Polda Jatim Tangkap Pelaku Pembobolan 18 ATM Di Jatim, Dengan Congkel Mesin Pakai Obeng

SURABAYA, suryaindonesianews.com
Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim berhasil menangkap pelaku pembobolan Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di 5 Kabupaten atau kota di Jatim. Pelaku adalah Aldy Yossy Saputra (39 thn), warga Jalan Trompo Kulon, Jabon Sidoarjo yang nekat mencongkel Mesin ATM dengan Obeng dan aksinya terekam oleh kamera pengintai atau Closed Circuit Television (CCTV).


AKBP Leonard M Sinambela, SH, SIK, MH, Kasubdit III Jatanras Polda Jatim mengatakan selama kurun waktu Bulan Agustus hingga Oktober 2018, Aldy Yossy Saputra sudah membobol sebanyak 18 Mesin ATM di wilayah Situbondo, Bondowoso Jember, Kota Probolinggo, dan Kabupaten Probolinggo. Pelaku juga diketahui Seorang Residivis dengan Kasus yang sama dan pernah diproses di Wilayah Hukum Polres Malang.


"Kami menerima laporan dari pihak bank BRI bahwa ada Tindak Pidana Pencurian Uang melalui Mesin ATM. Dengan Modus, dicongkel atau merusak Mesin ATMnya. Ada 18 Mesin ATM yang dilaporkan dan ada di 5 kabupaten atau kota Ternyata pelaku ini juga residivis,"kata AKBP Leonard M. Sinambela, di Mapolda Jatim, Selasa (30/10/2018).

Berdasarkan rekaman CCTV, kata AKBP Leonard M Sinambela, SH, SIK, MH, Aldy Yossy Saputra tidak beraksi sendirian melainkan bersama rekannya bernama Edy Mahliando yang saat ini menjadi DPO. Untuk menutupi wajahnya, para pelaku menggunakan topi.

Saat uang yang diinginkan keluar, mereka mencongkel tempat keluarnya uang dengan obeng. Sehingga, mesin ATM Rusak dan Uang tetap bisa diambil. Namun, Transaksi itu tidak mengurangi dari Saldo yang diambil oleh Pelaku.

"Setiap penarikan, Aldy Yossy Saputra mendapat uang sebesar Rp. 2 Juta. Karena itu batas maksimal Penarikan. Habis dicongkel, Otomatis, Mesin rusak dan tidak bisa digunakan. Nah, mereka cari mangsa lainnya. Habis merusak, mereka ganti Mesin ATM lainnya. Makanya mereka berpindah-pindah,"kata AKBP Leonard M Sinambela.

Atas kejadian itu, Salah Satu Pihak Bank mengalami Kerugian sebesar Rp. 126 Juta. Dia mengakui, modus pelaku pada kasus pembobolan ATM ini semakin beragam. Namun AKBP Leonard M Sinambela, SH, SIK, MH menegaskan bahwa sepandai apapun pelaku melakukan pembobolan, pihak kepolisian pasti akan menangkapnya.

"Sementara laporannya dari satu bank saja. Tapi tidak menutup kemungkinan ada bank lain yang menjadi korban. Tapi sepandai apapun pelaku, pasti akan tertangkap,"kata Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim.

Kemudian, tentu merugikan masyarakat atau Nasabah BRI. Makanya Kami mengimbau masyarakat agar jangan meniru aksinya Si Aldy Yossy Saputra ini,"lanjut AKBP Leonard M Sinambela. (Sp)
Share on Google Plus

About Surya indonesia

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar