11/2018).

Hal itu sangat disayangkan, sebab kata Qolib revitalisasi alun-alun adalah proyek besar. Bahkan proyek tersebut sudah menghabiskan puluhan miliar.

Politikus PPP itu pun kaget ketika beberapa waktu lalu Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto, M.Si menganggap Pembangunan Alun-Alun tak sesuai Gambar Konstruksi. Hal itu dikatakan Bupati saat Sidak beberapa minggu yang lalu.

"Ya terkaget saja, kok bisa gak sesuai dengan gambar. Padahal proyek itu ada pengawasnya. Begitu juga dengan Konsultan Pengawas dan Konsultan Perencana,"ungkapnya.

Nur Qolib, S.Ag, M.Si membeberkan, untuk Proyek Revitalisasi Alun-Alun Gresik, di APBD 2019 Pemkab meminta Penambahan Anggaran sebesar Rp. 2 Miliar. "Bahkan meminta lagi untuk Revitalisasi Alun-Alun. Proges Pembahasan masih dalam tahap pengajuan anggaran di KUA-PPAS 2019,"jelasnya (Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar